Luis Alberto Lopez akhir nya menggila setelah 9 bulan nganggur, tahun 2025 hanya bertarung 2x, kali ini membutuhkan tiga ronde untuk menghentikan Daniel Lugo dalam duel kelas ringan junior di Frontwave Arena San Diego menjadi pendamping Barou vs Santillan.
Sang mantan juara IBF ini menggasak sejak bel pembuka seperti tidak meninggalkan ring, petinju asal Baja California itu memasuki pertarungan dengan rekor 32-3 dan 20 kemenangan melalui knockout dan Lugo datang dengan catatan 28-4-1 dan 19 KO.
Pertarungan ini menjadi kesempatan penting bagi Lopez untuk kembali membangun momentum dan minimnya aktivitas tersebut sama sekali tidak terlihat di atas ring.
Lopez langsung mengambil kendali dengan pukulan kombinasi keras, penghujung ronde ke 2, hook kiri bertenaga menghantam Lugo membuat nya berada dalam masalah, serangan susulan yang di niatkan untuk menghentikan duel berakhir dengan lowblow yang tidak di sengaja sehingga tertunda sementara waktu.
Pertarungan kemudian dilanjutkan, tidak membutuhkan waktu lama bagi Lopez untuk kembali menemukan sasaran, sekitar 30 detik setelah aksi di mulai hook kiri yang diarahkan ke bagian liver mendarat dengan telak, Lugo langsung terjatuh dan wasit mulai melakukan hitungan.
Memasuki ronde ke 3, Lopez tidak memberikan waktu untuk santai, dia segera mendorong Lugo ke arah tali ring dan melepaskan kombinasi pukulan bertubi-tubi ke kepala dan tubuh, dia yang kesulitan keluar dari tekanan akhir nya wasit Ray Corona akhirnya mengambil keputusan untuk menghentikan pertarungan.
Usai laga dia mengatakan sebenarnya berharap dapat menghadapi seorang juara dunia dalam laga comeback nya tapi rencana itu tidak terwujud karena tidak ada juara yang tersedia untuk nya.
Walau begitu Lopez tetap puas bisa kembali tampil dan menyampaikan apresiasi nya kepada para penggemar yang terus memberikan dukungan termasuk mereka yang harus melewati perbatasan untuk menyaksikan pertarungan nya.
2. Daniel Morales vs Lorenzo Vazquez.
Dari bagian calon bintang, petinju kelas welter junior asal wilayah setempat Daniel Morales memperpanjang rekor nya menjadi 10-0 dengan 6 KO.
Morales hanya membutuhkan dua ronde untuk menghentikan Lorenzo Vazquez Avalos yang memasuki laga dengan rekor 4-2 dan empat KO.
Setelah ronde pertama berlangsung relatif tenang, Morales mulai meningkatkan tekanan pada ronde ke 2, overhand kanan keras menjatuhkan Avalos, serangan berikut nya segera menyusul, tak lama kemudian dia mendaratkan pukulan kanan telak ke bagian ulu hati yang kembali membuat lawan terjatuh, tanpa pikir panjang wasit Jonathan Romero menghentikan pertarungan pada detik ke-59.
Di laga pembuka televisi juga berakhir dengan kemenangan penghentian, top prospek kelas ringan berusia 18 tahun Julian Montalvo, menambah rekor nya menjadi 8-0 dengan 6 KO setelah menghentikan Anthony Cruz Herrera pada ronde ke 5.
Dari awal Herrera berniat meladeni permainan Montalvo tetapi tekanan tersebut mulai membuat nya membayar mahal, dari hidung sudah mengalami pendarahan sejak ronde ke 2 sedangkan petinju dari Las Vegas itu terus memanfaatkan keunggulan teknik dan kekuatan dengan serangan yang diarahkan ke body kanan juga kiri.
Kondisi Herrera semakin buruk menjelang ronde ke 5, setelah diperiksa dokter di sisi ring, tim akhirnya memilih untuk tidak membiarkan petinju mereka menerima kerusakan lebih lanjut, sang wasit kemudian menghentikan pertarungan pada detik-detik akhir.
