Headline

Filip Hrgovic Kasihan Lihat Anthony Joshua, Sarankan Pensiun

Hrgovic kasihan sama Joshua, sarankan pensiun

Filip Hrgovic merasa kasihan melihat Anthony Joshua di pertarungan terakhir nya, bukan karena kalah tapi mantan juara dunia itu sampai dua kali terjatuh pada ronde pertama sebelum akhir nya bangkit dan menang KO pada ronde kedua.

Hasil akhir bukan satu satu nya yang perlu di perhatikan, Hrgovic melihat penampilan Joshua sebagai tanda bahwa petinju berjuluk AJ itu mungkin sudah tidak mampu bersaing di level tertinggi.

Bersama Ariel Helwani, juara baru IBF usai menumbangkan Moses Itauma itu mengatakan Joshua seharus nya tidak bertarung lagi.

“Ketika saya melihat pertarungan terakhir nya, saya merasa kasihan kepada nya, sebelum pertarungan itu, dia mengatakan telah menutup semua bisnis nya demi fokus pada tinju, sudah berganti pelatih untuk ke-20 kali nya dan mulai bekerja dengan tim Usyk, dia sudah melakukan segala hal yang bisa dia lakukan, kemudian dia menghadapi seorang petinju kelas teri dan terjatuh hanya dalam 10 detik, saya benar-benar tidak bisa mempercayainya. Saya merasa kasihan kepada nya dan menurut saya, dia seharus nya tidak bertarung lagi, dia sudah tidak seperti dulu lagi kawan.”

Ucapan Hrgovic memang keras, Joshua tetap memenangi pertarungan melawan Prenga, tetapi dua kali terjatuh dari pukulan lawan yang tidak memiliki rekam jejak sebanding dengan nya membuat penampilan nya tak bisa di lepaskan dari kritik.

Hrgovic tampak nya tidak lagi melihat Joshua hanya sebatas pergantian pelatih atau strategi bertanding, ada sesuatu yang sudah berubah pada petinju berusia 37 tahun itu sehingga berat membayangkan kembali ke level puncak, apalagi akan berhadapan dengan petinju yang lebih muda.

Joshua sudah bekerja dengan sejumlah pelatih sejak berpisah dengan Rob McCracken pada 2021, pernah ditangani Robert Garcia dan Derrick James, kemudian menjalani dua pertarungan terakhir nya dengan bantuan tim Oleksandr Usyk.

Joshua terus mencari cara untuk memperbaiki penampilan nya, namun Hrgovic menilai masalah nya bukan semata-mata terletak pada siapa yang berdiri di sudut ring, dia memang sempat kehilangan kepercayaan diri setelah kalah dari Daniel Dubois juara WBO saat ini, tetapi juga memperlihatkan bahwa kekuatan pukulan nya masih berbahaya ketika menghentikan Prenga.

Menghadapi petinju yang lebih tangguh tentu berbeda dengan melawan Prenga, bila Joshua masih ingin mengejar gelar terbesar di kelas berat, dia harus membuktikan bahwa mampu melewati lawan elite bukan hanya menang atas petinju yang berada jauh di bawah nya.

Setelah mengalahkan Jake Paul pada Desember 2025, Joshua mengalami kecelakaan mobil di Nigeria yang menewaskan dua sahabat dekat nya, dia selamat, tetapi tragedi itu menjadi pukulan batin dari perjalanan hidup nya sebelum kembali bertinju pada Juli 2026.

Kemenangan atas Prenga membuka jalan menuju pertarungan yang lebih besar menghadapi Tyson Fury pada 11 Desember di Cardiff Wales, Joshua masih memiliki ambisi untuk kembali ke puncak dan mengejar gelar juara dunia tak terbantahkan, walaupun target itu masih jauh dari jangkauan.

Sebelum berbicara tentang mengumpulkan seluruh sabuk juara dunia, dia harus lebih dulu melewati Fury salah satu ujian terberat yang bisa di hadapi nya saat ini, Gypsy King pun sudah sangat yakin akan menghancurkan nya dengan KO dan Joshua juga berjanji akan siap bertarung sekalipun sampai 15 ronde.

Hrgovic sendiri lebih menjagokan Fury, dia menilai penampilan Joshua melawan Prenga tidak memberi nya banyak alasan untuk percaya bahwa mampu memenangi nya, Wilder sudah menghajar nya jatuh berkali-kali, tapi si botak tetap bangkit sampai bel akhir.

Joshua masih memiliki kesempatan untuk membantah penilaian Hrgovic di atas ring, kekuatan pukulan nya belum hilang meski dagu nya rapuh dan satu kemenangan besar dapat mengubah kembali pembicaraan mengenai masa depan nya.

Pertarungan melawan Fury yang hampir 1 dekade baru akan terlaksana ini menjadi kesempatan terakhir Joshua untuk membuktikan bahwa dia masih pantas berada di level atas, bila kalah mungkin sudah waktu nya mempertimbangkan untuk gantung sarung tinju.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top