Jack Catterall tidak mau kehilangan kesempatan untuk merebut gelar Teofimo Lopez, dia menyatakan siap menghadapi nya pada 11 Desember bertepatan dengan kartu pertandingan Tyson Fury melawan Anthony Joshua di Cardiff Wales.
Catterall menyampaikan tantangan tersebut melalui X, dia yakin bisa mengalahkan Teofimo dan menilai tidak ada alasan bagi kedua petinju untuk tidak bertemu dalam acara besar itu.
“Tidak ada alasan kenapa saya dan Lopez tidak bisa bertarung di kartu Fury vs AJ pada 11 Desember di Cardiff, saya sudah tidak sabar untuk bertarung dan ingat kata-kata saya, saya akan mengalahkan Teo,” tulis Catterall.
Jurnalis tinju Dan Rafael menanggapi usulan itu dengan singkat, menyebut Catterall sedang berkhayal, namun dia tidak menganggap Cardiff sebagai syarat mutlak, yang terpenting adalah mendapatkan pertarungan melawan Teofimo bukan memaksakan duel berlangsung di Inggris.
“Saya sudah bertinju di beberapa kartu Ring terakhir, saya tidak mengerti mengapa itu dianggap khayalan? Saya hanya ingin melawan Teo dan merebut sabuk nya, saya sama sekali tidak peduli di mana pertarungan itu di gelar,” balas Catterall.

Sikap itu membuat tantangan nya bukan mencari keuntungan sebagai petinju tuan rumah, Catterall sudah menyebut tanggal dan acara yang di inginkan nya, tetapi dia juga membuka peluang bertanding di tempat lain, lokasi seharus nya bukan penghalang utama apabila kedua kubu memang ingin menyelesaikan duel tersebut, dia sudah sampai ke Arab Saudi untuk merebut gelar dan sekarang tuntutan nya ingin memegang WBA super milik Lopez.
WBA memerintahkan dua juara kelas welter versi nya untuk saling berhadapan pada 22 September, kedua kubu mendapat waktu hingga 22 Oktober untuk merampungkan negosiasi, bilamana kesepakatan tidak tercapai, Komite dapat memerintahkan lelang promotor atau purse bid dengan persetujuan presiden organisasi, tenggat itu tidak berarti gelar langsung di cabut jika negosiasi gagal, mereka masih harus menentukan tindakan berikut nya sesuai prosedur yang berlaku.
Teofimo masih terus di kabarkan sedang mengejar duel melawan Ryan Garcia untuk paruh pertama 2027, pertarungan tersebut menjadi target nya sebelum perintah WBA mempertemukan nya dengan Catterall muncul, tapi itu hanya rencana belum pasti, karena juara WBC itu juga pernah menanggapi tantangan Isaac Cruz yang mana bila berkenan wajib tahun 2026.
Menghadapi Catterall lebih dahulu tentu membawa resiko tersendiri bagi Teofimo, kekalahan bisa menggagalkan rencana mendapatkan pertarungan besar melawan Garcia sehingga tawaran tampil di panggung besar Cardiff belum tentu cukup untuk membuat nya menerima duel itu.
Bagi Catterall hanya ingin mendapat kesempatan mengalahkan Teofimo dan merebut sabuk nya secara langsung bukan hanya menunggu gelar itu menjadi kosong.
Keinginan Catterall sudah di sampaikan terbuka, apakah Teofimo bersedia menerima pertarungan tersebut masih harus di tunggu, 22 Oktober akan menjadi penentuan untuk melihat apakah kedua kubu mampu mencapai kesepakatan atau WBA perlu membawa proses ini ke tahap selanjut nya.








