Josh Kelly terlihat rilex duduk di kursi jelang pertarungan mempertahankan gelar IBF milik nya menjadi partai tambahan Joshua vs Prenga di Jeddah, di tengah persiapan nya menghadapi penantang wajib Caomhin Agyarko, petinju asal Inggris itu mendapat pertanyaan mengenai kemungkinan duel melawan Jaron Boots Ennis yang semakin santer di bicarakan usai mermpas dua gelar dunia dengan mengalahkan Xander Zayas.
Obrolan santai bersama Seconds Out dia mengakui nama Boots Ennis memang menjadi salah satu target yang ingin di hadapi nya, tapi saat ini Kelly masih memiliki satu pekerjaan penting yang harus di selesaikan terlebih dahulu.
“Rencana Tuhan selalu lebih baik daripada rencana kita. Sekarang penantang wajib sudah ditetapkan, jadi saya akan menyelesaikan itu dulu. Setelah semuanya selesai, barulah saya mengejar pertarungan besar yang memang saya inginkan,” ujar Kelly.
Ennis kini berada dalam posisi yang sangat kuat setelah berhasil menambah koleksi sabuk juara dunia membuat peluang duel unifikasi semakin nyata apabila Kelly mampu mempertahankan gelar nya.
Tapi Kelly tidak ingin kehilangan fokus dan mengaku sudah belajar banyak dari perjalanan karir nya yang penuh pasang surut, termasuk saat sempat di anggap habis setelah kekalahan lewat KO dari David Avanesyan tahun 2021, pengalaman itu membuat nya menjadi petinju yang lebih kuat secara mental.
“Sekarang saya berada di masa puncak karir, saya merasa lebih tenang dari sebelum nya, semua pengalaman yang saya lalui membentuk saya menjadi petinju dan pribadi yang lebih baik,” kata nya.
Flashback sebelum dia kalah, Kelly total sudah merusak 5 rekor petinju tak terkalahkan di mulai dari tahun 2019 saat bertemu dengan Przmeslaw Runowski 17-0, lalu Troy Williamson 19-0, Gabriel Alberto Corzo 18-0, Ishmael Davis 13-0 dan terakhir Bakhram Murtazaliev 23-0.
Kemenangan nya atas Murtazaliev ini membawa pulang gelar IBF dimana mereka bertarung saling menjatuhkan di mulai dari sang juara lebih dulu menyentuh kanvas di ronde ke 4 dan membalas di ronde ke 10, hasil akhir para juri memberikan majoriti decision.
Kelly juga menilai lawan kali ini tidak boleh di pandang sebelah mata karena Agyarko dari Irlandia datang dengan rekor tak terkalahkan 18-0-(7 KO) dan seluruh konsentrasi nya masih tertuju pada pertahanan gelar.
“Saya harus melewati lawan ini terlebih dahulu, saya tidak boleh mengalihkan fokus, setelah itu baru saya bisa memikirkan pertarungan-pertarungan besar,”.
Pewawancara lalu meminta prediksi mengenai salah satu laga yang paling di nantikan tahun ini antara Conor Benn melawan Ryan Garcia, dia melihat duel akan di pastikan berlangsung keras sejak ronde pertama karena kedua petinju memiliki gaya bertarung liar, kalau juara WBC itu tampil dalam kondisi terbaik nya, Kelly menggunggulkan nya.
“Saya merasa Conor sekarang tidak lagi memukul sekeras dulu terutama sejak naik ke kelas 147 pound saat melawan Regis Prograis, saya kira dia akan bisa menghentikan nya tapi ternyata tidak, sementara Garcia memukul sangat keras dan cepat, seperti yang saya bilang tadi, pukulan yang tidak kita lihat datang biasa bya adalah pukulan yang paling menyakitkan.”
Kelly mengakui Conor Benn memiliki kemampuan luar biasa dalam membangun popularitas nya di luar ring, tapi dari kemampuan teknis, Garcia masih sedikit lebih unggul apabila tampil dalam performa terbaik.
Baca juga:
#JoshKelly #CaoimhinAgyarko #JaronEnnis









