Legenda hidup Filipina, Manny Pacquiao kembali mencatat pencapaian di luar ring tinju, mantan juara 8 divisi ini baru saja menerima gelar doktor dari Philippine Normal University (PNU), tapi ada satu hal yang perlu di pahami, gelar yang di terima nya bukan doktor akademik yang diperoleh setelah menjalani program pendidikan doktoral seperti mahasiswa pada umum nya.
Pacquiao menerima gelar Doctor in Physical Education and Sports Honoris Causa, istilah ini berarti gelar yang di berikan sebagai bentuk kehormatan atau penghargaan dan dia tidak sedang menyelesaikan pendidikan S3 di PNU untuk memperoleh gelar tersebut.
PNU secara resmi menganugerahkan gelar itu kepada Pacquiao pada 16 September 2026 dalam rangkaian perayaan ulang tahun ke-125 nya, mereka menyebut nya sebagai gelar doktor kehormatan pertama mereka dalam bidang Physical Education and Sports.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai pengakuan atas pencapaian Pacquiao di dunia olahraga serta kontribusi nya dalam membangun kebanggaan nasional Filipina, gelar doktor yang sekarang melekat pada nama nya tidak berarti baru saja menyelesaikan pendidikan doktoral di bidang pendidikan jasmani dan olahraga.
Mundur ke belakang perjalanan pendidikan Pacquiao sebelum menerima penghargaan ini, dia tumbuh dari keluarga yang kekurangan, harus meninggalkan bangku sekolah karena kondisi ekonomi keluarga nya.
Pada 2007 ketika sudah menjadi petinju terkenal, Pacquiao kembali mengejar pendidikan menengah dengan mengikuti Accreditation and Equivalency Test, ujian yang di sediakan Departemen Pendidikan Filipina untuk mereka yang tidak menyelesaikan pendidikan formal dan kemudian menerima ijazah, kalau di samakan dengan sistem pendidikan Indonesia, jalur yang di tempuh nya kurang lebih sama dengan pendidikan Paket C atau setara SMA.
Saat itu Departemen Pendidikan Filipina juga menjadikan Pacquiao sebagai salah satu figur yang di anggap dapat menginspirasi anak anak yang terpaksa berhenti sekolah akibat kondisi sulit.
Perjalanan pendidikannya tidak berhenti setelah mendapatkan ijazah sekolah menengah, pada 2008 Pacquiao mengambil pendidikan bisnis di Notre Dame of Dadiangas University, tapi catatan pendidikan nya kemudian berlanjut hingga dia mendapatkan gelar sarjana dari University of Makati.
Pada Desember 2019, Pacquiao di nyatakan lulus dengan gelar Bachelor of Arts in Political Science Major in Local Government Administration, inti nya dia memang memiliki gelar sarjana akademik tapi berbeda sifat nya dengan doktor kehormatan yang baru di terimanya.
Perjalanan itu masih berlanjut, pada 27 Agustus 2022, Pacquiao menghadiri wisuda Philippine Christian University (PCU) dan menerima gelar Master in Management Major in Public Administration.
PCU sendiri mengonfirmasi bahwa Pacquiao menyelesaikan program master itu dan menghadiri upacara wisuda ke-79 universitas di Philippine International Convention Center, sebelum menerima doktor kehormatan pada 2026 ini dia memang telah menempuh pendidikan tinggi hingga jenjang master.
Tetapi ada perbedaan antara gelar master tersebut dengan gelar doktor yang baru di terimanya ini, master Pacquiao merupakan gelar akademik yang diperoleh setelah menyelesaikan program pendidikan sedangkan doktor yang di berikan PNU merupakan gelar kehormatan atau honoris causa.
PNU sendiri secara konsisten menyebut nya sebagai honorary degree dan menjelaskan bahwa penganugerahan itu merupakan bentuk penghormatan terhadap pencapaian serta kontribusi nya.
Pacquiao juga tidak hanya menerima diploma dalam seremoni, setelah penganugerahan dia mengambil sumpah sebagai honorary alumnus PNU, dalam pidato nya juga menekankan penting nya pendidikan dan olahraga dalam membentuk karakter untuk terus melayani dan menginspirasi generasi berikut nya.
Dari seseorang yang pernah meninggalkan sekolah karena kemiskinan, kemudian kembali mendapatkan ijazah sekolah menengah, melanjutkan pendidikan hingga memperoleh gelar sarjana dan master, Pacquiao kini menerima penghargaan akademik kehormatan dari salah satu institusi pendidikan penting di negara nya.
Dari unggahan nya di media sosial pribadi nya, Pacquiao mengucapkan rasa terima kasihnya karena sudah di berikan gelar doktor juga memberikan semangat bagi anak muda untuk terus semangat pantang menyerah.
“Sungguh sebuah berkat dan momen yang sangat membuat saya rendah hati. Terima kasih kepada Philippine Normal University yang telah menganugerahkan kepada saya gelar Doctor in Physical Education and Sports Honoris Causa, hidup penuh dengan kejutan, siapa yang menyangka, ini menjadi pengingat bahwa tidak peduli dari mana kita memulai kehidupan, teruslah percaya, teruslah bekerja keras, tetap rendah hati, dan jangan pernah menyerah, kepada semua anak muda yang memiliki impian besar, teruslah melangkah, awal perjalanan kalian tidak harus menentukan tujuan akhir, ketika kesuksesan datang, buatlah kesuksesan itu lebih bermakna dengan menggunakannya untuk mengangkat kehidupan orang lain, terima kasih kepada keluarga besar PNU atas sambutan hangat dan penghargaan istimewa ini, segala kemuliaan hanya bagi Tuhan!”
Urusan di dalam ring sudah tidak usah lagi di ragukan pencapaian nya, setelah mengatakan pensiun usai kalah dari Yordenis Ugas pada 2021, kemudian comeback melawan Mario Barrios dalam perebutan gelar WBC sayang nya berakhir draw.
Setelah itu dia tidak lagi naik ring walaupun ada beberapa kabar akan melakukan eksibisi dengan rival nya Floyd Mayweather juga lawan Ruslan Provodnikov tapi sampai hari ini belum terlaksana, yang paling terbaru Pacquiao seolah memberi harapan pada penggemar saat wawancara di rusia mengatakan tunggu pertarungan berikut nya, entah akan kembali lagi atau memang akan total menggantung sarung tinju mengingat usia nya sudah tidak muda lagi.









