Headline

Canelo Alvarez Di Tantang Janibek Unifikasi Bulan Mei 2027

Canelo di tantang Janibek di bulan Mei 2027

Rencana Saul Canelo Alvarez untuk menutup karir nya di Meksiko mendapat respons dari Janibek Alimkhunly, petinju Kazakhstan ini menawarkan diri menjadi lawan nya dalam pertarungan unifikasi yang ingin di gelar pada bulan Mei.

Canelo mengungkapkan keinginan nya agar pertarungan terakhir berlangsung di tanah kelahirannya, berbicara dengan ESPN, juara dunia 4 kelas itu mengatakan masih merasa mampu bertarung lebih lama tetapi mulai memikirkan sejumlah tujuan lain di luar tinju.

Dia memperkirakan mungkin masih memiliki 4 atau 5 pertarungan sebelum gantung sarung tinju, pria asal Guadalajara itu ingin tampil di Estadio Azteca Mexico City, stadion yang memiliki atmosfer luar biasa bahkan sudah membayangkan bertarung di tempat tersebut ketika sebelum nya datang sebagai penonton untuk mendukung tim nasional Meksiko di Piala Dunia.

Rencana nya bukan angan-angan semata, Canelo mengatakan telah terjadi pembicaraan awal dengan Emilio Azcarraga pemilik Club America yang menggunakan Estadio Azteca sebagai markas, mereka sudah melakukan panggilan melalui Zoom untuk membahas menggelar pertarungan di stadion ikonik tersebut pada masa mendatang.

Di tengah pembicaraan mengenai kemungkinan laga terakhir Canelo itu, Janibek Alimkhunly muncul membawa tawaran, The Ring mengunggah foto Canelo dengan tulisan yang menggambarkan pertarungan terakhir di Meksiko sebagai penutup sempurna bagi salah satu petinju terbaik sepanjang masa.

Tantangan Janibek untuk Canelo
Sumber: Janibek via X

Janibek kemudian menandai unggahan tersebut di X dan langsung menawarkan pertarungan.

“Saya memiliki banyak penggemar Meksiko, saya mencintai Meksiko, anda dan saya akan segera sama aama memiliki sabuk juara, mari kita unifikasi gelar kita pada Mei, beri tahu saya ketika Anda siap dan saya selalu siap.”

Janibek saat ini sudah berada di ke kelas menengah super, dia di tunjuk sebagai penantang wajib Hamzah Sheeraz untuk gelar WBO, namun sang juara memilih mengosongkan sabuk setelah Queensberry memenangkan purse bid untuk pertarungan mereka dengan nilai $1.001.809.

Tantangan Janibek pada Canelo bukan datang dari petinju yang masih bertahan di kelas menengah, dia sudah menyatakan membangun karir di 168 pound, kelas yang menjadi rumah Canelo yang sebagian besar periode kejayaan nya.

Akhir bulan ini Canelo masih memiliki pekerjaan besar yang harus di selesaikan, pada 31 Oktober dia akan menghadapi Christian Mbilli di Riyadh Arab Saudi dalam perebutan gelar WBC, pertarungan tersebut akan menjadi penampilan pertama setelah kekalahan nya dari Terence Crawford pada September 2025.

Mbilli bukan lawan yang bisa di lewati begitu saja, petinju kelahiran Kamerun masih belum terkalahkan dengan rekor 29-0-1 dan 24 kemenangan KO, Canelo sendiri sudah mengingatkan bahwa Mbilli akan menghadapi level yang berbeda ketika berhadapan dengan nya.

Jika Canelo mampu melewati Mbilli dan melanjutkan rencana empat atau lima pertarungan terakhir nya, peluang pertarungan besar di Meksiko akan semakin terbuka dengan satu nama yang sudah terbuka menyatakan siap.

Belum ada tanda bahwa Canelo telah menerima tantangan tetapi jika kedua nya sama-sama berhasil mengamankan sabuk duel mereka bisa berubah dari tantangan di media sosial menjadi salah satu kandidat pertarungan besar untuk mengisi rencana akhir karir sang bintang Meksiko.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top