Menang TKO Lagi, Leo Atang Hentikan Williams Ronde 2 Di Amerika Serikat

Leo Atang menang TKO di debut Amerika

Baru 1 bulan yang lalu Leo Atang mengalahkan Fouad Shaili sekarang dia sudah kembali ke ring dalam penampilan perdana nya di Amerika Serikat, petinju berusia 19 tahun itu mengakhiri perlawanan Glen Williams melalui penghentian wasit pada ronde ke 2 yang menjadi partai pendukung Diego Pacheco melawan Immanuwel Aleem di Dignity Health Sports California.

Memasuki pertandingan dengan rekor tak terkalahkan, Atang mengawali duel dengan santai sambil mengamati pergerakan lawan, Williams bisa mengimbangi nya lewat jab dan bertahan lalu mundur, dia sempat memberikan perlawanan saat Atang mendaratkan serangan lewat tangan kanan nya.

Momentum kemenangan mulai terlihat pada ronde ke 2, pukulan hook kiri keras mengenai sasaran membuat Williams terdorong ke arah tali ring, kesempatan langsung di manfaatkan Atang untuk mengalirkan kombinasi, sang lawan hanya bertahan di tali ring tanpa sekalipun membalas.

Tekanan itu membuat posisi Williams tak berkutik, wasit sempat menghentikan sebentar setelah pelindung mulut Williams terlepas, dengan kondisi seperti itu Atang membabi buta tak lama setelah duel di lanjutkan, rentetan pukulan itu akhir nya memaksa wasit menghentikan laga,.

Kemenangan ini menjadi awal yang bagus bagi Atang di panggung tinju Amerika, berada di bawah promosi Eddie Hearn serta mendapat pendampingan manajemen dari mantan juara dunia Sunny Edwards, rekor nya kini menjadi 8 kemenangan tanpa kekalahan dengan 7 di antara nya di raih melalui KO.

Usai laga Atang di wawancarai mengaku puas atas penampilan nya juga mengakui orang amerika tangguh tak mudah di jatuhkan dan senang berada di Los Angeles.

“Rasa nya luar biasa, semua yang saya harapkan terjadi, mulai dari persiapan menuju pertarungan, Los Angeles juga luar biasa, saya senang berkeliling kota ini, saya pasti akan lebih banyak melihat lihat lagi, lalu soal pertarungan nya sendiri, kalian orang Amerika memang tangguh-sulit sekali menghentikan nya, tapi pada akhir nya kami berhasil menyelesaikan nya”.

Eddie Hearn yang berada di samping nya juga di mintai pendapat atas keberhasilan Atang, dia tak hanya memuji kemenangan nya tapi juga tubuh yang bagus seperti batu di pahat.

“Yang bisa saya katakan adalah usia nya baru 19 tahun dan dia sedang menjalani mimpi besar nya, sudah menjalani 8 pertarungan dalam 12 bulan, hidup nya benar benar sedang berada di titik yang sangat indah, lihat saja dia, penampilan nya luar biasa, tubuh seperti di pahat dari batu, kalau bisa memilih saya ingin terlahir kembali sebagai Leo Atang, ucap Hearn”.

Perjalanan ini tentu tujuan nya menuju gelar juara dunia tapi masih banyak proses yang harus di tempuh, dari pihak tim rencana nya adalah terus menambah pengalaman, menghadapi berbagai macam gaya bertarung dan menjalani lebih banyak ronde.

Sebelum duel ini terjadi Hearn mengatakan kepada nya bahwa lawan malam ini memang sedikit berbeda dari sebelum nya.

“Pukulan tangan kanan pertama yang dia lepaskan sekitar 15 detik setelah bel berbunyi biasa nya sudah cukup untuk menjatuhkan sebagian besar petinju di Inggris maupun beberapa petinju Eropa Timur, jadi bagus juga dia menghadapi lawan yang besar, kuat dan tangguh malam ini kata Hearn.”

Leo memiliki semua atribut dan dasar teknik yang di butuhkan untuk menjadi juara dunia kelas berat, jalan nya memang masih panjang, tetapi bila di lakukan dengan benar tidak ada yang tak mungkin di dunia ini.

Ini menjadi pengalaman berharga bagi mantan juara dunia amatir U-19, bisa datang ke tempat merasakan semua pengalaman di Amerika Serikat.

#LeoAtang #GlenWilliams #KelasBerat

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top