Akhir nya duel yang bikin penasaran selama berbulan bulan sudah berakhir, tidak ada yang menyangka Oleksandr Usyk bakal di paksa masuk ke salah satu malam paling sulit dalam karir nya oleh legenda kickboxing Rico Verhoeven, itulah yang terjadi di bawah bayangan Piramida Giza Mesir.
Selama hampir 11 ronde penuh, Rico membuat juara kelas berat terbaik dunia ini terlihat manusia biasa, Usyk kebingungan bahkan nyaris kalah angka sebelum akhir nya menyelamatkan diri lewat satu uppercut di detik terakhir ronde ke-11.
Oleksandr Usyk berlutut di atas ring sambil berdoa setelah lolos dari sesuatu yang hampir menjadi bencana terbesar nya.
Sebelum duel di mulai banyak orang mengira ini cuma pertunjukan biasa karena nama Usyk terlalu besar dan pengalaman tinju nya terlalu tinggi, sedangkan Rico datang dari ring lain dengan satu duel profesional sebelum nya yang bahkan terjadi lebih dari satu dekade lalu.
Seharus nya tidak seimbang tapi semua teori itu langsung berantakan begitu ronde pertama di mulai.
Rico tidak datang untuk jadi samsak hidup tapi untuk perang, tubuh besar nya langsung menekan Usyk melepaskan pukulan dengan tenaga penuh tanpa rasa takut sedikit pun, awal nya penonton sempat tertawa saat mendaratkan pukulan kanan keras di ronde pertama.
Tapi tawa itu perlahan hilang karena Rico terus melakukan nya, semakin lama suasana mulai berubah aneh, orang yang hadir di dalam arena mulai sadar kalau Usyk sedang berada dalam masalah.
Biasa nya Usyk seperti komputer di atas ring membaca lawan perlahan, mengubah ritme lalu mengambil alih pertarungan sampai lawan nya tak bisa menemukan peluang untuk melepas serangan namun Rico tidak memberi nya kesempatan, dia tidak peduli reputasi sang juara dengan terus menempel dan memaksa duel berjalan kasar.
Beberapa kali Usyk mencoba masuk dengan kombinasi cepat tapi Rico malah membalas sambil terus maju seperti truk, yang paling mengejutkan stamina Rico ternyata tidak habis.
Mungkin orang mengira dia akan kelelahan setelah ronde awal pertarungan nya sangat tinggi ternyata tidak, masuk ronde tengah Rico masih terus menekan membuat Usyk mundur menutupi wajah nya seolah kehabisan insting nya untuk mengimbangi serangan.
Ronde terus berjalan komentator mulai panik, fans di media sosial mulai ribut karena skenario yang awal nya di anggap mustahil mulai terlihat nyata, Rico bisa saja menang bahkan setelah masuk ronde 9 kemungkinan unggul di kartu juri, dia terus menghujani Usyk dengan pukulan lurus dan volume serangan yang tidak berhenti.
Usyk masih mendaratkan pukulan tapi dia tidak mampu menghentikan momentum Rico, mungkin yang membuat penggemar khawatir sekarang adaalh usia nya yang sudah 39 tahun, di sini dia beberapa kali terlihat lambat.
Dia masih pintar dan gesit tapi tubuh nya tidak lagi secepat dulu, sebalik nya Rico terlihat semangat nya tak pudar, semakin lama duel berjalan prediksi kejutan terbesar dalam sejarah seperti nya semakin dekat.
Kemudian datang momen yang menyelamatkan itu semua, hanya beberapa detik tersisa di ronde ke 11 Usyk akhir nya menemukan peluang, satu uppercut kanan keras meluncur tepat ke dagu Rico membuat nya tersungkur di bawah tali, dia berdiri di pojok dan wasit memberi arahan untuk kembali memasang pelindung gigi nya yang terlepas.
Usyk langsung tahu ini kesempatan terakhir nya, dia langsung menyerbu seperti orang yang tahu karir nya sedang di ujung tanduk melepas kombinasi tanpa henti tanpa balasan Mark Lyson segera masuk menghentikan pertarungan.
Penghentian itu terjadi hanya beberapa detik sebelum ronde selesai, di pinggir ring kubu Rico protes karena merasa dia pantas di beri kesempatan sampai bel akhir karena waktu tinggal sedikit.
Menurut pandangan penulis, keputusan wasit memang tepat karena Rico tidak mampu bergerak menghindar paling tidak masih memberi balasan pukulan sampai bel akhir, protes ini sebetul nya reflek karena kecewa, padahal jika di lihat raja kickboxing itu terpojok hanya bertahan dengan dobel cover nya, ini alasan yang tak bisa di bantah atas keputusan tersebut.
Rico sendiri mengaku merasa duel di hentikan terlalu cepat, ini alasan nya saja untuk meramaikan perbincangan seolah wasit berat sebelah, padahal dia sebagai petarung yang sudah lama di puncak tau mana yang perlu di hentikan atau tidak dan juga paham apa yang harus di lakukan agar wasit tidak mengambil keputusan.
“Tentu saya pikir itu terlalu cepat tapi keputusan ada di tangan wasit kata Rico usai laga.”
Meski kalah Rico meninggalkan arena tanpa wajah babak belur, situasi ini mengingatkan banyak orang pada Francis Ngannou yang hampir mengejutkan dunia karena menjatuhkan Tyson Fury, beda nya kali ini Rico terlihat lebih dekat menuju kemenangan.
#OleksandrUsyk #RicoVerhoeven









