Headline

Ben Whittaker Hampir Tumbang dari Gempuran Wallace

Whittaker hampir tumbang di hadapan Wallace

Ben Whittaker masih menjaga rekor tak terkalahkan nya, namun kemenangan atas Conor Wallace di Utilita Arena Birmingham hampir berubah menjadi mimpi buruk, setelah tampil dominan dalam sebagian besar pertarungan, dia harus bertahan mati matian ketika lawan nya melancarkan serangan besar pada dua ronde terakhir.

Whittaker akhir nya keluar sebagai pemenang melalui keputusan angka mutlak setelah 12 ronde keras juga garang, tiga juri memberikan skor 117-111, 116-112, dan 115-113 untuk petinju tuan rumah.

Hasil tersebut membuat Whittaker memperbaiki rekor nya menjadi 13 kemenangan, 1 hasil imbang dan 9 kemenangan KO, petinju asal Darlaston yang merupakan peraih medali perak Olimpiade Tokyo itu juga tetap memegang sabuk WBC Silver kelas berat ringan sekaligus mengamankan posisi sebagai penantang wajib.

Melihat skor kemenangan itu mungkin yang belum melihat langsung akan terpana padahal berjalan sesuai dengan ucapan Wallace akan memberikan kejutan walaupun harus menerima kenyataan tangan nya tidak di angkat oleh wasit, paling tidak dia sudah memberikan pelajaran dan tidak tumbang mengenaskan seperti lawan Whittaker sebelum nya.

Sembilan ronde pertama menjadi milik Whittaker, keunggulan yang di kumpulkan nya sejak awal membuat posisi Wallace telat untuk mengejar angka, petinju kidal kelahiran Irlandia Utara yang kini berbasis di Brisbane Australia itu tidak membiarkan menyelesaikan pertandingan dengan tarian yang biasa dia lakukan, dia terus mencari peluang hingga akhir nya menemukan momen penting pada ronde ke 10.

Whittaker yang terlalu bersemangat terkena pukulan kiri yang masuk tepat ke dagu membuat nya terguncang, sejak saat itu jalan nya pertarungan berubah, Wallace semakin tenang dan mulai menekan dengan serangan yang membuat sang petinju Inggris harus lebih banyak bertahan walaumampu melewati ronde ke-11 lalu kembali mendapatkan kendali tetapi masalah besar belum selesai.

Pada ronde terakhir, Wallace mengeluarkan seluruh tenaga nya untuk mengejar kemenangan sebelum bel akhir berbunyi, Whittaker kembali terkena serangan keras dan terlihat kesulitan mempertahankan keseimbangan, dalam situasi tersebut dia beberapa kali memilih memeluk untuk menghentikan momentum serangan lawan nya.

Wasit Kieran McCann harus beberapa kali memisahkan kedua nya ketika Whittaker berusaha bertahan sampai pertandingan selesai, duel semakin tegang karena Whittaker terlihat jatuh atau kehilangan pijakan tetapi wasit tidak memberikan satu pun hitungan jatuh resmi.

Wallace terus mengejar penghentian pertarungan, sementara Whittaker hanya perlu bertahan beberapa detik lagi untuk membawa keunggulan dari ronde-ronde sebelum nya ke meja juri, bel akhir akhir berbunyi dia selamat dari kekalahan memalukan.

Dari angka skor dia berhasil mengamankan kemenangan dengan cukup jelas, dominasi yang di bangun nya membuat Wallace membutuhkan sesuatu yang luar biasa pada ronde akhir untuk membalikkan keadaan, akan tetapi penampilan nya menunjukkan bahwa Whittaker masih memiliki banyak kekurangan khusus nya dalam pertahanan ketika menghadapi tekanan terus menerus, bila tidak segera di perbaiki kemudian bertemu dengan Dmitry Bivol bisa di pastikan dia tidak bisa tersenyum senang.

Kemenangan ini tetap sangat penting karena tidak janya mempertahankan sabuk WBC Silver, hasil tersebut juga membawanya ke posisi wajib IBF.

Tetapi jika target berikutnya adalah pertarungan perebutan gelar dunia, apa yang terjadi di ronde ke 10 hingga ke 12 menjadi peringatan, Wallace berhasil menemukan celah hampir membuat Whittaker kehilangan rekor atas pertarungan yang sebelum nya sudah berada dalam genggaman nya.

Whittaker memang membawa pulang kemenangan, tetapi Wallace meninggalkan Birmingham dengan bukti bahwa sang petinju Inggris belum kebal ketika berada di bawah tekanan besar, melihat ketat nya duel ini rasa rasa nya akan ada rematch di masa mendatang bila IBF belum memerintahkan untuk menghadapi sang juara.

Setelah ini akan banyak para pengamat mengkritik cara bertarung nya yang terlalu meremehkan lawan, beruntung dia belum bertemu dengan petinju level atas, bila itu terjadi dengan melakukan seperti ini maka tidak ada jalan untuk kemenangan nya.

Berbeda dengan hasil partai tambahan yang banyak berakhir dengan penghentian, Hamza Uddin hancurkan Sean Bruce sampai menukik sakit akibat pukulan ke rusuk, sedangkan Bilal Fawaz mendapat bonus uang setelah meng KO James di ronde ke 8.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top