Headline

Reito Tsutsumi Hajar Raymundo Rojas TKO Ronde Ke 2

Tsutsumi hajar Rojas 2 ronde

Raymundo Rojas Garcia tidak mampu bertahan lama ketika berhadapan dengan Reito Tsutsumi dalam pertarungan kelas bulu super di undercard Canelo Alvarez vs Christian Mbilli, dia mengakhiri perlawanan petinju Meksiko tersebut pada ronde ke 2, kecepatan tangan serta ketepatan kombinasi yang di lepaskan petinju Jepang itu membuat Rojas terus berada dalam posisi bertahan sampai wasit memutuskan untuk menghentikan pertandingan.

Tsutsumi sudah memperlihatkan perbedaan kemampuan yang jauh dari awal, dia tidak membutuhkan waktu panjang untuk membaca pergerakan lawan, setiap kali Rojas mencari kelemahan nya Tsutsumi sudah melancarkan serangan, kombinasi yang datang bertubi-tubi membuat nya bertahan.

Duel ini sebenar nya di rancang untuk berlangsung selama 10 ronde, dengan pengalaman profesional sebanyak 19 pertandingan dan catatan 11 KO, Rojas punya bekal yang lumayan untuk memberikan perlawanan, tapi jumlah pertarungan yang lebih banyak tidak artinya ketika harus menghadapi lawan yang lebih cepat dalam melepaskan pukulan.

Tsutsumi juga tidak mengandalkan tekanan tanpa perhitungan, dia mampu mendekati Rojas sambil menjaga jarak dan ketepatan serangan, kesempatan di manfaatkan untuk melancarkan beberapa pukulan sekaligus tidak hanya mengandalkan satu serangan keras, sang lawan lebih sibuk melindungi diri dari pada mencari peluang untuk membalas.

Kecepatan menjadi senjata utama Tsutsumi, Rojas berkali-kali harus menghadapi kombinasi yang datang sebelum dia menyiapkan serangan balasan, memasuki ronde ke 2 keadaan Rojas belum juga membaik, Tsutsumi leluasa melancarkan pukulan, sementara lawan nya belum menemukan cara untuk keluar dari tekanan. 

Serangan demi serangan terus masuk hingga wasit menghentikan pertarungan, kemenangan ini menjadi penghentian ke 5 secara beruntun bagi Tsutsumi yang kini memiliki rekor 6-0, sebelum ini dia juga bertarung di Arab Saudi melawan Alvino Herrera yang di menangkan nya juga ronde ke 2.

Rojas datang dengan pengalaman serta kekuatan pukulan yang semesti nya bisa menjadi tambahan untuk memberikan ancaman, tapi sepanjang pertandingan dia tidak berhasil membuat Tsutsumi berpikir ulang sebelum melancarkan serangan, Rojas hanya mampu mengikuti irama nya.

Tsutsumi sendiri mendapat nilai baik dari cara nya menyelesaikan pertandingan, kemenangan atas lawan yang tidak mampu memberikan banyak perlawanan memang belum cukup untuk mengukur seluruh kemampuan nya, setidak nya tidak membiarkan pertarungan berjalan tanpa arah, sejak ronde pertama dia sudah tahu bagaimana mengambil kendali lalu menutup duel tanpa membuang banyak waktu.

Kemampuan teknis ini tidak hanya di asah dalam Gym tapi Tsutsumi memiliki pengalaman amatir yang cukup kuat, termasuk keberhasilan meraih medali emas di Kejuaraan Dunia Remaja, latar belakang itu terlihat dari ketenangan nya saat menyerang, pemilihan pukulan dan kemampuan nya menyusun kombinasi. 

Pada usia 24 tahun, dia sudah terlihat tidak canggung tampil di panggung megah, tapi ada yang belum banyak terjawab dari kemenangan singkat ini, Tsutsumi belum mendapat kesempatan memperlihatkan bagaimana menghadapi pertarungan yang berlangsung hingga ronde akhir. 

Ke depan nya Tsutsumi membutuhkan lawan dengan kualitas lebih tinggi, dia harus menghadapi petinju yang tidak mudah di kuasai oleh kecepatan tangan nya, mampu bertahan dari kombinasi sekaligus punya kemampuan untuk membalas serangan karena Rojas tidak mampu memberikan tantangan semacam itu. 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top