Headline

Singa Tua Juara WBA vs Tim Tszyu Resmi Di Australia

Lara vs Tszyu akan segera bertarung

Singa tua Erislandy Lara belum menyerahkan takhta kelas menengah WBA nya, petinju Kuba berusia 43 tahun itu kini mendapat tantangan dari Tim Tszyu mantan juara dunia kelas super welter yang ingin merebut sabuk nya sekaligus mencatat sejarah baru bagi keluarga Tszyu.

No Limit Boxing mengumumkan pertarungan tersebut melalui akun X mereka, Tszyu akan menghadapi Lara dalam perebutan gelar dunia kelas menengah WBA di Australia, meski sudah di umumkan promotor belum menetapkan tanggal, kota penyelenggara, arena, maupun siaran.

Pengumuman Lara vs Tim Tszyu
Sumber: No Limit Boxing

Kesempatan ini datang setelah Tim mengalahkan Errol Spence Jr melalui keputusan angka di Sydney pada Juli lalu, hasil itu memperpanjang rentetan kemenangan nya menjadi 3 pertarungan, dengan catatan profesional kini mencapai 28-3 kekalahan termasuk 18 KO.

Tszyu juga memastikan tetap bertarung di kelas menengah dengan batas 160 pon, dia tidak berencana kembali ke kelas super welter untuk mengejar gelar berikut nya

Anak dari legenda Kostya Tszyu ini pernah menjadi juara dunia kelas super welter WBO, bila berhasil mengalahkan Lara dia akan meraih gelar juara dunia di divisi kedua dan menjadi anggota pertama keluarga Tszyu yang mencapai prestasi tersebut.

Ayah nya merupakan mantan juara tak terbantahkan kelas menengah junior atau super ringan, namun seluruh gelar juara dunia yang di raih sepanjang karir nya berasal dari kelas 140 pon.

Sekarang Tim berpeluang menorehkan pencapaian yang berbeda dari sang ayah, dia akan memasuki pertarungan ini dengan modal kemenangan atas Spence serta dukungan publik Australia, tetapi lawan nya bukan petinju yang mudah di singkirkan walaupun sudah tua.

Jeff Fenech mantan juara dunia 3 divisi, akan memimpin sudut Tszyu, dia bergabung dengan tim nya pada 2026 dan mendampingi nya saat mengalahkan Spence.

Lara membawa pengalaman panjang sebagai juara dunia ke dalam pertarungan ini, petinju kidal ini memiliki rekor 32 kemenangan, 3 kekalahan dan 3 hasil imbang dengan 19 KO, dia merebut gelar WBA Regular kelas menengah pada 2021 sebelum status nya di naikkan menjadi juara penuh pada 2023.

Sejak itu telah melewati 4 pertahanan gelar dengan sukses, terakhir pada Desember 2025 Johan Gonzalez di sekolahin selama 12 ronde, selain itu Lara pernah juara kelas menengah ringan di mulai interim WBA dari tahun 2013 lalu naik penuh sejak 2016, gelar nya lepas di tangan Jarred Hurt dalam unifikasi IBF lewat angka tipis.

Usia tua membuat Lara menjadi petinju senior dalam pertarungan ini, pengalaman dan kemampuan teknis nya tetap menjadi ujian tersendiri bagi Tszyu, gaya kidal nya dapat menyulitkan lawan yang terlalu liar, sementara kemampuan mengatur tempo bisa memberi kesulitan menemukan kesempatan menyerang.

Tszyu akan berusaha menggunakan tekanan dan pukulan ke arah tubuh untuk mengganggu sang juara, dia harus membuktikan bahwa kemenangan atas Spence bukan hasil dari satu malam yang bagus tapi memang layak untuk kembali menjadi juara dunia.

Pertarungan ini sekarang telah di umumkan, tetapi para penggemar masih harus menunggu kepastian tanggal, lokasi, tiket dan siaran resmi dari promotor dalam beberapa pekan mendatang.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top