Headline

Navarrete Tumbang 2 Kali, O’Shaquie Foster Satukan Tiga Gelar

Foster rebut 2 gelar Navarrete

Emanuel Navarrete datang dengan ambisi menyatukan gelar kelas bulu super, tetapi pulang menyedihkan setelah dua kali terjatuh pada ronde terakhir, si gondrong O’Shaquie Foster tampil lebih cermat sepanjang pertarungan menutup duel dengan kemenangan angka mutlak di Frost Bank Center San Antonio Texas.

Dua knockdown pada ronde ke-12 menjadi penegasan dominasi Foster, saat Navarrete berusaha mencari KO demi membalikkan keadaan, dia membaca celah serangan lawan dan menghantam nya dengan pukulan kanan balasan, Navarrete memang sanggup bangkit dua kali, tetapi waktu nya sudah terlalu sedikit untuk mengubah hasil pertandingan.

Ketiga juri sepakat memberikan kemenangan kepada Foster, meski dengan perbedaan skor cukup lebar, dua juri mencatat angka 118-108, sedangkan satu lainnya memberikan 115-111, hasil ini membuat Foster mempertahankan sabuk WBC sekaligus merebut gelar WBO dan IBF milik Navarrete dan juga membawa pulang gelar Ring Magazine yang sebelum nya kosong.

Kunci kemenangan Foster terletak pada kemampuan nya membuat Navarrete kesulitan menemukan sasaran, Foster tak terpancing untuk bertukar pukulan secara terbuka dengan lawan yang di kenal liar dengan memilih menyerang dengan cepat, lalu keluar dari jangkauan sebelum sempat membalas dengan pukulan keras.

Itu sudah terlihat sejak ronde awal, Foster mendaratkan hook kiri sambil bergerak maju, kemudian melanjutkan serangan dengan pukulan lurus, Navarrete kerap melepaskan pukulan dari posisi yang kurang menguntungkan karena mantan narapidana itu sudah lebih dulu berpindah tempat.

Navarrete menemukan peluang pada ronde ke 3 dengan berhasil menekan Foster hingga mendekati tali ring, menghantam tubuh nya, lalu melancarkan kombinasi panjang yang membuatnya lebih sibuk bertahan, momen tersebut menunjukkan bahwa tekanan Navarrete bisa efektif ketika dia mampu mendekat sebelum mulai melepaskan pukulan.

Tak lama Foster segera menyesuaikan diri, pada ronde ke 4, dia mulai lebih aktif menyerang tubuh dengan jab dan memanfaatkan kesempatan untuk melancarkan pukulan balasan, memasuki pertengahan laga, Foster semakin sering memenangkan pertukaran serangan berkat pukulan lurus yang tepat sasaran dan sebuah counter uppercut tajam, dia juga menggunakan pergerakan serta clinch untuk menghentikan momentum Navarrete.

Meski tertinggal dalam efektivitas serangan, Navarrete belum menyerah, dia tampil lebih baik pada ronde ke 10 mampu mendaratkan beberapa pukulan telak, ancaman itu berlanjut menjelang akhir ronde ke-11, ketika serangan nya membuat Foster mundur menutupi tubuh nya.

Upaya Navarrete mengejar kemenangan justru berujung petaka pada ronde penutup, dia harus mengambil resiko lebih besar untuk membalikkan skor dan Foster memanfaatkan nya dengan sempurna, dua pukulan kanan balasan menghasilkan dua knockdown yang memastikan kemenangan petinju Amerika Serikat itu.

Hasil ini menjadi pencapaian besar di kelas 130 pound, cita cita nya yang selama ini mengejar Navarrete sudah selesai dengan kemenangan yang tak bisa di perdebatkan, tinggal selangkah lagi dia menjadi undisputed bila merebut gelar WBA yang saat ini masih di pegang oleh Anthony Cacace.

Navarrete harus menerima kenyataan bahwa agresivitas saja tidak cukup untuk mengatasi lawan yang mampu membaca pergerakan nya, dia tetap berbahaya hingga menjelang akhir tetapi sering gagal mendaratkan serangan yang tak bisa membuat para juri berpaling.

Pertarungan utama DAZN ini menjadi puncak, di partai pendukung Frank Martin sukses meraih kemenangan TKO atas Tarik Zaina, dan Alberto Gonzalez menghancurkan Edward Vasquez hanya di putaran ke 2.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top