Richardson Hitchins tak hanya ingin menjalani debut di kelas welter 147 pon, dia memasang target tinggi setelah memutuskan naik divisi dan bergabung dengan Zuffa Boxing.
Mantan juara dunia IBF kelas ringan ini akan mengejar juara dunia di kelas welter, bahkan Hitchins yakin target itu bisa di wujudkan dalam waktu 12 bulan ke depan yang di sampaikan menjelang pertarungan nya melawan Ricardo Adan Salas yang akan menjadi partai pendukung duel utama Edgar Berlanga versus Steven Butler.
“Saya memang di takdirkan untuk melakukan hal hal besar di olahraga ini, saya ingin menjadi juara dunia lagi, melakukan penyatuan gelar dan membangun warisan karir, saya merasa sangat baik, ini memang kelas yang tepat untuk saya, seharus nya sudah berada di kelas ini sejak lama,” kata Hitchins.
Keputusan Hitchins naik ke kelas ternyata tidak mendadak, dia mengaku sudah lama merasa bahwa tubuh nya lebih cocok bertarung di divisi 147 pon, bertahan terlalu lama di kelas ringan super membuat proses penurunan berat badan semakin berat dari tahun ke tahun, karena itu dia menyambut kepindahan nya dengan penuh antusias.
Hitchins menambahkan seluruh program latihan berjalan sesuai rencana, pernah mengalami beberapa cidera ringan selama pemusatan latihan tapi kondisi nya kini sudah pulih hanya tinggal menjalani timbang badan sebelum naik ke atas ring menghadapi Salas.
“Saya tidak punya alasan apa pun, kondisi fisik saya siap, mental juga oke, sekarang tinggal membuat berat badan dan kemudian tampil sebaik mungkin,” kata nya.
Meski lebih di unggulkan Hitchins menolak meremehkan Ricardo Adan Salas sebab setiap petinju memiliki strategi masing masing ketika memasuki pekan pertarungan, hasil akhir hanya bisa di tentukan setelah kedua petinju saling berhadapan di atas ring.
Bagi nya Salas merupakan lawan yang tepat untuk mengawali karir di kelas welter sekaligus membuka lembaran baru bersama Zuffa Boxing.
“Semoga petinju terbaik yang menang, kami sama sama akan membaca kemampuan saat pertarungan berlangsung,” ujar Hitchins.
Petinju28 tahun itu tidak menutupi ambisi nya menghadapi para petinju elite kelas welter, secara terbuka menyebut beberapa nama yang ingin di hadapi nya dalam waktu dekat, mulai dari Devin Haney juga pemenang duel Ryan Garcia melawan Conor Benn yang di jadwalkan pada 12 september 2026 sampai Teofimo Lopez vs Rolando Rolly Romero.
Dia harus tetap aktif bertanding agar memiliki posisi yang kuat dalam persaingan menuju perebutan gelar dunia.
Karena sebagian nama besar sudah memiliki jadwal bertanding sepanjang tahun ini, Hitchins mengaku kemungkinan besar akan kembali naik ring sekali lagi sebelum 2026 berakhir.
“Saya harus tetap aktif, mungkin lawan berikut nya bukan nama yang di inginkan para penggemar tetapi saya harus terus bertarung agar tetap berada di jalur perebutan gelar.
Dalam kesempatan yang sama Hitchins juga memberikan pandangan nya mengenai duel Benn melawan Garcia karena laga itu akan berlangsung ketat karena kedua petinju memiliki kecepatan dan kekuatan pukulan untuk menghentikan duel sebelum 12 ronde.
Walaupun tidak memihak siapa pun, Hitchins mengakui akan lebih mudah jika Benn keluar sebagai pemenang.
Alasan nya bukan kemampuan di atas ring tapi peluang negosiasi pertarungan di masa depan, Hitchins menilai duel melawan Ryan Garcia akan lebih sulit di wujudkan karena berada di bawah naungan Golden Boy Promotions, selain itu dia juga membuka peluang menghadapi Teofimo Lopez karena kedua nya berada di bawah manajemen yang sama.
“Semoga saja Conor Benn menang, kalau itu terjadi mungkin kami bisa mendorong pertarungan tersebut, begitu juga dengan Teofimo karena kami memiliki manajer yang sama”.
Setelah sukses mempertahankan gelar IBF melalui kemenangan TKO atas George Kambosos Jr pada Juni 2025, Hitchins memilih melepas sabuk juara nya dan mengambil tantangan baru di divisi yang lebih tinggi.
Kini bersama Zuffa Boxing, petinju asal Brooklyn itu berharap perjalanan menuju gelar dunia kedua dapat di mulai dari kemenangan atas Salas dan membuka jalan menuju duel melawan nama besar yang sudah lama masuk dalam daftar incaran nya.
Baca juga:
#RichardsonHitchins #RicardoSalas









