Lewis Crocker Siap Pertahankan Gelar IBF Meski Diremehkan Dan Akan Bungkam Liam Paro di Kandang nya.

Crocker siap pertahankan IBF lawan Paro di kandang nya

Lewis Crocker mengaku tidak terlalu memikirkan statusnya sebagai juara dunia saat bersiap menjalani pertahanan gelar kelas welter IBF, petinju asal Irlandia Utara itu merasa diri nya datang ke Australia sebagai underdog saat menghadapi mantan juara dunia Liam Paro di Brisbane pada Rabu malam.

Walaupun menyandang sabuk juara dunia Crocker menilai sebagian besar publik dan pengamat lebih menjagokan Paro untuk memenangkan duel bergengsi ini, faktor bertarung di kandang lawan menjadi salah satu alasan mengapa tidak di jadikan favorit.

“Ya…berdasarkan pandangan dari luar, saya jelas underdog dalam pertarungan ini, dia adalah favorit dalam taruhan untuk memenangkan laga in, tidak ada yang berfikir saya akan menang di sini, jadi itulah mengapa saya di anggap underdog oleh mayoritas orang,” kata Crocker.

Namun kondisi ini tidak membuat nya gelisah atau kepercayaan nya berkurang, Crocker justru menikmati tantangan untuk datang ke markas lawan dan membuktikan kemampuan nya di atas ring.

Petinju yang masih mempertahankan rekor tak terkalahkan itu mengaku telah lama memimpikan pertarungan besar seperti ini, setelah sebelum nya mewujudkan impian nya bertarung di Belfast sekaligus mengangkat gelar dunia kini dia mendapat kesempatan menghadapi salah satu nama besar tinju Australia di depan pendukung nya sendiri.

“Saya sudah mendapatkan pertarungan impian di Belfast, kesempatan melawan mantan juara dunia seperti Liam Paro dan melakukan di kota asal nya adalah sesuatu yang spesial, hal seperti inilah yang di impikan sejak masih kecil,” ujar nya.

Sedangakan Paro menilai keuntungan bertarung di Australia tidak otomatis membuat nya lebih unggul, meski mengakui lebih nyaman karena tidak perlu melakukan perjalanan jauh dia menegaskan bahwa pengalaman bertanding di luar negeri membuat nya memahami tantangan yang kini di hadapi Crocker.

Mantan juara IBF yang merampas dari Subriel Matias pada 2024 ini menyebut masih ada satu pertanyaan yang harus di jawab sang juara dunia saat naik ring nanti.

“Saya sudah pernah bertarung di sini dan di luar negeri, pertanyaan yang harus di jawab Lewis sekarang adalah bisakah dia bepergian dan tetap tampil maksimal?” kata Paro.

Meski saling melontarkan tantangan, kedua petinju tetap menunjukkan rasa hormat satu sama lain, Paro mengakui Crocker layak mendapatkan apresiasi atas performa nya dalam dua pertarungan melawan Paddy Donovan dan menyebut lawan nya sebagai petarung berbahaya yang pantas berada di level ini.

Duel Crocker melawan Paro menjadi salah satu pertarungan terbesar yang pernah di gelar di Australia tahun ini, petinju berusia 30 tahun itu berambisi merebut gelar dunia kedua setelah hanya 6 bulan memegang sabuk dan Crocker datang dengan tekad membungkam pada pengkritik yang tidak menjagokan nya.

Sang juara dunia hanya memiliki satu cara untuk menjawab semua itu yakni keluar dari Brisbane dengan tangan terangkat dan sabuk IBF masih berada di pinggang nya.

Menurut penulis Crocker wajib menang lewat KO karena jika berakhir di tangan juri ini sangat berbahaya, kita tak mungkin lupa di duel terakhir Paro melawan David Papot september 2025, dia keluar lewat angka mutlak padahal mata kanan nya benjol parah.

Ketika ring anouncer bilang blue corner wasit masih menoleh ke belakang seolah bingung siapa yang menang, mungkin dia juga merasa Papot yang seharus nya memperpanjang rekor tak terkalahkan malah sang tuan rumah yang berbahagia.

#LewisCrocker #LiamParo #IBF

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top