Eddie Hearn memastikan Jaron Ennis tetap menjadi bagian dari Matchroom Boxing setelah menandatangani perpanjangan kontrak untuk 7 pertarungan, kesepakatan memperkuat posisi nya dalam persaingan kelas menengah ringan atau 154 pon.
Ennis sekarang mengincar seluruh gelar setelah menguasai sabuk WBA dan WBO, dengan gelar IBF milik Josh Kelly sebagai target berikut nya sebelum mengincar sabuk WBC milik Sebastian Fundora.
Mempertahankan Ennis tidak hanya soal memperpanjang kerja sama tapi peluang untuk menjadi wajah utama Matchroom di Amerika Serikat, terlebih jika ambisi nya menyatukan seluruh gelar dunia berhasil di wujudkan.
Ennis merebut gelar WBA sekaligus mempertahankan sabuk WBO setelah menghentikan Xander Zayas di Brooklyn pada Juli lalu, kemenangan itu menjadikan nya juara dunia terpadu di dua divisi berbeda setelah sebelum nya menyatukan gelar di kelas welter.
Saat ini langkah paling dekat melawan Josh Kelly pemegang sabuk IBF yang juga berada di bawah naungan Matchroom, kedua petinju ini memiliki promotor yang sama sehingga peluang untuk mempertemukan mereka dalam duel unifikasi terbuka lebar.
Kalau berhasil mengalahkan Kelly, Ennis akan menguasai tiga sabuk utama di kelas 154 pon, setelah itu Sebastian Fundora menjadi sasaran terakhir untuk melengkapi koleksi gelar nya melalui perebutan sabuk WBC.
Pertarungan melawan Fundora akan sedikit susah lebih dari sisi negosiasi, kubu sang juara WBC menginginkan pembagian bayaran 50-50, apabila Ennis lebih dahulu menguasai sabuk IBF tambahan gelar itu dapat memperkuat posisi nya dalam perundingan meskipun tidak bisa menjamin kesepakatan mengenai pembagian bayaran.
Promotor Fundora sudah menyatakan tidak peduli berapa sabuk yang di pegang petinju, mereka saling membutuhkan untuk mewujudkan juara tak terbantahkan, syarat mutlak tetap rata.
Ennis pertama kali bergabung dengan Matchroom pada April 2024, sejak saat itu dia mengalahkan David Avanesyan di Philadelphia, menundukkan Karen Chukhadzhian, kemudian menyatukan gelar kelas welter dengan menghentikan Eimantas Stanionis di Atlantic City.
Setelah naik ke kelas 154 pon, Ennis hanya membutuhkan satu ronde untuk menghancurkan Uisma Lima sebelum mengungguli Zayas, dia menyambut positif perpanjangan kerja sama nya ini.
“Saya senang bisa memperpanjang kerja sama dengan Matchroom, kami telah menempatkan diri pada posisi yang tepat untuk mencapai apa yang saya inginkan, yaitu menjadi juara tak terbantahkan,” kata Ennis.
Hearn juga berkomitmen Matchroom untuk memberikan kesempatan kepada Ennis dalam mengejar status Undisputed, meski kontrak tujuh pertarungan memberikan ruang bagi Matchroom untuk menyusun rencana jangka panjang, kesepakatan itu tidak berarti tujuh lawan sudah di tentukan, promotor ini masih harus memastikan setiap pertarungan dapat diwujudkan melalui negosiasi dengan pihak terkait.
Situasi ini juga menjelaskan kenapa mempertahankan Ennis menjadi sangat krusial bagi Hearn di tengah persaingan promotor yang semakin ketat, Zuffa Boxing yang dipimpin Dana White berupaya membangun kekuatan di dunia tinju dengan merekrut petinju berkualitas.
Dalam sebulan ini mereka sudah mendapatkan tanda tangan Denzel Bentley, Carlos Adames dan Bruno Surace untuk memperkuat roster mereka.
Kehilangan Ennis ke tangan pesaing tentu akan menjadi pukulan bagi Matchroom, terutama di pasar Amerika Serikat, dengan Anthony Joshua yang semakin mendekati penghujung karir nya dia dapat menjadi salah satu aset utama untuk menjaga daya tarik di pasar negeri Paman Sam itu.
Ennis juga tidak perlu bergantung pada lawan yang di pilih demi menjaga reputasinya, dia sudah membuktikan kemampuan nya menghadapi petinju papan atas dan kini memiliki kesempatan untuk menguji melawan para juara lain di divisi ini.












