Headline

“Saya Lebih Baik dari Devin Haney!” Richardson Hitchins Yakin Duel Besar Itu Segera Terwujud

Hitchins ingin tarung dengan Haney

Meski gagal mengakhiri laga dengan kemenangan KO Richadson Hitchins tetap di sorot juga di puji atas penampilan perdana nya di Zuffa Boxing saat bertemu dengan Ricardo Salas dengan menyapu bersih seluruh ronde di kartu penilaian juri.

Seusai pertarungan, Hitchins di tanya apakah menginginkan pertarungan dengan Devin Haney di masa mendatang, dia menjawab sudah lama menyampaikan nya secara langsung dan telah mengikuti setiap tantangan yang pernah di berikan rival nya tersebut.

Dia kemudian menceritakan bagaimana Haney pernah meminta nya lebih dulu menjadi juara dunia sebelum berbicara soal pertarungan, Hitchins mengaku memenuhi tantangan itu dengan merebut gelar dunia, setelah itu meminta diri nya naik ke kelas welter, kini permintaan itu sudah memenuhi semua syarat nya.

“Sudah bertahun-tahun saya mengatakan bahwa saya lebih baik dari pada Devin Haney, dia bilang pergilah menjadi juara dunia, saya melakukan nya, lalu dia berkata naiklah ke kelas 147 pon, sekarang saya sudah berada di kelas 147, ini adalah pertarungan yang di inginkan para penggemar, Richardson Hitchens melawan Devin Haney,” tegasnya.

Dengan cerita ini kita hanya bisa menunggu apakah Haney bisa menepati janji nya untuk melakukan pertarungan, Hitchins juga percaya dengan tim nya dan Zuffa Boxing mampu untuk menghadirkan nya.

Ini sejalan dengan ambisi Dana White yang sejak memasuki tinju berjanji akan lebih aktif mempertemukan petinju terbaik melawan petinju terbaik supaya tidak ada keluhan dari penggemar.

Meski tampil sangat dominan, Hitchins menilai penampilan nya B, dia mengungkap alasan kenapa dia tidak mampu mengakhiri pertarungan lebih cepat, masuk ke ring dengan kondisi tangan yang belum sepenuh nya pulih dari cidera, setelah beberapa ronde rasa sakit muncul sehingga memaksa nya mengubah strategi.

“Saya sebenarnya bisa menghentikannnya, tapi setelah mendaratkan pukulan keras, tangan saya mulai sakit. Saya tidak ingin memperparah cidera dan akhirnya harus absen sampai akhir tahun,” jelasnya.

Dari pada mengambil resiko, Hitchins memanfaatkan kemampuan teknis nya dan memastikan kemenangan angka dengan mendominasi setiap ronde, keputusan itu terbukti tepat karena seluruh juri memberikan kemenangan mutlak untuk nya.

Walaupun sangat menginginkan pertarungan melawan Haney, Hitchins tidak menutup peluang menghadapi nama besar lain nya, dia menyebut Ryan Garcia dan Conor Benn yang sudah lebih dulu di jadwalkan bertarung, Teofimo Lopez sampai Gervonta Tank Davis sebagai lawan yang sangat di nanti.

Selain nama di atas Hitchins tidak akan mengejar lagi Liam Paro yang dulu sudah pernah di kalahkan pada akhir 2024, bukan karena takut tapi tak ingin di bully oleh fans di kira menghindar dengan nama besar di atas.

“Tidak, itu seperti membully, penggemar tinju saja sudah banyak yang membenci saya, kalau saya mengejar Liam lagi, mereka akan bilang saya menghindari petinju petinju besar, Liam adalah juara dunia dua kali dan nama nya sudah ada di daftar kemenangan saya, saya menghormati nya.”

Walau begitu Hitchins tetap kukuh bahwa Haney berada di posisi teratas dalam daftar incaran nya, juara WBO itu belum bertarung sama sekali sejak merebut nya dari Brian Norman jr pada november 2025 kemarin.

“Saya pernah bilang kepada Ryan Garcia bahwa suatu saat kami akan bertarung tapi saya tetap menginginkan pertarungan melawan Devin. Itulah laga yang sudah saya incar selama bertahun-tahun,” ungkap nya.

Sementara untuk kemungkinan menghadapi Tank Davis yang masih luntang lantung tak ada kabar jelas setelah terkena kasus, Hitchins mengaku siap selama tidak ada klausul rehidrasi yang membatasi kondisi petinju pada hari pertandingan.

Catatan Penulis barangkali ada rekan rekan yang belum paham, Klausul rehidrasi itu adalah aturan tambahan dalam kontrak pertarungan yang membatasi berat badan petinju setelah proses timbang badan resmi, basa nya petinju hanya di perbolehkan menambah berat badan dalam batas tertentu sebelum naik ke ring pada hari pertandingan.

Aturan ini di buat karena sebagian petinju sengaja menurunkan berat badan secara ekstrem saat timbang badan, kemudian mengembalikan berat badan nyya secara signifikan dalam waktu sekitar 24 jam sebelum bertarung. Dengan cara itu, mereka bisa tampil jauh lebih besar dan kuat dibandingkan lawannya saat pertandingan berlangsung.

Maka nya Hitchins lebih dulu bilang bersedia menghadapi Gervonta Tank Davis di catchweight 144 pon tetapi tidak ingin ada klausul rehidrasi, menurut nya, kedua petinju memang seharus nya memiliki kebebasan yang sama untuk memulihkan kondisi tubuh setelah timbang badan sehingga tidak ada pihak yang di rugikan oleh pembatasan berat badan tambahan.

#RichardsonHitchins #DevinHaney #RicardoSalas

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top