Headline

Spencer Brown: Agit Kabayel Akan Kembalikan Kejayaan Tinju Jerman

Brown yakin Kabayel akan kembalikan kejayaam tinju Jerman

Spencer Brown punya peluang besar bagi Agit Kabayel, dia ingin juara kelas berat WBC itu menjadi wajah kebangkitan tinju Jerman setelah negara nya cukup lama kehilangan sosok yang mampu menggerakkan publik seperti era Klitschko bersaudara.

Di Awal Brown mulai bekerja sama, situasi nya jauh dari gemerlap, waktu itu Kabayel kesulitan mendapatkan lawan, sebagai manajer nya dia mengambil resiko dengan memasangkan nya melawan Arslanbek Makhmudov yang saat itu menempati peringkat 4 dunia di kenal salah satu petinju kelas berat paling menakutkan.

Kabayel menjawab kepercayaan itu dengan kemenangan setelah berulang kali menjatuhkan nya lewat pukulan body, dari sana karir nya terus menanjak, tak lama Frank Sanchez menjadi korban, meringis kesakitan usai ulu hati juga rusuk nya terus di berondong kedua tangan nya.

Tyson Fury juga melihat kemampuan Kabayel sejak awal, Brown mengenang kalau mantan juara WBC itu mendorong nya untuk menangani karena yakin ada sesuatu yang bisa di kembangkan dari petinju Jerman tersebut.

Brown lalu membawa proyek itu bersama Frank dan George Warren, mereka tidak hanya mengejar gelar tetapi juga ingin membuat publik Jerman kembali antusias terhadap tinju.

“Sejak hari pertama saya bertemu Agit, perjalanan kami sudah panjang, saya mengatakan kepada Frank Warren dan George Warren, ‘Kami akan mengambil kembali tinju Jerman, kata Brown pada Box Nation, Kami mau menghidupkan kembali tinju Jerman melalui anak ini, Saya juga mengatakan kepada Turki Alalshikh bahwa anak ini akan menghidupkan kembali scene tinju di negara nya, “

Kabayel mendapat sambutan besar ketika kembali tampil di negara nya, pertandingan pertama nya melawan Damian Knyba terjual habis, Brown menyebut atmosfer malam itu salah satu yang terbaik yang pernah dia rasakan di arena tinju.

Respons penonton semakin besar pada pertarungan Kabayel melawan Nelson Hysa, penjualan tiket mencapai 25.000 hanya pada hari pertama bahkan berharap jumlah di stadion bisa menyentuh 40.000.

Brown yakin dengan karakter Kabayel karena tidak memilih lawan berdasarkan ukuran tubuh, sedangkan kemenangan atas petinju Polandia yang baru saja mengalahkan Andy Ruiz Jr memperlihatkan kemampuan nya menghadapi kelas berat dengan jangkauan panjang, usai laga petinju 34 itu mengaki kecewa karena tidak berhasil menghentikan nya lebih awal.

Nama Tyson Fury kemudian ikut masuk mengenai masa depan Kabayel, mereka berada di bawah manajemen Brown dan sama-sama memiliki hubungan dekat dengan nya, dia berharap pertarungan itu tidak pernah terjadi.

“Tentu mereka berdua bisa bertemu karena mereka adalah petarung, tapi secara pribadi saya tidak ingin melihat nya, sama sekali tidak, saya menyukai mereka berdua. Saya sudah bersama Tyson dalam waktu yang sangat lama, dia bukan hanya orang yang saya kelola dan bantu promosikan, dia juga teman dekat saya dan sangat menghormati nya, sama dengan Agit, kami juga berteman, saya tidak ingin melihat mereka bertarung satu sama lain.”

Kabayel kini punya sesuatu yang tidak di miliki nya ketika Brown pertama kali datang yaitu gelar dunia, nama besar dan dukungan penonton di negara nya sendiri, jika terus menang dan puluhan ribu orang tetap datang ketika bertanding di Jerman, maka pusat kebangkitan pasar tinju kelas berat di sana akan menjadi kenyataan.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top