Vasyl Lomachenko memastikan akan kembali ke dunia tinju profesional setelah mengakhiri masa pensiun yang di umumkan pada Juni 2025, mantan juara dunia tiga divisi itu menandatangani kesepakatan kerja sama jangka panjang dengan Top Rank melalui perusahaan promosi milik nya Loma Power Promotions.
Pengumuman ini di sampaikan langsung oleh Top Rank pada 5 November 2026 melalui kanal resmi nya, Lomachenko di jadwalkan kembali bertanding pada awal 2027 dan akan turun ke kelas super featherweight atau 130 pound.
Keputusan ini sekaligus membuka kembali ambisi nya untuk meraih gelar juara tak terbantahkan, target tersebut pernah gagal di wujudkan ketika dia bertarung melawan Devin Haney dalam perebutan gelar undisputed kelas lightweight pada Mei 2023.
Lomachenko kemudian merebut sabuk IBF lightweight setelah mengalahkan George Kambosos Jr pada Mei 2024, tak lama dia memilih pensiun pada tahun berikut nya ketika masih berstatus juara dunia.
Petinju Ukraina ini kembali dengan tujuan yang berbeda, dia tidak lagi mengejar pencapaian di kelas 135 pound, tapi ingin menyelesaikan ambisi yang masih tertinggal di kelas 130 pound tempat dia pernah memegang gelar WBO.
Sebelum pengumuman resmi mengenai kerja sama baru nya dengan Top Rank, rencana comeback Lomachenko sebenar nya sudah terlihat, nama Charly Suarez lebih dulu di gadang-gadang calon lawan yang akan di hadapi nya dalam pertandingan pertama.
Pada 3 November, ada laporan bahwa kedua pihak hampir mencapai kesepakatan untuk bertarung pada 13 Februari 2027 dan Las Vegas menjadi lokasi yang sedang di pertimbangkan meskipun pengumuman resmi mengenai pertandingan belum di keluarkan.
Rencana itu juga sama dengan pembicaraan Bob Arum yang sebelum nya menyebut Suarez sebagai lawan yang kemungkinan akan di hadapi Lomachenko sebelum melangkah lebih jauh.
Petinju Filipina tak terkalahkan ini memiliki kepentingan besar di kelas super featherweight setelah kontroversi pertarungan nya melawan Emanuel Navarrete.
Saat itu Suarez sempat di nyatakan kalah melalui technical decision dari Navarrete pada Mei 2025, namun hasil nya kemudian di ubah menjadi no contest setelah tayangan ulang menunjukkan bahwa luka di wajah Navarrete berasal dari pukulan Suarez bukan benturan kepala seperti keputusan awal wasit.
Situasi itu membuat Suarez tetap berada dalam jalur perebutan gelar, dia kemudian kembali bertanding dan mengalahkan Manuel Avila melalui KO ronde pertama pada Juli 2026.
Bila pertandingan melawan Lomachenko akan menjadi kesempatan besar bagi Suarez untuk membuktikan kemampuan nya menghadapi salah satu petinju terbaik.
Jika Lomachenko berhasil melewati Suarez, pertandingan berikut nya kemungkinan membawa nya berhadapan dengan O’Shaquie Foster.
Foster baru saja memperkuat posisi nya di kelas 130 pound setelah mengalahkan Emanuel Navarrete pada 24 Oktober 2026, kemenangan angka tersebut di sertai dua knockdown pada ronde ke-12 dan membuat Foster menguasai tiga sabuk utama WBC, WBO, dan IBF sekaligus gelar The Ring.
Bob Arum sudah membicarakan kemungkinan mempertemukan Lomachenko dengan Foster pada pertengahan 2027, duel melawan Suarez bisa menjadi tahap awal sebelum kedua nya di pertemukan dalam pertarungan perebutan gelar.
Tapi jalan menuju gelar undisputed masih memiliki batu sandungan, Suarez adalah penantang wajib WBO yang sebelum nya menunggu kesempatan mendapatkan pertandingan perebutan gelar, jika dia harus menghadapi Lomachenko lebih dulu, posisi dan kewajiban perebutan gelar di kelas tersebut perlu mendapat kejelasan.
Foster sendiri juga masih memiliki agenda untuk mengejar status juara tak terbantahkan, satu sabuk utama yang belum berada dalam genggaman nya adalah gelar WBA milik Anthony Cacace yang di jadwalkan menghadapi Nick Ball pada 19 Desember 2026.
Beberapa pertandingan harus berjalan sesuai rencana sebelum seluruh sabuk kelas bulu super bisa di perebutkan dalam satu jalur menuju gelar undisputed, kesempatan Lomachenko kembali ke ring pada usia 38 tahun menjadi peluang terakhir untuk mengejar ambisi yang selama ini belum berhasil di wujudkan.

















