Oscar De La Hoya Tolak Duel Ryan Garcia vs Conor Benn, Sebut Rematch Devin Haney Jauh Lebih Layak.

Oscar De La Hoya tolak duel Garcia vs Benn

Rumor mengenai duel antara Ryan Garcia dan Conor Benn mencuat lagi  setelah nama kedua nya di sebut akan bertarung di Las Vegas pada 12 September, di tengah deras nya spekulasi itu ada penolakan dari pihak yang memegang kendali atas karir Garcia.

Promotor Golden Boy, Oscar De La Hoya menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada pembicaraan resmi yang melibatkan dia terkait realisasi laga tersebut, dia menilai berbagai kabar yang beredar lebih banyak di penuhi spekulasi dari pada fakta.

De La Hoya mengingatkan bahwa Ryan Garcia masih terikat kesepakatan yang telah di susun bersama mitra dari Arab Saudi, pertarungan melawan Mario Barrios menjadi bagian pertama dari kerja sama itu sementara penentuan lawan berikut nya tidak bisa di lakukan sembrono tanpa melibatkan seluruh pihak yang memiliki hak kontraktual, ini sejalan dengan pendapat Eddie Hearn, kalaupun ini terjadi duel akan menjadi mahal.

Mantan juara 6 divisi itu mempertanyakan alasan pemilihan Conor Benn sebagai calon lawan karena duel itu bukan keinginan mayoritas dari penggemar, laga ulang menghadapi Devin Haney di nilai memiliki nilai jual lebih besar.

Rivalitas kedua nya sudah terbentuk sejak pertemuan pertama, Garcia menang tapi di cabut gara gara tes doping, sehingga rematch selalu di tunggu di banding mempertemukan Garcia dengan Benn, pandangan itu memperlihatkan ada nya perbedaan arah antara kubu Golden Boy dan pihak yang ingin membawa Ryan Garcia menghadapi Conor Benn.

De La Hoya memberi isyarat bahwa keputusan semacam itu tidak bisa di paksakan begitu saja terlebih pasar tinju Amerika memiliki aturan bisnis dan kontrak yang wajib di hormati.

Dia bilang penyelenggaraan sebuah pertandingan tidak hanya bergantung pada kesepakatan dua petinju karena ada promotor, pemegang hak siar sampai berbagai perjanjian hukum tetap menjadi bagian penting yang tidak bisa lewatkan.

Persoalan itu kemudian berkembang menjadi kritik, De La Hoya menilai ada anggapan keliru bahwa siapa pun bisa menentukan lawan dan jaringan siaran sesuka hati, padahal industri tinju di Amerika Serikat berjalan berdasarkan kontrak yang mengikat seluruh pihak.

Nada bicara nya semakin tinggi ketika menyinggung posisi Golden Boy bersama sejumlah tokoh besar promotor Amerika, pasar tinju di Negeri Paman Sam tidak bisa di jalankan tanpa keterlibatan bersama pihak pihak yang selama ini menjadi bagian dari industri.

Selain itu De La Hoya turut mengangkat komentar Bob Arum yang sebelum nya mengkritik peran Dana White dalam tinju, model bisnis di UFC tidak bisa di terapkan pada olahraga tinju profesional yang memiliki sistem promosi dan kontrak berbeda.

“Alasan kalian ingin mengadakan pertemuan damai dengan Frank dan Eddie setelah konflik yang kalian mulai sendiri, ngomong ngomong kalian tidak mengundang saya, Al Haymon maupun Bob Arum ke pertemuan damai tersebut, padahal kami yang mengendalikan pasar tinju Amerika serikat, Bob Arum beberapa hari lalu mengatakan bahwa saudara kalian Dana White adalah kanker bagi olahraga tinju, kata De La Hoya”.

Perkembangan ini membuat masa depan Ryan Garcia belum pasti siapa lawan nya, sedangkan Conor Benn sudah berandai andai bila bertemu dia sudah menyiapkan strategi dan akan membongkar kelemahan nya.

#OscarDeLaHoya #RyanGarcia #ConorBenn

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top