Masih terlalu cetek bila menyebut Royston Barney-Smith sebagai prospek terbaik dari Britania Raya biarpun petinju berusia 22 tahun itu terus membuktikan bahwa diri nya pantas di perhitungkan di jajaran kelas bulu super.
Penampilan terbaru nya di Dublin Irlandia menjadi partai tambahan Mark Chamberlain vs Pierece O’Leary, dia menghadapi Reece Bellotti yang lebih berpengalaman, Barney-Smith tampil hampir tanpa kesalahan sepanjang 10 ronde hingga mengamankan kemenangan angka mutlak, ketiga juri memberikan kemenangan dengan skor 100-90, 99-91, dan 98-92.
Sebelum pertandingan di mulai seorang komentator menyebut Barney-Smith mungkin merupakan talenta muda terbaik saat ini, klaim itu memang masih bisa di perdebatkan tapi menghadapi lawan sekelas Bellotti menjadi kesempatan unjuk gigi bagi Barney-Smith untuk membuktikan kemampuan nya.
Bellotti datang bukan sebagai lawan sembarangan, pemilik rekor 22 kemenangan dan 8 kekalahan dengan 15 kemenangan KO itu sebagai ujian paling berat yang pernah di hadapi Barney-Smith di level profesional, Bellotti sudah berusia 35 tahun dan memasuki pertarungan ini setelah menelan dua kekalahan beruntun dari Josh Padley dan Ryan Garner.
Harapan Bellotti untuk memberikan kejutan langsung mendapat pukulan sejak awal laga, baru sekitar 20 detik ronde pertama berjalan hook kiri Barney-Smith memaksa nya meraih pelindung gigi, beberapa saat kemudian tangan kanan cepat dari sang prospek muda kembali mengenai sasaran sampai sempoyongan tapi di samarkan supaya tak terlihat.
Bertarung dengan gaya southpaw Barney-Smith terus memanfaatkan footwork untuk membuka ruang menyerang, uppercut kiri, kombinasi cepat dan perpindahan posisi yang susah di tebak membuat Bellotti beberapa kali terlambat bereaksi.
Pergerakan kaki petinju asuhan Ben Davison itu bahkan menjadi salah satu faktor yang paling merepotkan mantan juara kelas bulu super Inggris dan Commonwealth itu,
Bellotti bukan nya tanpa perlawanan, memasuki ronde ketiga dia mulai berdiri lebih kokoh dan memaksakan duel jarak dekat, tubuh Barney-Smith menjadi sasaran utama nya berharap tekanan fisik bisa memperlambat pergerakan lawan yang lebih muda, upaya itu membuahkan hasil ketika mendaratkan satu pukulan kanan pada ronde ke empat.
Momen itu tidak mengubah arah pertandingan, Barney-Smith terus bergerak keluar masuk sambil membalas dengan kombinasi pukulan dari segala arah, saat Bellotti ingin maju menekan dia mampu keluar dari tekanan sebelum kembali menyerang dengan lebih baik.
Memasuki lima ronde terakhir pertarungan nyaris tidak berubah, Bellotti terus maju dengan kepala menunduk menghajar bagian tubuh, tekanan itu membuat Barney-Smith berada di dekat tali ring tetapi sang favorit menunggu kesempatan sebelum melancarkan counter punch.
Bel pertandingan akhir nya menutup penampilan dominan Barney-Smith, walau status sebagai prospek nomor satu Britania Raya mungkin masih terlalu cepat di sematkan kepada nya kemenangan atas Bellotti nama nya layak masuk dalam daftar petinju muda yang wajib di awasi.
Tak lama setelah kemenangan tersebut di pastikan Barney-Smith mengarahkan incaran nya kepada petinju veteran Jono Carroll yang di sebut sebagai calon lawan berikut nya.
Ini adalah kemenangan angka pertama di tahun 2026 untuk Barney Smith, di bulan april lalu dia menghancurkan Conor McIntosh hanya di ronde ke 2 yang berlangsung di Glasgow The SSE Hydro arena.
Baca juga:
#RoystonBarneySmith #ReeceBellotti









