Headline

Sindiran Eddie Hearn Pada Dana White Usai Stevenson Pergi

Hearn sindir White usai Shakur pergi

Kepergian Shakur Stevenson dari Zuffa Boxing menjadi bahan sindiran Eddie Hearn, promotor Matchroom Boxing itu menyoroti bagaimana Zuffa kehilangan salah satu petinju paling terkenal yang baru di rekrut nya sebelum sang juara sempat menjalani debut.

Stevenson bergabung dengan perusahaan milik Dana White pada Juli setelah memilih meninggalkan kerja sama nya dengan Matchroom, kepindahan itu semula di harapkan membuka jalan menuju pertarungan besar tetapi beberapa bulan berlalu tanpa kepastian jadwal, rencana duel melawan Devin Haney juga tidak menghasilkan kesepakatan hingga dia meminta kontrak nya di akhiri dan permintaan itu di setujui.

Berbicara dengan iFL TV, Hearn awal nya meragukan kabar tersebut, dia baru percaya setelah menerima komunikasi langsung dari tim Stevenson, pengumuman itu terdengar begitu merugikan Zuffa sehingga dia mengira ada unsur publisitas di balik nya.

Hearn mengatakan kabar kepergian Stevenson langsung memicu banyak pesan yang mempertanyakan masa depan Zuffa Boxing, yang paling menggelitik nya bukan perpisahan nya tapi kenyataan bahwa Stevenson belum pernah bertarung untuk promosi baru nya.

“Bagaimana mungkin Anda merekrut petinju dengan profil paling besar, lalu dia pergi sebelum sekalipun bertarung? saya tidak berpikir hal seperti ini pernah terjadi dalam sejarah tinju,” kata Hearn.

Dengan adanya kejadian ini, pernyataan White yang sebelum nya menjanjikan Zuffa akan membuat sejarah juga pernah meminta publik menilai pencapaian perusahaan tersebut berdasarkan hasil kerja yang terlihat hingga akhir 2026 justru menjadi catatan dari proyek promosi yang di gadang-gadang membawa perubahan.

Dia menyindir bahwa Zuffa memang telah mencatat sesuatu yang belum pernah dia lihat sebelum nya, seorang petinju direkrut tetapi tidak mendapatkan satu pun pertarungan sebelum pergi.

Komentar Hearn ini hanya berupa pandangan nya sebagai rival bisnis White, belum ada rincian lengkap yang menjelaskan seluruh proses negosiasi Stevenson dengan Zuffa atau alasan spesifik kenapa setiap rencana pertarungan nya gagal mencapai kesepakatan.

Hearn menilai Stevenson telah mengambil langkah yang di perlukan untuk melindungi kelanjutan karir nya, seorang petinju aktif tidak bisa terus menunggu tanpa kepastian terutama ketika masa terbaik nya di atas ring terus berjalan.

Dia memuji keberanian dan tim nya untuk mengakui bahwa kerja sama tersebut tidak berjalan sesuai harapan lalu memilih mencari jalan keluar sebelum periode tanpa bertanding menjadi semakin panjang.

Stevenson berencana membangun perusahaan promosi sendiri dan menyatakan terbuka untuk bekerja sama dengan berbagai pihak di industri tinju dengan keinginan nya untuk kembali aktif, meskipun mendirikan perusahaan sendiri belum menjamin pertarungan berikut nya akan langsung terwujud.

Kehilangan Stevenson tanpa menampilkan nya di atas ring menjadi pertanyaan besar mengenai bagaimana perusahaan ini mengubah perekrutan nama nama besar menjadi pertarungan nyata, tersisa Jason Moloney yang lebih dulu bergabung tapi sampai hari ini belum bertarung.

Perpisahan ini memberi Hearn bahan untuk menyerang proyek promosi rival nya yang dari dulu memang sudah tidak akur, tapi ukuran keberhasilan Stevenson selanjut nya bukan terletak pada hengkang nya dari Zuffa tapi seberapa cepat dia bisa kembali bertarung dan mewujudkan duel besar yang selama ini di nantikan.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top