Ucapan Jaron Boots Ennis di buktikan dalam ring, sebelum nya dia mengatakan tau kelemahan Xander Zayas dan akan merampas gelar nya.
Petinju asal Philadelphia itu datang dengan keyakinan tinggi bahwa akan menjadi penguasa baru di kelas junior menengah, di hadapan ribuan penonton Ennis menunjukkan skill dewa nya, laga yang awal nya di prediksi berlangsung ketat berubah menjadi panggung dominasi.
Pertarungan di mulai dengan tempo cepat dengan Ennis mendaratkan pukulan balasan tajam yang mengirim Zayas ke kanvas pada ronde pembuka.
Sang juara berdiri dan mampu bertahan hingga akhir ronde, tetapi Ennis sudah lebih dulu mengambil kendali pertarungan, knockdown itu menjadi tanda bahwa duel tidak akan berjalan mudah bagi petinju yang di gadang gadang akan menjadi penerus Felix Trinidad.
Zayas berusaha mengubah jalan nya laga pada ronde berikut nya, dia lebih banyak bergerak, menjaga jarak dan memancing Ennis keluar namun strategi itu tidak berjalan baik sebab sang penantang sudah paham alur nya.
Ennis memperlebar keunggulan pada ronde kelima ketika dia mencetak knockdown kedua melalui pukulan tanpa tangkisan, Zayas kembali mampu mengalahkan hitungan wasit dan melanjutkan pertarungan tetapi Ennis berulang kali menemukan kelemahan melalui kombinasi serangan yang akurat seiring pertarungan berlangsung.
Pukulan demi pukulan Ennis semakin sulit di bendung, serangan ke kepala dan tubuh terus mengalir tanpa memberi kesempatan Zayas membalas, harapan kubu Puerto Rico untuk membalikkan keadaan akhir nya sirna pada ronde ketujuh.
Boots kembali meningkatkan serangan dan memaksa nya terus mundur, kombinasi keras yang di lepaskan nya kembali membuat Zayas menyentuh kanvas untuk ketiga kali nya, kali ini sudut ring tidak ingin mengambil resiko lebih besar, sebelum wasit memberi kesempatan pertarungan di lanjutkan tim nya lebih dulu melemparkan handuk sebagai tanda menyerah.
Keputusan itu mengakhiri laga sekaligus memastikan dua sabuk juara dunia berpindah tangan, hasil ini membawa Ennis menorehkan pencapaian baru setelah sebelum nya sukses menguasai divisi welter kini dia juga berhasil menjadi juara dunia terpadu di kelas 154 pon dengan membawa pulang sabuk WBA dan WBO dan debut nya di kelas ini baru sekali melawan Uisma Lima yang di remukkan hanya di ronde 1.
Xander Zayas kehilangan rekor nya setelah 23 kemenangan beruntun, saat ini menjadi 23-1-( 13 KO), duel terakhir sebelum lawan Ennis adalah rekan sparing nya Abass Baraou yang memegang WBA di kalahkan lewat split decision di kampung halaman nya sendiri.
Sebelum laga ini 2 partai pendukung sebelum nya juga berakhir penghentian, Ben Whittaker sukses TKO Richard Rivera ronde ke 2, kemudian Emiliano Vargas pertahankan rekor tak terkalahkan setelah menghentikan Bryce Mills TKO ronde ke 4.
#XanderZayas #JaronEnnis









