Andres Cortes melanjutkan rekor tak terkalahkan nya setelah mengatasi mantan juara dunia kelas bulu WBC Mark Magsayo dalam duel 10 ronde di Las Vegas.
Cortes menang angka mutlak dengan skor identik 97-93 dari ketiga juri, hasil tersebut membuat petinju berusia 26 tahun dari Fitu memperpanjang rekor nya menjadi 26-0 dengan 13 kemenangan KO, sementara bagi Magsayo kekalahan ini membuat catatan karir nya berubah menjadi 29-3 dengan 19 KO.
Pertarungan ini sebenar nya tidak berjalan semudah yang tergambar dari kartu skor, Magsayo beberapa kali mampu memberikan ancaman tetapi Cortes lebih konsisten dalam mengontrol tempo dan menemukan sasaran.
Sejak awal, kedua petinju langsung terlibat pertukaran pukulan, Cortes kemudian mulai menekan dan membangun keunggulan ketika laga memasuki ronde ronde berikutnya.
Magsayo sempat mendapatkan momen bagus pada ronde kedua, setelah sebelum nya terpeleset dia segera bangkit dan memanfaatkan situasi tersebut untuk melepaskan beberapa pukulan, namun momentum itu tidak bertahan lama karena Cortes kembali mengambil kendali.
Kontroversi kemudian muncul ketika Magsayo kembali jatuh ke kanvas dengan posisi merangkak, kejadian tersebut pada awal nya terlihat seperti slip atau terpeleset, tetapi pukulan ke tubuh mendarat bersamaan dengan jatuhnya Magsayo sehingga wasit memberikan hitungan delapan.
Momen lain terjadi pada ronde ke 3, Magsayo berhasil memasukkan uppercut, kemudian jatuh ke satu lutut setelah terlibat clinch, wasit sempat menganggap nya sebagai knockdown, tetapi keputusan tersebut akhir nya dibatalkan setelah komisi meninjau rekaman video.
Memasuki ronde ke 5 Magsayo mencoba mengubah jalan nya pertandingan dengan tampil lebih liar,nmulai lebih berani membaca pergerakan Cortes dan melepaskan pukulan yang tidak mudah diprediksi ketika lawan nya masuk ke jarak serang.
Cortes tetap lebih efektif, pukulan yang dilepaskan Cortes lebih sering menemukan sasaran dia juga tidak membiarkan Magsayo mempertahankan tekanan terlalu lama.
Pada ronde ke 6 Cortes memilih bertinju dari jarak luar, mengatur tempo dan membuat Magsayo harus terus mengejar, ketika pertarungan berubah menjadi jarak dekat di juga terlihat memiliki keunggulan fisik yang membuat Petinju Filipina itu seperti kehilangan senjata terbaik nya.
Masalah Magsayo semakin terlihat ketika kedua petinju memasuki detik akhir pertarungan, dia kembali terjatuh pada ronde ke 7, lagi-lagi dalam situasi yang lebih menyerupai terpeleset, tidak lama kemudian kejadian serupa kembali terjadi ketika stamina kedua nya mulai terkuras, bedanya Cortes masih sedikit unggul sehingga mampu mempertahankan kontrol atas pertarungan.
Duel berlanjut pada ronde ke 8, Cortes tidak perlu mengambil resiko besar dan menjaga pertarungan tetap berada dalam kendalinya sedangkan Magsayo berusaha mencari arah tembakan untuk mengejar ketertinggalan.
Magsayo akhir nya mendapatkan salah satu momen terbaik menjelang akhir pertarungan ketika dia mendaratkan kombinasi 4 pukulan dengan kuat tetapi serangan tersebut tidak cukup untuk mengubah gambaran besar pertarungan.
Bel akhir berbunyi setelah 10 ronde dan tidak ada kejutan dari meja juri, ketiga nya sepakat memberikan kemenangan 97-93 kepada Cortes, dengan hasil tersebut, Cortes mempertahankan status tak terkalahkan sekaligus mencatat kemenangan atas mantan juara dunia.
Mark Magsayo kembali harus menerima kekalahan, terakhir pada 2023 saat melawan Brandon Figueroa lewat angka, di Zuffa Boxing 5 dia tampil garang menghancurkan Feargal McCrory dengan TKO ronde ke 5.
Hasil tak mengenakan juga menimpa mantan juara Jose Ramirez setelah di kalahkan oleh Alexis Rocha, di partai tambahan lain nya adik kandung Ryan Garcia menang atas Morales dan beberapa prospek juga meramaikan suasana panggung.