3. Dominic Valle vs Scarboro jr.
Dominic Valle harus melewati pertarungan keras sebelum mempertahankan rekor tak terkalahkan nya dengan mengalahkan Francois Scarboro Jnr melalui keputusan mutlak setelah 10 ronde.
Dia yang kini memiliki rekor 14-0 dengan 7 KO mendapat perlawanan sengit dari Scarboro Jr, petinju asal Maryland ini bahkan mampu membuat Valle mengalami luka di atas mata kanan sejak ronde pertama.
Pertarungan berjalan baik pada ronde-ronde awal, Valle kemudian mulai memanfaatkan keunggulan jangkauan nya dengan jab panjang untuk menjaga Scarboro tetap berada di ancang ancang menyerang tapi dia tidak tinggal diam terlalu lama, pada ronde ke 4 sempat mengguncang Valle dengan rentetan pukulan kanan ketika lawan nya berada di dekat tali ring.
Valle segera membalas dengan serangan keras ke tubuh dan wajah, pertukaran pukulan berlangsung sengit hingga ronde ke 6, keduanya bergantian melancarkan pukulan besar di jarak dekat yang berlangsung tanpa banyak jeda.
Tak lama kemudian Vallle kembali menemukan arah sasaran melalui jab pada ronde ke 7 yang menjadi senjata untuk membuka kombinasi sekaligus membuat Scarboro yang mulai kelelahan kesulitan mendaratkan serangan balasan.
Dua ronde terakhir tetap berlangsung ketat, Scarboro masih mampu memberikan tekanan dengan serangan cepat sedangkan Valle lebih efektif ketika memanfaatkan peluang nya.
Luka di atas mata kanan Scarboro kembali terbuka pada ronde ke 9 dan setelah selesai semua nya kemenangan di berikan kepada Valle, ketiga juri sepakat memenangkan petinju asal Florida tersebut dengan skor 96-94, 98-92, dan 98-92.
Dua skor terakhir tergolong cukup lebar mengingat pertarungan berlangsung ketat di sejumlah ronde.
4. Conceicao Sousa vs Jose De Jesus.
Hebert Conceicao Sousa juga mencatat kemenangan meski jalan nya pertarungan agak ruwet dari yang di perkirakan para analisis, dia menghadapi Jose De Jesus Adame Chio.
Conceicao Sousa membawa rekor 11-0 dengan enam KO sedangkan Adame Chio memiliki catatan 15-1-1 dengan 7 KO.
Perbedaan fisik terlihat jelas, Conceicao Sousa memiliki tinggi sekitar 6 kaki 1 inci sementara Adame Chio hanya sekitar 5 kaki 5 inci, tapi keunggulan ukuran tidak otomatis membuat pertarungan menjadi mudah bagi nya.
Adame Chio tampil liar sejak awal dan terus bergerak maju, sampai empat ronde pertama tekanan tersebut membuat Conceicao Sousa terlihat bingung mencari sasaran, peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 itu terlihat lebih banyak menunggu dan mengandalkan pukulan counter tunggal.
Momentum mulai berubah pada ronde ke 5, Conceicao Sousa melepaskan serangan keras yang diawali pukulan ke arah liver dan di lanjutkan hook kiri, Adame Chio terlihat kesakitan sebelum kembali dihujani serangan.
Rentetan pukulan berikutnya membuat petinju Meksiko itu jatuh, dia berhasil bangkit meski masih dalam kondisi sempoyongan dan mengalami pendarahan di sekitar mata kanan nya, Conceicao Sousa kemudian kembali menemukan sasaran pada ronde ke 6 melalui hook kiri lalu pukulan kanan lurus pada ronde ke 7 juga membuat Adame Chio kembali berada dalam tekanan.
Adame Chio masih mampu memberikan kejutan, overhand kanan milik nya membuat Conceicao Sousa mundur sekitar satu menit sebelum ronde ke 7 berakhir.
Pada ronde ke 8, kondisi mata kanan Adame Chio menjadi perhatian serius dokter di sisi ring, tidak lama kemudian, hook kiri keras ke tubuh kembali menjatuhkan nya, kali ini Conceicao Sousa tidak memberikan kesempatan untuk bangkit dan bertahan dengan terus menghujani dengan pukulan dari kedua tangan hingga wasit Ray Corona menghentikan pertarungan.









