Headline

Agit Kabayel Akan Mengajari Nelson Hysa Rasa Hormat

Kabayel akan ajari Hysa rasa hormat

Agit Kabayel buka suara mengenai sikap Nelson Hysa yang membuat hubungan kedua nya memanas sebelum hari pertarungan perebutan gelar WBC kelas berat.

Kabayel akan menghadapi Hysa pada 28 November mendatang di Jerman dan tensi pertandingan sudah meningkat sejak Hysa mendatanginya seusai pertarungan terakhir, dia mengaku tidak memahami alasan Hysa tiba-tiba keluar dari ring dan menghampiri nya, dia tidak pernah mencari masalah dengan petinju lain karena selalu berusaha menghormati lawan lawan nya.

Tindakan Hysa kemudian ditambah dengan berbagai ucapan provokatif membuat Kabayel merasa sikap itu sudah kelewat batas.

“Saya tidak tahu kenapa dia datang kepada saya, itu benar-benar mengejutkan karena saya tidak pernah bermaksud merendahkan atau tidak menghormati siapa pun di dunia tinju, saya hanya menginginkan pertarungan besar, kami sudah membicarakan nya bersama tim, tidak ada petinju 10 besar yang tersedia untuk kami lawan dan sekarang saya akan mengajari nya rasa hormat”. kata Kabayelz usai konferensi pers malam ini.

Petinju Jerman itu juga menanggapi julukan rabbit atau kelinci yang di berikan Hysa kepada nya, Kabayel mempertanyakan kenapa Hysa mengatakan nya dan disebut petinju yang menghindari pertarungan sementara rekam jejak nya sudah terbukti dengan menghadapi sejumlah lawan berbahaya di kelas berat termasuk Arslanbek Makhmudov, Frank Sanchez dan Zhilei Zhang, sederet pertarungan tersebut nyata bahwa tidak pernah memilih jalan aman dalam karir.

“Kalian bisa melihat sendiri siapa saja lawan besar yang sudah saya hadapi sepanjang karir saya, kenapa saya disebut kelinci? Saya sudah mengatakan ini berkali-kali, hanya melihatnya sebagai kompetisi olahraga dan saya ingin terus menantang diri sendiri, pada 28 November nanti kita akan melihat apakah saya memang kelinci atau bukan.”

Kabayel tidak mau terlalu lama berdebat mengenai julukan itu, dia menunggu sampai kedua nya berada di dalam ring untuk membuktikan nya, Hysa memang cukup vokal sejak duel ini di umumkan, petinju Albania tersebut bahkan mendatangi Kabayel setelah pertarungan nya melawan Thomas Narmo dan kemudian terus membangun tensi menjelang pertemuan mereka.

Kabayel menyadari Hysa kemungkinan akan datang dengan ambisi untuk mencetak kemenangan, tetapi berbicara di luar ring dan menghadapi nya ketika pertandingan berlangsung adalah dua hal yang sangat berbeda.

Kabayel bahkan tidak mempermasalahkan jika pertarungan nanti berubah menjadi perang terbuka, dia mengaku siap menghadapi berbagai kemungkinan karena persiapan bersama tim nya sudah berjalan dengan serius.

“Dia banyak bicara, tetapi di dalam ring semua nya berbeda, kamu harus memberikan penampilan terbaikmu, kalau dia ingin menjatuhkan saya dengan KO, itu akan menjadi jalan yang sangat sulit, saya datang untuk bertarung, kami adalah petarung dan pejuang, saya siap menghadapi apa pun, saya punya taktik yang bagus dan kami berlatih sangat keras. Saya merasa baik dalam kondisi fisik sekarang.”

Di balik perseteruan ini Kabayel kembali mengatakan yang sebenar nya kalau memiliki target yang lebih besar setelah pertarungan melawan Hysa, dia ingin melanjutkan perjalanan menuju pertarungan unifikasi dan akan mengumpulkan seluruh sabuk dunia demi mengembalikan kejayaan tinju Jerman.

Tetapi semua itu belum ingin di pikirkan nya terlalu jauh karena dia harus menyingkirkan Nelson Hysa agar tidak ada lagi kata yang menuduh nya takut atau lari dari pertarungan.

Duel ini juga mendapat sambutan besar dari pendukung Kabayel di Jerman, sebelum wawancara ini dia sudah mengumumkan di Chanell YouTube pribadi nya bahwa 25.000 tiket sudah terjual hanya dalam 24 jam pertama, lalu naik mencapai sekitar 30.000 tiket berdasarkan informasi yang di terima nya dari tim.

Dengan kapasitas arena yang di perkirakan berada di kisaran 40.000 hingga 42.000 penonton, Hysa sendiri membawa dukungan besar dari komunitas di negara nya, dan dia menyatakan bangga bisa membawa bendera Albania dalam pertarungan gelar dunia pertama nya.

Semua itu akan di tentukan ketika kedua nya berada di atas ring, Kabayel tidak lagi ingin memperpanjang perang kata-kata tapi membuktikan langsung kepada Hysa agar bisa saling menghormati sesama petinju.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top