Conor Benn Bongkar Rencana KO Jika Bertemu Ryan Garcia dalam 4 Ronde

Conor Benn ungkap rencana KO Ryan Garcia 4 ronde

Conor Benn menunjukkan kepercayaan diri jelang pertarungan besar yang terjadi di bawah bendera Zuffa Boxing, dalam sesi tanya jawab bersama penggemar di Bournemouth Inggris, petinju berjuluk The Destroyer itu secara terbuka mengungkap target nya jika berhadapan dengan Ryan Garcia.

Benn tidak hanya yakin bisa mengalahkan Garcia tetapi juga menegaskan ingin menyelesaikan pertarungan tersebut secepat mungkin menyebut target penghentian laga dalam 4 ronde pertama.

Kata itu muncul ketika seorang penggemar bertanya berapa lama waktu yang di butuhkan Benn untuk menjatuhkan juara WBC itu dan memberikan jawaban yang lugas dan penuh keyakinan.

Saat di tanya soal prediksi menghadapi Ryan Garcia Benn mengaku memiliki motivasi besar untuk membuktikan diri nya masih layak berada di level tertinggi, pertarungan berikut nya bukan tidak hanya tentang mengalahkan lawan tetapi juga menjadi kesempatan semua kerja keras yang telah dia lakukan selama ini.

“Saya punya banyak hal yang harus di buktikan dalam pertarungan ini, bukan hanya kepada semua orang tetapi juga kepada diri saya sendiri,” ujar Benn.

Petinju Inggris berusia 29 tahun itu kemudian menegaskan bahwa akan langsung bergerak tanpa ragu sejak bel pertama di bunyikan.

“Saya akan keluar dengan cepat, menekan nya sejak awal dan mudah mudahan bisa menghentikan nya dalam empat ronde,” lanjut nya.

Salah satu senjata utama Ryan Garcia selama ini adalah hook kiri yang telah menjatuhkan banyak lawan nya namun Benn tidak terlalu memikirkan ancaman tersebut.

Ketika di tanya apakah dia siap menghadapi hook kiri Garcia Benn memberikan jawaban yang menunjukkan mentalitas agresif nya.

“Mereka bilang jangan mengadu hook dengan petinju yang punya hook hebat justru itulah yang akan saya lakukan,” kata Benn.

Ucapan itu menjadi gambaran jelas yang kemungkinan akan dia gunakan jika pertarungan benar terwujud, dia ingin membawa Garcia ke pertarungan terbuka yang mengandalkan tekanan dan pertukaran pukulan keras.

Strategi itu memang sejalan dengan gaya bertarung Benn selama ini, sejak awal karir profesional nya dia di kenal sebagai petinju yang senang maju menekan lawan dan mencari penyelesaian sebelum batas waktu.

Walaupun duel melawan Garcia belum resmi di umumkan nama kedua nya terus di rumorkan dengan berbagai rencana besar yang sedang di siapkan Zuffa Boxing, dalam kesempatan yang sama Benn juga mengisyaratkan bahwa akan ada pengumuman besar dalam waktu dekat, dia mengaku berada di tempat yang tepat untuk mewujudkan pertarungan besar yang selama ini di inginkan nya.

“Saya merasa berada di tempat terbaik untuk membuat pertarungan terbesar terjadi, saya rasa dalam 10 sampai 15 hari ke depan akan ada pengumuman besar,” ungkap Benn.

Ini memicu spekulasi di kalangan penggemar, vanyak yang mulai menghubungkan ucapan itu dengan sejumlah nama besar yang belakangan di kaitkan dengan Zuffa Boxing termasuk Ryan Garcia dan Shakur Stevenson.

Jika benar terealisasi duel Benn kontra Garcia berpotensi menjadi salah satu laga paling seru dalam kalender tinju dunia.

Walaupun Benn terdengar sangat percaya diri nengalahkan Ryan Garcia bukan tugas enteng, king Ry memiliki pengalaman bertarung di level elite dan pernah berbagi ring dengan sejumlah petinju papan atas, kecepatan pukulan, refleks dan kemampuan menyerang dari berbagai sudut membuat nya tetap menjadi ancaman berbahaya.

Selain itu Garcia juga mampu mengubah jalan nya pertarungan hanya dengan satu pukulan terutama melalui hook kiri yang sudah melekat pada nya.

Karena itu jika Benn berhasil menekan Garcia sejak awal peluang meraih kemenangan akan terbuka lebar namun bila tanpa perhitungan dia juga beresiko babak belur dan KO.

Menurut pandangan penulis pernyataan Conor Benn tentang target KO dalam 4 ronde itu terlalu over PD karena menghadapi Ryan Garcia berbeda dengan menghadapi lawan kelas menengah ke bawah yang bisa di tekan tanpa perlawanan lalu menyerah.

Kita tahu Garcia memiliki kecepatan dan daya ledak yang menghentikan duel saat itu juga, maka nya bila pertarungan ini terjadi kunci kemenangan Benn tidak hanya gaya liar nya tapi juga kemampuan nya menjaga disiplin saat menekan lawan, sekali lengah WASSALAM.

Rekor Garcia memang ternoda 2 kali kekalahan TKO dari Gervonta Davis dan angka dari Rolando Romero, tapi di pertarungan terakhir nya melawan Mario Barrios dia sukses merebut WBC setelah sempat menjatuhkan sang juara di ronde 1 dan duel berlanjut sampai 12 ronde penuh dengan mengunci kemenangan lewat UD.

#ConorBenn #RyanGarcia #ZuffaBoxing

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top