Menjelang pertarungan mereka pada 25 Juli di Jeddah, suasana mulai memanas ketika Anthony Joshua dan penantang nya Kristian Prenga saling tatap muka.
Petinju kelahiran Albania itu lebih dulu menyatakan ancaman keras soal kekuatan pukulan nya dan AJ tidak tinggal diam, mantan juara dunia ini merespons santai namun menusuk bahwa semua kata seperti itu dari lawan nya hanya akan berakhir di dalam ring.
Kedua nya di pertemukan dalam sesi face off di London, di sana ketegangan nya sudah mendidih, Prenga membawa rekor 20 kemenangan semua di raih KO dan sekali kalah lewat poin pada duel ke 5 nya tahun 2017 silam, dia begitu yakin akan menghabisi Joshua dengan kekuatan pukulan nya, sedangkan Joshua belum kembali bertarung sejak kemenangan brutal nya atas Jake Paul pada desember di miami.
Di tambah lagi situasi di luar ring sempat mengubah banyak hal dalam hidup nya termasuk tragedi yang merenggut dua sahabat dekat nya membuat perjalanan karir nya memasuki masa yang lebih dalam.
Tapi di tengah perubahan itu AJ tetap menyurutkan semangat dan ambisi nya di divisi ini, dia menegaskan bahwa fokus sepenuh nya tertuju pada Prenga, meskipun di belakang sudah ada rencana besar melawan Tyson Fury di akhir tahun.
Dia menjelaskan bahwa situasi kontrak tersebut malah membuat nya semakin termotivasi bukan lengah.
“Ini tahun yang besar untuk saya, ketika saya duduk dengan Eddie Hearn dan tim, ada peluang untuk melawan Prenga dan juga pembicaraan tentang kontrak untuk Tyson Fury.”
Joshua menegaskan bahwa dia tidak berada dalam posisi untuk meremehkan siapa pun termasuk Prenga.
“Ini bukan soal melihat ke depan ini soal tujuan, langkah saya dan naik satu tingkat demi satu tingkat, saya tahu apa target tahun ini dan tahu betapa sulit nya perjalanan ini tapi saya adalah orang yang tepat untuk itu.”
Dia juga mengungkapkan bahwa diribnya tengah menjalani persiapan serius di Valencia, berlatih bersama tim yang juga bekerja dengan Oleksandr Usyk dengan fokus memperbaiki teknis dalam permainan nya.
“Saya ingin masuk ring dan menunjukkan betapa bagus nya saya, ketika tampil seperti itu biasa nya saya menghasilkan performa yang sangat rapi,” tambah nya.
Sementara Kristian Prenga sebelum nya sudah melontarkan peringatan keras, dia mengklaim bahwa jika pukulan nya mengenai Joshua hasil nya bisa menjadi sangat berbeda dari apa yang pernah di alami sang mantan juara.
Namun Joshua tidak terlihat terganggu bahkan menanggapi dengan senyum saat mendengar komentar tersebut, menurut nya pernyataan seperti itu sudah sering ia dengar sepanjang karir.
“Orang-orang seperti ini justru sedang menggali kubur mereka sendiri, kubur nya sudah ada tapi mereka terus menggali lebih dalam kata Joshua sambil tersenyum.”
Walaupun begitu Joshua bilang tetap menghormati setiap lawan yang berdiri di seberang nya.
“Saya menghormati semua petinju tapi juga tahu siapa saya dan tahu ini divisi saya, berada di sini karena saya memang layak, saya tidak melakukan ini sebagai main main karena ini pekerjaan saya dan akan membuktikan nya lagi.”
Meskipun banyak pembicaraan soal kemungkinan pertarungan besar melawan Tyson Fury di akhir tahun Joshua menolak untuk terlalu larut dalam skenario tersebut, bagi dia satu satu nya hal yang paling penting adalah kemenangan di depan mata.
“Menandatangani kontrak itu tidak berarti apa-apa sampai anda menang, kepuasan yang sebenar nya datang setelah kemenangan bukan sebelum itu, yang penting adalah bertarung dengan benar untuk menang, kalau Fury datang setelah itu bagus tapi kemenangan adalah segala nya ujar nya.”
Promotor nya Eddie Hearn bahkan menyebut kembali nya Joshua sebagai salah satu proses comeback paling penting terutama setelah berbagai peristiwa besar yang terjadi di luar ring.
“Ini bukan akhir karirbnya,ini justru fase yang lebih tajam, dia terlihat lebih terarahb dan lebih siap dari sebelum nya kata Hearn.”
Baca juga:
#AnthonyJoshua #KristianPrenga #KelasBerat









