Headline

WBA Tepati Janji, Jack Catterall Akan Segera Lawan Teofimo Lopez

Jack Catterall akan segera hadapi Lopez

Perjuangan Jack Catterall mulai menemukan hasil yang selama ini ditunggu, WBA akhirnya menepati janji dengan memastikan petinju Inggris tersebut mendapatkan kesempatan menghadapi Teofimo Lopez sang pemegang gelar penuh kelas welter.

Kepastian itu datang melalui keputusan resmi WBA pada 22 September 2026, komite Kejuaraan WBA memerintahkan Lopez untuk menghadapi Catterall sebagai pertarungan mandatory berikut nya.

Dengan keputusan itu, rencana Lopez untuk langsung mengejar duel unifikasi melawan Ryan Garcia harus di tunda, dia sebelumnya memang mengincar pemenang pertarungan nya melawan Conor Benn, setelah sukses menghentikan dalam 2 ronde, nama kedua nya semakin seliweran kapan bisa bertemu.

Sekarang Lopez tidak bisa begitu saja melangkahi Catterall yang sudah berada dalam antrean karena kewajiban ini sudah ditetapkan WBA sejak Rolando Rolly Romero mendapatkan status Super Champion.

Ketika Romero dinaikkan menjadi Super Champion, WBA menetapkan bahwa pemenang pertarungan Shakhram Giyasov melawan Jack Catterall nantinya akan mendapatkan kesempatan menghadapi Romero, waktu itu dia memang diberikan izin untuk menjalani satu pertarungan opsional terlebih dahulu.

Catterall kemudian berhasil mendapatkan posisi nya dalam jalur tersebut, situasi berubah setelah Teofimo Lopez mengalahkan Romero melalui keputusan pada 22 Agustus 2026.

Lopez mengambil alih gelar WBA dari Romero, bersamaan dengan sabuk itu dia juga mewarisi kewajiban yang sebelum nya melekat pada sang juara.

Kabar bahagia ini menjadi perkembangan penting bagi Catterall yang dalam beberapa waktu terakhir terus menyuarakan lewat media sosial pribadi nya, dia sudah menyatakan tidak tertarik kembali mengambil opsi step-aside yang sudah pernah diakukan nya pada 2021 ketika berstatus mandatory WBO untuk menghadapi Jose Ramirez.

Saat itu Catterall memberikan jalan yang akhirnya membawa Josh Taylor menjadi juara undisputed, namun kesempatan tersebut kemudian berujung pada kekalahan kontroversial Catterall dari Taylor lewat angka mutlak.

Karena pengalaman itulah Catterall kali ini terlihat tidak ingin kembali menunggu tanpa kepastian, dia terus menekan WBA untuk memberikan kejelasan mengenai status mandatory nya dan sekarang jawaban sudah keluar.

Perintah mandatory ini tidak langsung memiliki tanggal, WBA memberikan waktu 30 hari kepada kedua pihak untuk menyelesaikan negosiasi, periode tersebut dimulai pada 22 September dan akan berakhir pada penutupan jam kerja Eastern Time 22 Oktober 2026.

Dalam rentang waktu itu, tim Lopez dan Catterall harus mencapai kesepakatan mengenai pertarungan, bila negosiasi gagal atau salah satu pihak menyatakan tidak ingin melanjutkan pembicaraan, WBA membuka jalan menuju purse bid.

Berarti pertarungan tidak otomatis mati hanya karena kedua kubu gagal mencapai kesepakatan secara langsung, komite dapat memerintahkan purse bid dengan persetujuan Presiden WBA sesuai dengan aturan organisasi.

keputusan ini sekaligus membuat jalur Lopez menuju Ryan Garcia tidak bisa langsung di lanjutkan, dari bisnis pertarungan memang memiliki daya tarik besar namun dari segi aturan ada urusan yang harus di selesaikan terlebih dahulu, sekarang tinggal menanti kapan dan dimana duel akan di langsungkan.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top