Cidera Tony Yoka Ubah Rencana, Murat Gassiev Kini Hadapi Peter Kadiru.

Peter Kadiru lawan baru Gassiev setelah Yoka cidera

Rencana duel Murat Gassiev melawan Tony Yoka akhir nya batal terwujud setelah sebelum nya kedua petinju di pastikan bertemu dalam laga perebutan gelar kelas berat WBA di Moskow, Yoka harus mengundurkan diri akibat cidera.

Kondisi ini memaksa penyelenggara bergerak cepat mencari lawan baru agar pertarungan utama tetap berlangsung sesuai jadwal pada 11 Juli.

Kesempatan itu jatuh ke tangan Peter Kadiru petinju berkebangsaan Jerman dan akan langsung menghadapi tantangan terbesar dalam karir nya mencoba merebut sabuk juara dunia.

Kadiru 29 tahun bukan nama asing di kancah tinju Eropa, dia datang dengan rekor 23 kemenangan 13 KO dan sekali menelan kekalahan pada 2022 di rusak oleh Marcos Antonio Aumada lewat KO ronde pertama, bagi Gassiev pergantian lawan memang memaksa nya melakukan penyesuaian dalam waktu singkat tapi mantan juara dunia dua divisi itu mengaku tetap siap mempertahankan gelar nya di hadapan publik sendiri.

Perubahan lawan merupakan bagian yang tidak bisa di pisahkan dari olahtaga ini sehingga seorang juara harus mampu beradaptasi dengan situasi apa pun dan sampai lengah karena lawan pengganti kadang memberikan kejutan tak terduga.

Gassiev juga menilai Peter Kadiru bukan lawan yang bisa di pandang sebelah mata, dia menyebut penantang nya memiliki postur yang kuat, pengalaman bertanding yang cukup juga latar belakang amatir yang bagus serta pukulan yang berbahaya, karena itu dia memastikan akan tetap tampil dengan persiapan maksimal demi mempertahankan sabuk WBA di Rusia.

Pertandingan ini menjadi pertahanan gelar pertama Gassiev sejak merebut sabuk WBA reguler melalui kemenangan KO atas Kubrat Pulev pada Desember lalu, status nya berubah menjadi juara penuh setelah Oleksandr Usyk melepas gelar ini usai memutuskan fokus ke satu pertarungan lagi untuk menutup alias pensiun.

Meski di unggulkan Gassiev tetap tidak ingin menganggap enteng, bila berhasil melewati hadangan Kadiru petinju asal Rusia itu di perkirakan akan menghadapi tantangan yang lebih besar mungkin akan melakukan unifikasi dengan pemegang gelar lain.

Pandangan penulis salah satu duel yang paling mantap tentu melawan juara WBC Agit Kabayel yang status nya hampir sama sabuk peninggalan dari Usyk, bila terjadi akan menjadi ujian sesungguh nya bagi Gassiev untuk membuktikan bahwa layak di sebut sebagai penguasa baru divisi kelas berat.

Selain laga unifikasi Gassiev juga masih memiliki kemungkinan menjalani pertahanan gelar melawan penantang wajib WBA apabila organisasi lebih dulu memerintahkan mandatory defense, untuk sementara arah karir Gassiev akan sangat bergantung pada keputusan WBA dan negosiasi antar promotor setelah pertarungan melawan Kadiru selesai.

#MuratGassiev #TonyYoka #PeterKadiru

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top