Anthony Joshua memang lebih di favoritkan saat menghadapi Kristian Prenga pada 25 Juli mendatang, mereka menyebut Joshua sudah menyiapkan duel besar melawan Tyson Fury sebagai langkah berikut nya.
Prenga mendengar pembicaraan itu terlalu di besar besarkan karena Joshua belum tentu menang, petinju berasal dari Albania berkata tidak seorang pun bisa memastikan masa depan karena semua berada dalam kehendak Tuhan.
Dia mengaku sama sekali tidak terganggu ketika mengetahui hanya di anggap sebagai batu loncatan menuju pertarungan yang lebih besar, Prenga melihat situasi itu sebagai keuntungan karena merasa Anthony Joshua dan tim nya terlalu cepat memikirkan masa depan sebelum menyelesaikan tugas yang ada di depan mata dan tidak ada seorang pun yang bisa memastikan apa yang akan terjadi di atas ring.
“Saya senang kalau mereka meremehkan saya,” ujar Prenga
Kemudian dia menyampaikan manusia tidak seharus nya menentukan masa depan nya sendiri.
“Saya tidak suka membuat rencana seperti itu, biarkan Tuhan yang menentukan, kalau saya memaksakan rencana sendiri, seolah olah saya ingin berada di atas Tuhan, saya tidak bisa melakukan itu, Tuhan yang menentukan semua nya dan saya datang untuk menghancurkan rencana mereka.”
Itu bukan di arahkan kepada Tyson Fury tapi semua pihak yang sudah lebih dulu membayangkan Joshua akan menang tanpa kesulitan, di mata Prenga pertarungan belum di mulai sehingga tidak ada alasan membicarakan lawan berikut nya.
Saat telepon dari sang manajer masuk, Prenga sebenar nya sedang bersiap menjalani pertandingan lain, dia mengira pembicaraan itu hanya berkaitan dengan jadwal yang sudah di susun sebelum nya, ternyata dugaan nya meleset berubah ketika sang manajer menyebut ada peluang besar yang mungkin hanya datang sekali dalam hidup dan nama Anthony Joshua pun di sebut.
Tanpa fikir panjang dia antusias dan berkata Ayo kita lakukan, Prega langsung menerima tawaran itu karena kesempatan menghadapi mantan juara dunia adalah momen yang sudah lama dia nantikan selama ini.
Sejak hari itu latihan nya meningkat, dia mengaku belum pernah berlatih sekeras sekarang karena harus bertarung total tanpa ada keraguan apalagi ketakutan.
Prenga tidak meremehkan Anthony Joshua tetap mengakui lawan nya sebagai petinju hebat yang memiliki pengalaman bertanding di level tertinggi tapi dia melihat Joshua sudah tidak seperti 7 tahun lalu.
Prenga merasa masih ada sejumlah kelemahan yang bisa dimanfaatkan bila mampu menjalankan strategi dengan disiplin.
Dia juga memahami kenapa anyak pihak menjagokan Joshua menang karena satus sebagai mantan juara dunia dan nama besar nya, akan tetapi hal itu tidak membuat nya kehilangan semangat malah semakin terbakar.
Ketika membahas jalan nya pertandingan dia yakin akan berlangsung lebih cepat karena salah satu petinju bakal di hentikan sebelum laga selesai.
Bilamana prediksi itu benar terjadi, hasil ini tentu akan menjadi kejutan kedua sama seperti Joshua melawan Andy Ruiz yang kala itu pengganti dadakan dan merusak rekor juga gelar nya.
Menghadapi Anthony Joshua bukan hanya soal bayaran, dia memiliki mimpi membawa pulang sabuk juara dunia untuk Albania, karena itulah Prenga menolak menganggap duel ini sebagai penampilan sekali seumur hidup malah ingin membuktikan bahwa layak bersaing dengan nama elite kelas berat.
Fokus nya sekarang adalah mengasah seluruh kemampuan nya yang akan di kenang menjadi penyebab seluruh rencana Joshua berantakan.
Baca juga:
#AnthonyJoshua #KristianPrenga #TysonFury









