Abdullah Mason Selamat Dari Kekalahan Stop Albert Bell Ronde 12

Mason selamat dari kekalahan hentikan Albert Bell ronde 12

Abdullah Mason berhasil mempertahankan sabuk WBO kelas ringan tetapi kemenangan yang di raih nya di Wolstein Center Cleveland tidak datang dengan mudah, juara muda berusia 22 tahun itu bahkan sempat di buat sedikit kewalahan sebelum akhir nya menghentikan perlawanan Albert Bell pada ronde ke 12.

Masuk ke pertarungan dengan status favorit Mason kesulitan menyesuaikan sejak bel berbunyi, Bell yang menerima kesempatan ini sebagai lawan pengganti tampil jauh di atas perkiraan.

Berbekal pengalaman petinju asal Toledo itu melalui bertarung dengan permainan kaki yang gesit juga serangan balik akurat membuat Mason gagal melancarkan kombinasi terbaik nya.

Selama enam ronde pertama Bell mampu memaksa sang juara maju mundur mencari peluang tembak, di paruh ronde bahkan pengamat menilai menjadi milik penantang berusia 33 tahun tersebut karena keberhasilan nya meredam agresivitas Mason dan membuat publik tuan rumah mulai khawatir.

Arah pertarungan mulai berubah memasuki paruh kedua, Mason memilih mengurangi perburuan pukulan ke kepala dan mulai mengincar body lawan nya, Strategi itu perlahan membuahkan hasil.

Mobilitas Bell mulai menurun sementara tekanan yang terus di berikan Mason menjadikan ruang gerak penantang itu semakin terbatas.

Momentum berpihak kepada Mason saat memasuki ronde akhir, pukulan tangan kiri nya berulang kali menemukan sasaran memaksa Bell terdesak tak bisa keluar sehingga pertukaran tak bisa di hindari dan situasi lebih menguntungkan bagi petinju muda tersebut.

Puncaknya terjadi pada ronde ke-12 pukulan keras membuat Bell terjatuh untuk pertama kalibnya, meski mampu bangkit sebelum hitungan selesai kondisi Bell seperti nya belum stabil.

Mason tidak membuang kesempatan dan langsung melancarkan rentetan serangan lanjutan hingga Bell kembali menyentuh kanvas dalam posisi memeluk di kaki, di sinilah momen yang kemudian memicu perdebatan, wasit memilih langsung menghentikan pertandingan setelah knockdown kedua, meski Bell terlihat masih berusaha berdiri dan memberi isyarat ingin melanjutkan duel.

Keputusan itu memunculkan pro dan kontra, sebagian penonton menilai penghentian itu terlalu cepat, terlihat Bell menggelengkan kepala seolah kecewa dan yang lain menilai keputusan wasit tepat mengingat dia sudah menerima terlalu banyak pukulan dan berpotensi mengalami cidera lebih serius apabila laga diteruskan.

Terlepas dari kontroversi itu Mason menunjukkan kematangan yang patut di acungi jempol, setelah sempat kesulitan membaca gaya bertarung lawan nya dia mampu melakukan penyesuaian taktik, meningkatkan tekanan secara konsisten lalu menutup laga dengan penghentian.

Kekalahan Bell ini menjadi bukti bahwa dia masih mampu bersaing di level tinggi dan berhasil memberi perlawanan sengit kepada salah satu juara muda paling menjanjikan di kelas ringan.

Seusai pertarungan Mason tidak menyebut nama tertenti tapi dia siap menghadapi siapa pun yang berada di jalurn nya.

Pandangan penulis melihat persaingan saat ini duel melawan Raymond Muratalla menjadi salah satu opsi yang paling bagus, Muratalla saat ini memegang sabuk IBF setelah mengalahkan Andy Cruz sehingga pertarungan unifikasi gelar akan memiliki nilai jual yang sangat tinggi. 

Selain menyatukan dua sabuk juara laga ini juga akan mempertemukan dua petinju yang sama sama sedang berada di puncak performa mereka.

Nama lain Andy Cruz juga layak masuk namun petinju asal Kuba itu masih harus melewati ujian berikut nya saat menghadapi Abraham Montoya, bila mampu kembali ke jalur kemenangan peluang bertemu Mason akan semakin terbuka, dari sisi kualitas teknik duel itu bahkan berpotensi menjadi salah satu pertarungan terbaik di divisi ini.

Satu nama lain yang tidak boleh di lupakan adalah Joe Cordina, sebelum akhir nya batal karena persoalan visa sejati nya dia sudah di jadwalkan menjadi lawan pertama Mason dalam laga ini, apabila seluruh kendala administrasi telah selesai bukan tidak mungkin Top Rank akan mencoba menjadwalkan ulang pertarungan karena sejak awal memang di anggap sebagai duel yang layak di gelar.

Sebelum laga ini Bruce Carrington juara WBC kelas bulu juga sukses mempertahankan gelar nya melawan Rene Palacios tapi mendapat kritikan karena penampilan nya.

#AbdullahMason #AlbertBell

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top