Jatuh Tak Berarti Kalah, Mora Bangkit Sikat Amaro Selama 10 Ronde

mora menang atas amaro setelah jatuh

Di partai tambahan Christian Medina vs Adrien Curiel, ada petinju yang terlihat hebat saat segala nya berjalan sesuai rencana ada juga petinju yang baru terlihat hebat ketika semua nya hancur di depan mata nya dan Alberto Mora memilih menjadi yang kedua.

Dia jatuh di ronde pertama di permalukan di depan publik, untuk banyak prospek muda kejadian seperti ini biasa nya menjadi awal kehancuran namun Mora memilih bangkit dan kemenangan angka mutlak atas Jose Amaro.

Bel pembuka bahkan belum sepenuh nya selesai berdentang Jose Amaro sudah dengan brutal seakan berkata pertarungan ini tidak akan berjalan sesuai skrip, pukulan kiri lurus yang tajam menjatuhkan Mora tidak ada slip itu pukulan murni.

Amaro kembali maju menekan memaksa pertarungan dan ingin mematahkan Mora sebelum prospek muda itu sempat mengatur ulang diri nya.

Setelah selamat dari kekalahan awal, Mora mulai sedikit bergerak menghindar sesekali melepas jab membongkar dobel cover amaro, dia mulai berpikir di tengah pertarungan juga terus menembak dengan volume tinggi gaya petarung yang ingin memenangi ronde lewat KO tanpa ampun.

Mora memilih jalur sebalik nya, dia tidak mengejar jumlah pukulan tapi kualitas menunggu peluang yang pas dan mendaratkan pukulan yang benar terlihat.

Ronde ke 8 hook kanan Amaro menggoyang Mora, Untuk sesaat terlihat seperti skenario awal akan terulang prospek muda oleng di bawah tekanan veteran yang keras seperti batu tapi dia tidak mundur liar malah menelan pukulan itu dan kembali ke rencana.

Di ronde 9 dia bahkan terlihat seperti petarung veteran yang tahu kapan harus menaikkan serangan kombinasi terbaik malam itu keluar mora ingin memastikan kemenangan tidak bisa di perdebatkan.

Kalu boleh jujur Mora memang menang tapi ini bukan kemenangan yang membuat kita sebagai fans langsung berkata ini calon juara dunia tanpa tanda tanya.

Tapi di sinilah nilai besar kemenangan ini, Mora menunjukkan bahwa dia tidak rapuh secara mental, petinju bisa di ajari jab tapi tidak semua nya bisa di suruh bangkit dari rasa malu di ronde pertama.

Ada label yang sering di pasang pada petinju seperti Amaro stay-busy opponent seorang petinju yang tugas nya hanya membuat prospek terlihat bagus, dia mungkin kalah di kartu juri tapi dia memenangkan reputasi sebagai petarung yang tidak datang hanya untuk pulang dengan bayaran semata.

Lanjut ke laga pendukung berikut nya yang wajib kita masukkan di sini.

Abraham Cordero vs Eduardo martinez.

Abraham Cordero hampir menjadi cerita pahit di kota nya sendiri, pertarungan melawan Eduardo Martinez begitu ketat hingga kartu juri terbelah.

Split decision mengecewakan baik bagi yang kalah maupun yang menang, untuk Cordero ini adalah kemenangan yang tidak sepenuh nya meyakinkan dan Martinez ini adalah kekalahan yang mungkin akan terus di perbincangkan.

Sebastian Juarez vs Ernesti sanchez.

Sebastian Juarez melawan sanchez tampil seperti antitesis dari chaos di laga laga lain, dia disiplin tidak banyak drama tidak banyak momen viral.

Sanchez patut di acungi jempol karena masih mampu mengimbangi pergerakan juarez biarpun menelan kekalahan, Juarez saudara dari omar juarez ini di nyatakan menang angka dan terus mempertahankan rekor tak terkalahkan nya menjadi 11-0-8 KO/TKO.

#Albertomora #Joseamaro

Scroll to Top