Tanggapan Petinju & Pengamat: Kemenangan Usyk atas Rico Di Perdebatkan, Apa Kata Mereka?

Reaksi pengamat hasil Usyk melawan Rico

Seperti yang sudah kita lihat pertarungan Oleksandr Usyk vs Rico Verhoeven di Giza Mesir sudah berlalu tapi masih meninggalkan jejak yang menimbulkan perbedaan pendapat, si kucing julukan petinju Ukraina itu kembali mempertahankan reputasi dan menjaga sabuk WBC nya.

Nmun di balik kemenangan itu apak itu bersih atau kontroversi atas penghentian wasit di ronde ke 11, sejumlah nama besar langsung angkat bicara dan hampir semua nya terbelah dalam satu isu utama yaitu stoppage terlalu cepat atau sudah tepat.

1. PETER FURY: “ITU TERLALU CEPAT, MASIH ADA DETIK TERSISA”.

Pelatih senior Peter Fury menjadi salah satu suara paling keras yang mempertanyakan keputusan wasit, menurut nya, penghentian terjadi di momen yang sangat tidak ideal bahkan ketika ronde selesai di hitungan detik.

Dia menilai Rico masih berada dalam kondisi cukup sadar dan layak di beri kesempatan melanjutkan ke ronde terakhir, inti pandangan nya adalah manta raja kickboxing itu sudah bertahan 11 ronde yang berat, tidak ada alasan menghentikan hanya tersisa detik akhir, seharus nya petarung di beri kesempatan ke ronde 12, bagi nya ini bukan tentang teknis tapi keadilan dalam momentum akhir pertarungan besar.

2. TONY BELLEW: “RICO KEHABISAN, TAPI MASIH LAYAK SAMPAI BEL”.

Tony Bellew memberikan sudut pandang yang lebih seimbang bamun tetap mengarah pada kritik terhadap stoppage.

Dia mengakui Usyk mulai mengambil alih ronde akhir saat lawan mulai kehilangan tenaga, namun Bellew menegaskan bahwa Rico masih pantas mendengar bel ronde ke-12.

Lanjut nya, secara fisik Rico memang mulai turun tapi secara prinsip laga sebesar ini semesti nya tidak berakhir dengan keputusan yang memotong momen krusial di detik akhir ronde.

3. DEREK CHISORA: “ITU ROBBERY, RICO MENANG SECARA MORAL”.

Derek Chisora bahkan lebih frontal, tidak ada kata manis dalam komentar nya, dia secara tegas menyebut Rico telah di rampok secara keputusan.

Kata nya Rico memenangkan pertarungan secara moral, dia menilai lebih aktif

dan konsisten menekan menguasai ritme di banyak fase laga, penghentian di ronde 11 tidak hanya kontroversial tapi menghapus peluang hasil yang lebih adil di ronde terakhir.

4. DEVIN HANEY: “SAYA RASA ITU TERLALU CEPAT”.

Devin Haney juga ikut dalam barisan yang mempertanyakan keputusan wasit, meski tidak memberikan analisis panjang inti nya dia merasa penghentian di lakukan terlalu cepat, dia melihat Usyk memang unggul, tapi belum tentu akan selesai saat itu juga.

Haney menempatkan diri nya di posisi netral namun tetap mengakui ada ruang kontroversi dalam keputusan tersebut.

5. CANELO ALVAREZ: “SINGKAT TAPI TIDAK MENOLAK KONTROVERSI”.

Canelo tidak terlalu panjang dalam reaksi nya tetapi sama, dia menyebut laga ini menarik, tidak secara tegas menyetujui atau menolak stoppage lebih pada sikap tidak yakin itu penghentian sempurna.

Dalam posisi elite fighter, jawaban Canelo Alvarez biasa nya singkat tapi cukup untuk memperkuat perdebatan bahwa pertarungan ini memang tidak sepenuh nya clean-cut.

6. EDDIE HEARN: “IT WAS A POOR STOPPAGE”.

Eddie Hearn menjadi salah satu promotor besar yang paling tegas, dia menilai

Rico sedang dalam posisi kompetitif

tidak menerima banyak damage signifikan di momen akhir dan penghentian terjadi terlalu cepat.

Namun Hearn juga mengakui Usyk tetap punya peluang menang jika laga di lanjutkan namun keputusan wasit merusak potensi akhir pertarungan yang seharus nya bisa berjalan lebih jelas.

7. DON CHARLES: “INI INJUSTICE YANG JELAS”.

Don Charles membawa kritik yang lebih emosional dan keras, dia menyebut ini sebagai ketidakadilan dalam ring,

Rico seharus nya di beri kesempatan sampai akhir.

Dia juga menyoroti bell sudah berbunyi atau hampir berbunyi saat stoppage

petarung masih dalam kondisi sadar

dan keputusan wasit mengubah arah hasil secara tidak ideal, Charles bahkan memperingatkan bahwa keputusan seperti ini bisa merusak kredibilitas tinju jika terus terjadi di level tertinggi.

8. TURKI ALALSHIKH: “SAYA INGIN REMATCH”.

Tokoh utama event ini juga tidak tinggal diam, Turki Alalshikh secara terbuka menyatakan dia tidak puas dengan stoppage menganggap keputusan tersebut tidak ideal kata yang sama dengan Don Charles.

Dia secara langsung membuka pintu rematch dan menyiratkan Rico layak mendapat satu kesempatan lagi, 

ini menjadi tanda kuat bahwa kontroversi tidak akan berhenti di satu malam saja.

9. CARL FROCH: “USYK MENANG, TAPI TIDAK TERLIHAT DOMINAN”.

Carl Froch memberikan analisis paling teknis dan tajam, menurut nya Usyk memang menang secara resmi tapi tidak tampil dominan seperti biasa nya.

Rico membuat nya bekerja jauh lebih keras dari perkiraan, Froch menyoroti beberapa hal penting bahwa Usyk terlihat kesulitan menemukan ritme, di beberapa ronde bahkan bisa saja jatuh ke Rico

Usyk baru benar benar menekan tombol di akhir laga.

Namun dia juga mengakui ketika Usyk meningkatkan intensitas perbedaan level tetap terlihat dan itu yang akhir nya menentukan hasil, kata nya Usyk tetap elite tapi laga ini membuka pertanyaan soal usia dan performa jangka panjang nya.

Yang tak kalah seru ketika duel itu masuk ke mode wawancara antara Rico dan Usyk, tak lama kemudian Agit Kabayel petinju Jerman yang sudah lama menunggu perebutan gelar dan sudah menjadi mandatory langsung menantang Usyk di depan nya.

Kabayel dengan tegas berkata mari kita segera laksanakan pertarungan ini di Jerman, lalu Usyk menjawab No problem bro, tergantung organisasi ini akan di lanjut kemana.

Saat ini para penggemar masih penasaran apa yang di ambil keputusan Usyk, di satu sisi dia menyerahkan semua ke organisasi dan Turki alalsikh menginginkan rematch di masa depan melawan Rico.

Bagaimana menurut kalian? Apakah Kabayel segera mendapat kesempatan itu atau Usyk keburu pensiun karena sudah 39 tahun?

#OleksandrUsyk #RicoVervoehen #WBC

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top