Pertarungan wajib Dmitry Bivol melawan Callum Smith memasuki situasi genting, bila kedua kubu gagal mencapai kesepakatan dalam batas waktu yang di berikan, duel perebutan gelar WBO kelas berat ringan itu akan masuk ke purse bid pada 27 Agustus 2026.
Perkembangan terbaru ini di sampaikan langsung oleh Presiden WBO Gustavo Olivieri melalui akun X miliknya, dalam pembaruan tersebut, komite Kejuaraan WBO memberikan perpanjangan terakhir hingga 20 Agustus kepada pihak Bivol dan Smith untuk mencapai kesepakatan mengenai pertarungan mandatory.

Jika sampai tenggat tidak ada kesepakatan proses purse bid akan digelar pada 27 Agustus di San Juan Puerto Rico, dengan begitu masa depan pertarungan ini memiliki batas waktu yang sangat jelas.
Situasi ini merupakan kelanjutan dari keputusan WBO yang sebelum nya telah memerintahkan kedua kubu untuk melakukan negosiasi, pada 6 Juli WBO secara resmi memerintahkan di mulai nya pembicaraan antara Bivol selaku juara dunia dan Smith sebagai pemegang gelar interim sekaligus mandatory challenger, kedua pihak pada awal nya di berikan waktu 20 hari untuk mencapai kesepakatan.
Tujuan nya juga sudah jelas sejak awal, pertarungan ini di maksudkan untuk menyelesaikan kewajiban mandatory Bivol sekaligus mengakhiri status gelar interim Smith sesuai kebijakan WBO yang menginginkan satu juara dunia di setiap divisi tapi kesepakatan belum tercapai hingga batas waktu awal.
WBO tidak akan memperpanjang proses negosiasi lagi dan akan melanjutkan nya melalui mekanisme purse bid, itu berarti promotor yang bersedia memberikan penawaran terbaik akan memiliki kesempatan untuk mendapatkan hak promosi.
Pertarungan ini tidak hanya duel antara dua petinju papan atas yang sedang mencari lawan, Smith sudah berada dalam posisi wajib untuk menghadapi Bivol, dia merebut gelar interim WBO kelas light heavyweight setelah mengalahkan Joshua Buatsi pada Februari 2025 memenangkan pertarungan melalui keputusan juri.
Dalam dokumen resmi organisasi Smith di sebut sebagai WBO Interim Champion sekaligus designated mandatory challenger untuk Bivol, karena itu pertarungan melawan Smith sebenar nya sudah menjadi bagian dari kewajiban Bivol sebagai juara WBO.
Bivol sendiri akhir nya kembali bertarung pada 30 Mei setelah periode panjang tanpa pertandingan, juara asal Rusia itu menghadapi Michael Eifert menang lewat keputusan mutlak dengan skor 120-107, 120-107 dan 120-107.
Sebelum nya Bivol sempat di kabarkan ada rencana pertarungan lain termasuk kemungkinan trilogi melawan Artur Beterbiev.
Pada Juli lalu, The Ring melaporkan bahwa Eddie Hearn menyebut Bivol dan tim nya menginginkan pembicaraan untuk mewujudkan trilogi, pada saat yang sama dia harus berhadapan dengan kewajiban mandatory terhadap Smith jika ingin mempertahankan sabuk WBO.
Sekarang permasalahan nya adalah tidak lagi Bivol dan Smith akan bertarung, tetapi apakah kedua kubu dapat menyepakati pertarungan sebelum 20 Agustus, jika bisa laga akan berjalan melalui kesepakatan promotor kalah gagal WBO sudah menyiapkan tanggal dan lokasi nya.
Baca juga:
#DmitryBivol #CallumSmith #WBO









