Selain kemenangan Abdullah Mason melawan Albert Bell yang menjadi sorotan utama dan beberapa partai pendukung lain, panggung tinju di Wolstein Center Cleveland juga menghadirkan aksi juara WBC kelas bulu Bruce Carrington, meski berhasil mempertahankan sabuk nya penampilan kali ini meninggalkan tanda tanya besar di mata banyak penggemar.
Menghadapi Rene Palacios yang tak terkalahkan dari Mexico berjuluk Zurdo memberikan perlawanan ganas membuat sang juara hampir keok.
Carrington sebenar nya di unggulkan untuk meraih kemenangan yang mudah, petinju asal Brooklyn itu mampu mengendalikan tempo melalui jab serta kombinasi pukulan yang efektif untuk menjaga lawan tetap berada di luar jarak ideal.
Semua prediksi memang tak selalu tepat, dominasi yang di harapkan tidak terlihat sebab Palacios beberapa kali mampu membalas dengan serangan cepat juga memanfaatkan peluang ketika Carrington lengah.
Situasi itu membuat pertahanan gelar pertama Carrington jauh lebih susah di bandingkan perkiraan banyak pihak, momen yang paling mengundang perhatian terjadi pada ronde ke 8, Carrington tiba tiba terjatuh setelah menerima pukulan tangan kanan.
Wasit Harvey Dock memutuskan insiden itu terpeleset bukan knockdown setelah Carrington memprotes karena merasa pukulan mengenai bagian belakang kepala nya.
Padahal di tayangan ulang memperlihatkan pukulan itu tanpak masih mengenai area yang sah, seandai nya wasit menghitung knockdown selisih poin di kartu penilaian kemungkinan tidak akan sejauh hasil akhir yang di umumkan.
Palacios kembali membuat Carrington berada dalam situasi tertekan pada ronde ke-11, dua pukulan kiri ke arah kepala di susul satu pukulan ke body memaksa sang juara membungkuk dan memeluk lawan nya untuk menghentikan serangan.
Momen itu menjadi bukti bahwa Palacios mampu memberi ancaman nyata hingga memasuki ronde akhir mematahkan status Underdog nya.
Kemudian Carrington berhasil menguasai kembali jalan nya laga pada ronde terakhir dan memastikan kemenangan mutlak, ketiga hakim memberikan kemenangan untuk sang juara sekaligus mempertahankan rekor nya menjadi 18-0-10 KO
Meski menang penampilan Carrington memunculkan kritik baru mengenai masa depan nya di kelas bulu, sebelum pertarungan ini dia menyatakan ingin menghadapi Naoya Inoue bila naik ke 126 pound bahkan dengan lantang akan menghadapi nama besar lain dan tidak takut siapapun di kelas ini.
Sayang nya performa kali ini dinilai belum cukup kuat untuk memperbesar tuntutan terhadap pertarungan besar itu terlebih kalau harus bertemu dengan monster dari jepang.
Di media sosial banyak penggemar berpendapat Carrington masih memiliki banyak pekerjaan rumah sebelum menghadapi petinju elite sebagian bahkan menyebut duel melawan Espinoza akan menjadi ujian yang sangat berat apabila benar terwujud dalam waktu dekat.
Dengan kata lain Carrington memang berhasil membawa pulang kemenangan tetapi berbeda dengan Mason yang menunjukkan kemampuan bangkit setelah kesulitan di awal laga, Carrington pulang dengan kritikan dan ke depan nya dia harus membuktikan bahwa memang pantas di sebut raja pilih tanding.
Baca juga:
#BruceCarrington #RenePalacios









