Devin Haney akhir nya bersedia menurunkan tuntutan berat badan nya demi membuka jalan menuju duel dengan Shakur Stevenson, mantan juara dunia tiga divisi itu menawarkan pertarungan di angka 145 pound, dengan satu syarat tidak boleh ada klausul rehidrasi.
Perubahan ini membuat pertarungan nya kembali memiliki jalur untuk di wujudkan, dia sebelum nya tidak bersedia menerima catchweight 144 pound yang di ajukan juara WBO, Kini justru Haney yang menawarkan turun dari kelas welter demi mengejar nya agar tidak selalu di sindir takut.
Haney mengarahkan Shakur untuk segera menerima kesepakatan itu dan menginginkan pertarungan di gelar pada Desember 2026.

Sikap Haney berubah ketika kedua petinju sama sama belum memiliki lawan, Haney terakhir bertarung pada November 2025 saat mengalahkan Brian Norman Jr untuk merebut gelar WBO kelas welter, rencana menghadapi Keyshawn Davis setelah itu batal karena pihak lawan menilai paket finansial yang tersedia tidak sesuai harapan.
Shakur juga belum kembali bertanding setelah mengalahkan Teofimo Lopez pada Januari untuk merebut gelar WBO kelas super ringan, dia kemudian bergabung dengan Zuffa Boxing pada Juli tetapi belum mendapatkan lawan berikut nya.
Turun ke 145 pound berarti masuk dua pound di bawah batas kelas welter, tetapi tetap tiga pound di atas batas super ringan, angka itu memberi ruang bagi kedua kubu untuk bertemu tanpa memaksa Shakur naik sampai 147 pound.
Yang juga di tekankan Haney adalah tidak adanya batasan berat badan setelah timbang badan, dengan kata lain dia tidak ingin ada klausul rehidrasi yang membatasi jumlah berat yang boleh diperoleh petinju setelah timbang badan.
Gelar WBO kelas welter milik Haney juga berpotensi ikut di pertaruhkan meskipun pertarungan berlangsung pada catchweight 145 pound, pertarungan perebutan gelar pada berat yang berbeda dari batas resmi divisi nya pernah terjadi dalam sejarah tinju termasuk duel Antonio Margarito melawan Manny Pacquiao pada 2010.
Sekarang tinggal menunggu respons Stevenson yang belum terlihat, tawaran Haney datang ketika Shakur sedang berada dalam situasi matchmaking yang cukup ruwet, baru kemarin dia sudah menyebut Gary Antuanne Russell dan Raymond Muratalla sebagai lawan yang ingin di hadapi nya.
Shakur juga mengungkap bahwa kedua nama tersebut meminta bayaran sekitar 3 juta dolar AS untuk masuk ring dengan nya, angka itu membuat Zuffa harus menghitung kembali nilai bisnis dari masing masing pertarungan.
Duel melawan Haney menawarkan lebih mudah di pasarkan sebagai rival lama yang sudah beberapa kali saling serang dengan Shakur, mereka juga memiliki sejarah berhadapan dalam pembicaraan publik termasuk perdebatan soal kelas dan catchweight.
Berarti Shakur sekarang memiliki dua jalur, Russell atau Muratalla memberikan tantangan di 140 pound dengan tuntutan bayaran besar yang sudah dia ungkap, Haney datang dengan tawaran turun ke 145 pound untuk mengejar pertarungan yang sebelum nya seperti tak ada jalan keluar alias buntu.
Haney sudah mengubah satu syarat yang selama ini menjadi penghalang yang belum berubah adalah pihak yang harus memberikan persetujuan terakhir yakni Shakur Stevenson.









