Underdog Frank Sanchez Hancurkan Mimpi Richard Torrez jr KO Ronde Ke 2

Frank sanchez KO brutal Richard Torrez jr ronde ke 2

Kelas berat kembali di kejutkan oleh hasil tak terduga, Frank Sanchez petinju Kuba yang datang tanpa unggulan sukses merusak rencana besar Richard Torrez Jr lewat kemenangan KO brutal yang membuat arena di Giza terperangah.

Yang awal nya di prediksi akan menjadi panggung kebangkitan Torrez menuju perebutan gelar dunia malah Sanchez hadir sebagai penghancur mimpi.

Pertarungan ini merupakan eliminator menuju sabuk kelas berat IBF milik Oleksandr Usyk, banyak pihak meyakini Torrez akan melewati ujian ini dengan mudah, rekor nya yang masih belum tercoreng di tambah dengan gaya bertarung garang dan status nya sebagai salah satu prospek terbaik amerika membuat nama nya lebih di jagokan di banding lawan nya, namun di atas ring prediksi itu buyar.

Sejak bel pembuka di bunyikan Richard Torrez Jr melancarkan jab kanan, petinju kidal asal Tulare itu segera memepet Sanchez dengan kombinasi tangan kiri cepat, strategi itu sempat membuat mundur dan bertahan di awal laga hanya sesekali menggertak balik .

Torrez mencoba memaksa pertarungan berjalan dalam tempo tinggi agar tidak ada peluang bagi Sanchez menutup rapat pertahanan nya, dengan postur yang lebih pendek dia berusaha masuk ke jarak dekat untuk melancarkan serangan beruntun.

Akan tetapi di balik itu Frank Sanchez ternyata mempunya jebakan yang di siapkan.

Memasuki ronde ke 2 Torrez kembali maju, saat dia masuk terlalu dalam dengan posisi kepala sedikit menunduk Sanchez melihat peluang itu dan seketika petinju Kuba itu melepaskan uppercut kanan telak menghantam wajah kanan sampai terkapar.

Richard Torrez Jr jatuh telentang dengan kondisi terpukul, dia berusaha keras berdiri namun kembali ambruk tak kuat menahan berat nya pukulan itu.

Suasana arena berubah drastis ketika para penonton menyadari bahwa laga telah selesai hanya dalam hitungan hitunan menit, dari sudut Torrez terlihat terbaring sambil menatap langit giza dengan latar piramida mesir yang megah, ini menjadi salah satu KO paling mengejutkan dalam persaingan kelas berat tahun ini.

Kemenangan tersebut membuktikan bahwa Frank Sanchez bukan petinju pelengkap, selama ini nama nya memang kalah populer di banding para bintang besar lain tetapi kualitas teknik dan pengalaman Sanchez ternyata masih sangat berbahaya untuk siapa pun.

Usai pertarungan Sanchez mengungkapkan bahwa uppercut tersebut memang sudah di persiapkan sejak awal latihan.

Menurut nya sang pelatih terus mengingatkan bahwa Torrez memiliki kebiasaan masuk menyerang dengan posisi kepala terbuka, karena itulah Sanchez di minta terus mencari peluang untuk melepaskan senjata itu dan trik itu terbukti berjalan sesuai harapan.

Usai pertarungan Frank Sanchez tidak membuang waktu untuk mengincar target berikut nya, dia langsung memanggil nama Oleksandr Usyk sang juara dunia yang saat ini masih memegang sabuk IBF setelah sukses menumbangkan Rico Verhoeven di partai utama.

Sanchez menyatakan diri nya siap menghadapi Usyk kapan pun pertarungan itu bisa di wujudkan, ini membuat posisi Sanchez dalam persaingan semakin kuat.

Kini rekor nya menjadi 26 kemenangan dan hanya satu kekalahan dengan 19 kemenangan di raih lewat KO, satu satu nya kekalahan itu datang saat menghadapi Agit Kabayel.

Meski begitu jalan menuju Usyk seperti nya masih belum mudah, walaupun memenangkan eliminator IBF Sanchez kemungkinan tidak akan langsung mendapatkan kesempatan perebutan gelar dunia, saat ini urutan mandatory challenger di masih melibatkan beberapa organisasi lain.

WBC dan WBA di sebut berada lebih dulu dalam antrean untuk menentukan lawan wajib Usyk, arti nya Frank Sanchez mungkin harus menunggu cukup lama sebelum mendapat peluang naik ring melawan sang juara asal ukraina itupun jika dia tidak pensiun karena saat ini sudah 39 tahun.

Menurut penulis sendiri Sanchez mungkin akan lebih dulu menghadapi petinju papan atas lain untuk menjaga posisi nya, dengan performa seperti saat melawan Torrez jelas dia tidak bisa lagi di anggap sebelah mata.

Bagi Torrez kekalahan ini memang menjadi pukulan berat namun di sini selalu penuh resiko, satu kesalahan bisa mengubah seluruh arah karir, dia harus menerima kekalahan profesional pertama nya dengan rekor 14 kemenangan dan satu kekalahan termasuk 12 kemenangan KO.

Saat ini usia Torrez masih cukup muda untuk bangkit, pengalaman menghadapi petinju licin dan berpengalaman seperti Frank Sanchez bisa menjadi pelajaran bagi perkembangan ke depan.

#Franksanchez #RichardTorrezjr #KelasBerat

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top