Dublin akhir nya memiliki juara dunia baru, Aaron McKenna menyempurnakan malam besar nya di 3Arena dengan merebut sabuk kelas menengah IBF yang sebelum nya berstatus lowong setelah menaklukkan Etinosa Oliha melalui keputusan angka mutlak dalam pertarungan 12 ronde di partai utama Zuffa Boxing 10.
Kemenangan ini sekaligus menjadi penanda penting dalam perjalanan kedua petinju, McKenna datang dengan rekor sempurna sementara Etinosa Oliha juga belum pernah merasakan kekalahan dalam karir profesionalnya sebelum pertandingan berlangsung.
McKenna tidak bernafsu mencari penyelesaian, dia membangun pertarungan dari jarak jauh dengan jab yang konsisten, Strategi tersebut membuat Oliha kesulitan menemukan ruang untuk melepaskan pukulan pukulan keras nya.
Ketika jarak mulai menyempit, McKenna memiliki cara lain untuk memutus serangan lawan nya, dia merapat dan mengikat Oliha sehingga petinju Italia itu tidak mendapatkan cukup kesempatan untuk bekerja dari jarak dekat.
Oliha memang mampu memberikan perlawanan pada ronde ronde awal tetapi footwork McKenna menjadi salah satu senjata penting yang di gunakan nya, dia berkali-kali membuat lawan kehilangan sasaran kemudian membalas dengan cepat.
Dua petinju ini sebelum nya sama-sama berada di jajaran 10 besar kelas menengah versi The Ring, McKenna menempati peringkat keenam sedangkan Oliha berada satu tingkat di atas nya di posisi kelima, di atas ring dia mampu menunjukkan bahwa peringkat bukan gambaran dari apa yang terjadi selama 12 ronde.
Drama sempat muncul pada ronde ke-11 ketika benturan kepala membuat McKenna mengalami luka di bagian garis rambut, cidera tersebut tidak mengubah penampilan nya, dia tetap mampu mengendalikan pertarungan dan memasuki ronde terakhir dengan keunggulan yang sudah cukup besar.
Dukungan penonton tuan rumah kemudian mengiringi McKenna hingga bel terakhir menyelesaikan pertandingan dengan keunggulan angka.
Ketiga juri memberikan kemenangan kepada McKenna dengan skor 118-110, 117-111, dan 116-112.
Hasil ini membawa rekor McKenna menjadi 21 kemenangan tanpa kekalahan, termasuk 10 kemenangan KO, Oliha harus menerima kenyataan berupa kekalahan pertama, rekor nya kini menjadi 22-1 dengan 10 kemenangan KO.
McKenna kini menjadi pemegang baru sabuk kelas menengah IBF dan langsung menunjukkan ambisi untuk menghadapi siapa pun di divisi ini.
Petinju asal Monaghan itu juga membuka kemungkinan untuk meninggalkan kelas menengah pada masa mendatang, dia tidak menutup peluang naik ke kelas menengah super jika situasi mengarah ke sana.
Baca juga:
#AaronMcKenna #EtinosaOliha









