Saul Canelo Alvarez tidak terlalu pusing memikirkan bahwa masa terbaik nya sudah lewat, Christian Mbilli boleh saja menyebut usia nya adalah kelemahan atau tua, dia membalas dengan santai sang juara WBC itu tidak akan mampu mengalahkan berapa pun umur nya.
Beberapa jam sebelum pertarungan mereka di Riyadh, Canelo menyebut Mbilli lawan yang terlalu sederhana untuk di hadapi, dia tidak menganggap remeh kekuatan nya tetapi yakin gaya bertarung nya sangat cocok dengan kemampuan nya.
Mbilli memang petarung yang suka melancarkan banyak pukulan, Canelo mengakui menyukai lawan dengan karakter seperti itu karena memberi nya banyak peluang untuk mengandalkan serangan balasan seperti yang sudah di lakoni nya selama ini.
Tanggapan Canelo akan komentar Mbilli yang menganggap nya sudah terlalu tua dan melewati masa terbaik dia memberikan jawaban keras tapi tenang tidak emosional.
“Berapa pun usia saya, dalam kehidupan ini dia tidak akan bisa mengalahkan saya, kalau pun usia saya 40 atau 50 tahun, dia tetap tidak akan bisa mengalahkan saya, dia akan melihat sendiri seberapa bagus kemampuan saya,” kata Canelo.
Balasan itu belum selesai, host kembali bertanya apakah Mbilli terlalu mudah untuk di hadapi, Canelo langsung menyetujui nya.
“Ya, dia terlalu sederhana, saya pikir dia akan menjadi lawan yang sangat mudah untuk saya hadapi,”
Canelo juga menjelaskan alasan memilih nya sebagai lawan setelah kehilangan gelar, Mbilli juara yang berbahaya, memiliki kekuatan, masih haus untuk membuktikan diri, karakter itu menjadi satu alasan Canelo menerima pertarungan ini.
Dia sudah membayangkan Mbilli akan terus maju melepaskan banyak pukulan, sedangkan dia akan mencari kesempatan untuk membalas lebih akurat, Canelo menyukai pertarungan dengan banyak aksi seperti itu karena bisa memperlihatkan kejeniusan nya tanpa harus terus mengejar lawan.
Pertarungan ini juga menjadi yang pertama bagi Canelo untuk kembali setelah hampir setahun tidak bertanding karena menjalani operasi siku, dia mengaku sudah kembali berlatih dan mulai meningkatkan jumlah sesi sparring, tubuh nya sudah berada dalam kondisi sangat bagus setelah memberi waktu lebih banyak untuk pemulihan.
Kekalahan dari Terence Crawford dalam pertarungan terakhir nya masih membekas tapi sudah berlalu dan dia terus mencari pelajaran baru setiap kali berlatih.
Canelo tidak perlu membuktikan apa pun kepada orang lain, dia memiliki kecintaan yang sama pad tinju seperti ketika berusia 15 tahun, keinginan untuk terus bertarung dan memecahkan rekor juga menjadi alasan nya belum kehilangan motivasi.
Kepada para penggemar nya, Canelo menjanjikan penampilan terbaik saat menghadapi Mbilli nanti, dia sangat bersemangat menjalani latihan keras setelah periode istirahat yang cukup panjang.
Canelo tidak menutup kemungkinan Mbilli akan bertahan sampai ronde terakhir, tapi dia memastikan bahwa akan menjalani pertarungan yang berat walaupun lawan nya juga akan datang semangat yang sama demi kemenangan.












