Hasil Tinju Di El Paso: Serrano, Holm, Juarez, Robinson Dan Stephanie Han

Amanda Serrano cetak sejarah, Holm kecewa

Holly Holm mengangkat kedua tangan nya di ronde ronde akhir, ekspresi nya menunjukkan keyakinan bahwa pekerjaan telah selesai, mantan juara UFC itu merasa sudah melakukan cukup banyak untuk merebut sabuk WBA kelas ringan.

Namun ketika kartu penilaian di bacakan Stephanie Han tetap berdiri sebagai juara.

Di hadapan pendukung nya sendiri di El Paso County Coliseum, Han mempertahankan gelar nya lewat keputusan mayoritas yang langsung memicu perdebatan. 

Satu juri memberikan skor imbang 95-95, sementara dua juri lain nya melihat Han unggul tipis 96-94, ini membuat Holm pulang tanpa sabuk yang sudah merasa begitu dekat berada dalam genggaman nya.

Hasil ini tetap menjadi perdebatan karena sepanjang laga Holm tercatat unggul cukup jauh dalam jumlah pukulan yang mengenai sasaran, satistik menunjukkan mantan bintang UFC tersebut mendaratkan 102 pukulan sedangkan Han hanya 70.

Angka ini membuat banyak pengamat menganggap Holm memiliki dasar kuat untuk mengklaim kemenangan, usai pertandingan, petinju berusia 44 tahun itu tidak berusaha menyembunyikan kekecewaan nya.

Menurut Holm diri nya mampu mengendalikan jalan nya pertarungan dan menjadi petinju yang lebih aktif, meski tetap memberikan penghormatan kepada lawan nya dia mengaku percaya kemenangan seharus nya menjadi milik nya.

Ungkapan itu mendapat dukungan dari sebagian penonton dan penggemar yang mengikuti jalan nya laga.

Tetapi di tinju profesional statistik kadang tidak selalu menjadi yang utama, yang menentukan tetap tiga orang di sisi ring dan dua di antara nya lebih memilih Stephanie Han.

Kemenangan ini jauh lebih berarti dari pada mempertahankan gelar, pertama dia kembali mengalahkan lawan yang sama setelah pertemuan pertama mereka berakhir dengan kontroversi pada Januari lalu di Puerto Rico, pertandingan harus di hentikan akibat benturan kepala yang menyebabkan luka pada Han. 

Hasil nya di putuskan melalui technical decision yang membuat sebagian pihak masih mempertanyakan siapa petinju yang sebenar nya lebih baik.

Laga ulang di sini menjadi kesempatan untuk memberikan jawaban walaupun hasil nya kembali memunculkan perdebatan, Han tetap mendapatkan kemenangan resmi, rekor nya tetap aman dan status nya sebagai juara dunia tidak berubah.

2. Serrano vs Hanson.

Cheyenne Hanson mungkin mengira aksi meniup gelembung permen karet saat sesi tatap muka hanyalah bagian dari perang urat saraf sebelum pertandingan, beberapa hari kemudian Amanda Serrano memastikan bahwa momen itu akan menjadi kenangan tak terlupakan.

Di hadapan ribuan penonton Serrano memberikan jawaban terbaik melalui tinju nya, sang juara dunia asal Puerto Rico itu menghentikan Hanson pada ronde ke 2.

Malam yang seharus nya menjadi kesempatan besar bagi Hanson berubah menjadi panggung lain yang memperlihatkan mengapa Serrano masih menjadi salah satu nama paling berpengaruh dalam tinju wanita.

Saat itu Hanson sudah berada dalam tekanan sejak beberapa saat sebelum nya, Serrano yang bertarung dengan gaya kidal terus memojokkan lawan nya dan melepaskan kombinasi ke kepala serta tubuh.

Pukulan kiri dan kanan datang bergantian Hanson berusaha bertahan tetapi serangan terus berdatangan dari berbagai arah, melihat kondisi penantang asal Jerman tersebut semakin sulit wasit Robert Hoyle akhirnya turun tangan untuk menghentikan pertandingan.

Keputusan itu langsung di terima nya, Serrano kembali mengangkat tangan sebagai pemenang sementara Hanson harus menerima kenyataan bahwa kesempatan merebut sabuk dunia berakhir jauh lebih cepat dari yang di harapkan nya.

Usai laga Serrano mengaku sebenar nya sudah menguasai pertandingan sejak ronde pertama, dia hanya membutuhkan beberapa menit untuk membaca pola permainan Hanson sebelum mulai meningkatkan tekanan.

Pada ronde awal Serrano lebih banyak menggunakan jab untuk mengukur jarak dan mengamati reaksi lawan nya.

Pengalaman yang telah di kumpulkan selama bertahun tahun di atas ring membuat nya mampu mengenali kelemahan lawan dengan cepat.

Setelah kembali ke sudut ring usai ronde pertama Serrano merasa sudah mengetahui apa yang harus di lakukan, perasaan itu terbukti benar, tempo seranganbnya meningkat drastis dan Hanson tidak pernah mampu menghentikan nya.

Kemenangan ini begitu bersejarah bagi Serrano sebab rekor KO bertambah menjadi 32 kali angka yang menyamai catatan milik Christy Martin salah satu ikon terbesar dalam sejarah tinju wanita.

Pencapaian tersebut menjadi bukti tidak banyak petinju wanita yang mampu bertahan di level tertinggi dalam waktu lama apalagi tetap menjadi ancaman penyelesai pertandingan.

3. Robinson vs Spencer.

Desley Robinson petinju Australia itu sukses mempertahankan sabuk IBF dan WBO kelas menengah setelah mengalahkan mantan juara dunia Mary Spencer melalui keputusan mutlak.

Sang juara membuka ronde dengan aktif dan akurat lewat pukulan nya yang terus masuk ke sasaran.

Kecepatan tangan nya menjadi faktor yang paling susah di atasi Spencer, tidak ada momen yang bisa dia bangun serangan karena Robinson sudah lebih dulu mendaratkan jab atau hook yang membuat nya harus mengatur ulang posisi.

Di ronde berikut nya dominasi Robinson semakin terlihat, dia banyak mendaratkan pukulan yang membuat Spencer terpaksa bertahan lebih banyak dari pada maju menyerang.

Meski Spencer sempat memiliki beberapa momen bagus hal itu tidak cukup untuk mengubah jalan nya duel, saat skor di umumkan kemenangan nya seperti sudah bisa di tebak sejak beberapa ronde sebelum nya.

4. Juarez vs Valle.

Lourdes Juarez tutup kemenangan dengan knockdown dramatis, juara WBC kelas terbang mini junior itu berhasil meraih kemenangan penting atas Yokasta Valle.

Pertarungan berlangsung cukup kompetitif hingga memasuki ronde ronde akhir, Juarez bertarung lebih ganas dan sering menjadi pihak yang memaksa lawan nya mundur. 

Pukulan nya juga paling banyak berdampak di banding milik Valle, momen penentu datang pada ronde ke-10, Valle lebih dulu mengalami luka di dekat mata kiri akibat benturan kepala yang tidak di sengaja, tidak lama kemudian Juarez menjatuhkan nya pada detik terakhir ronde ini.

Knockdown itu menjadi pengunci kemenangan Juarez di kartu penilaian juri.

#AmandaSerrano #HollyHolm #StephanieHan

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top