Di acara sesi terakhir pertarungan Moses Itauma vs Filip Hrgovic, pelatih kawakan asal Inggris Don Charles hadir langsung untuk mengamati dengan rinci kedua petarung.
Kedatangan nya tidak hanya sebagai penonton, Charles mengaku sekaligus menjalankan tugas nya untuk membaca bahasa tubuh, kondisi psikologis sampi melihat perkembangan calon lawan yang mungkin suatu hari akan berhadapan dengan petarung nya.
Dari pengamatan nya, Charles memberikan penilaian soal peluang Itauma menghadapi Hrgovic dan menyoroti bagaimana kemunculan sang sensasi muda mulai membuat nama Daniel Dubois tersisih dari pembicaraan tentang masa depan kelas berat.
Charles melihat ada perbedaan besar di antara kedua nya, Hrgovic memiliki pengalaman panjang di level tinggi juga usia yang lebih matang, Itauma datang dengan tenaga dan perkembangan mental yang sangat tidak biasa untuk petinju seusia nya.
“Kalau melihat kedua petinju ini, satu membawa pengalaman bertinju yang sangat luas, usia dan kebijaksanaan, di sisi lain, ada Moses muda seorang sensasi yang sejauh ini menghancurkan semua yang di tempatkan di hadapan nya, besok adalah ujian sesungguh nya yang pertama bagi nya. Apakah saya pikir dia akan melewatinya? Ya, saya pikir begitu, kecepatan anak muda ini luar biasa begitu juga pikiran nya, saya pernah dekat dengan nya, dia bukan anak berusia 20 tahun pada umum nya, bahkan ketika masih berusia 15 tahun, dia sudah tidak seperti anak seusia nya, apa yang sudah dia lakukan sampai sekarang luar biasa tetapi besok adalah ujian pertama nya.”
Keyakinan Charles terhadap Itauma tidak hanya karena rekor sebab sudah pernah melihat langsung bagaimana sang petinju muda membawa diri di luar ring dan menilai mental nya sudah sangat kuat.
Charles juga tidak menganggap insiden Itauma mendorong Hrgovic berujung tamparan bukan pertanda buruk karena ketegangan menjelang pertarungan besar memang bisa memicu reaksi spontan dari seorang petinju, kedua nya kini tidak lagi memiliki waktu untuk saling mengintimidasi atau berbicara panjang bahkan menyebut mereka berada dalam kondisi terbaik.
Sebagai pelatih Dubois, dia melihat perkembangan Itauma semakin sering di sebut sebagai calon raja baru divisi heavyweight, nama Dubois mulai kehilangan sebagian sorotan yang sebelum nya mengarah pada sang juara WBO itu.
Pertanyaan dari host yang menyinggung apakah Dubois mulai di lupakan karena publik sudah terlanjur menunjuk Itauma sebagai calon penguasa berikut nya Charles tidak membantah nya.
“ Ya kami melihat dan mendengar semua nya, Daniel sudah teruji dan sudah melalui banyak pertarungan,ihat apa yang sudah dia capai di usia 28 tahun tetapi mereka tidak membicarakan nya, menurut saya dia adalah masa depan tinju kelas berat, terlepas dari fakta bahwa saya adalah pelatih nya, kami hanya bisa melakukan pekerjaan dan terus berjuang, orang-orang berhak memiliki opini mereka, kalau Moses adalah masa depan divisi begitu juga petarung saya yang saat ini adalah juara dunia tiga kali, jadi kami hanya perlu mengurus pekerjaan dan terus bekerja.”
Bila di teliti kata kata Charles tidak bermaksud meremehkan Itauma, dia mengakui bahwa petinju muda ini memang sudah mendapatkan perhatian besar dan layak di sebut sebagai salah satu nama masa depan, tetapi kemunculan nya tidak akan bisa menghapus posisi Dubois.
Dia mengingatkan bahwa Dubois sudah melewati pertarungan berat dan memiliki pengalaman yang tidak bisa di gantikan hanya oleh status sebagai prospek muda, jadi Charles tidak terlalu pusing memikirkan siapa yang sedang mendapatkan sorotan, fokus nya tetap pada pekerjaan Dubois sedangkan Itauma masih harus membuktikan apakah predikat calon raja memang pantas di berikan kepada nya saat menghadapi Hrgovic.
Dubois sendiri juga masih memiliki perjalanan sendiri untuk melakukan rematch melawan Fabio Wardley yang kabar nya terjadi di tahun ini.









