Sergio Mendoza datang sebagai petinju pengganti dengan waktu persiapan hanya 7 hari tapi dia mengakhiri malam dengan membawa pulang dua gelar juara dunia milik Ricardo Sandoval si anak tukang Ban, 3 kali sang juara terjatuh sebelum wasit menghentikan pertarungan pada ronde ke 5 memastikan sang penantang pinggang nya di balik sabuk WBC dan WBA.
Hasil ini menjadi salah satu kejutan terbesar tahun ini, Mendoza yang berasal dari Meksiko sebelum nya baru saja menelan kekalahan KO ronde ke 2 saat menantang Thanongsak Simsri dalam perebutan gelar kelas terbang ringan IBF di Jepang enam bulan lalu, sekarang dia bangkit dengan kemenangan yang mengubah perjalanan karir nya.
Sandoval memasuki laga dengan status juara dunia gabungan yang di rebut nya setelah mengalahkan Kenshiro Teraji di Jepang pada Juli 2025, akan tetapi petinju asal Rialto California itu sudah tidak bertanding selama 15 bulan, semula dia di jadwalkan menghadapi mantan juara kelas minimum Oscar Collazo tetapi cidera memaksa nya mundur.
Perbedaan fisik kedua petinju ikut membentuk jalan nya laga, Mendoza memiliki tinggi badan 6 inci lebih besar dan jangkauan pukulan 6,5 inci lebih panjang dari pada Collazo, Sandoval akhirnya menghadapi lawan dengan karakter yang lain dari rencana awal nya.
Mendoza mulai mengguncang sang juara pada ronde ke 2, pukulan kanan ke wajah menjatuhkan Sandoval untuk pertama kali nya, tak lama kemudian uppercut kiri keras yang menghantam dagu membuat nya kembali menyentuh kanvas.
Tekanan Mendoza berlanjut pada ronde ke 3 ketika Sandoval kembali terlihat oleng dia tidak memberi sang juara menyusun rencana untuk mengembalikan kendali pertarungan.
Pada ronde ke 5 Mendoza menjatuhkan Sandoval untuk ketiga kali nya dan langsung melancarkan serangan lanjutan, wasit menilai sudah tidak mampu memberikan perlawanan yang memadai, lalu menghentikan laga.
Kemenangan itu memiliki arti pribadi yang besar bagi Mendoza, dia mempersembahkan keberhasilan nya kepada sang saudara yang baru saja meninggal dunia, petinju dengan rekor 28-1 (24 KO) itu juga mengatakan sangat berat jauh dari keluarga selama menjalani latihan.
Setelah kemenangan itu, Mendoza menutup wawancara nya dengan seruan, “Saya masih tidak percaya dengan apa yang terjadi sekarang, hidup Meksiko!”
2. Jan Paul Rivera vs Abraham Perfecto.
Pada laga lain Jan Paul Rivera mempertahankan rekor tak terkalahkan nya setelah mengatasi Abraham Perfecto melalui keputusan angka mutlak, ke 3 juri memberikan skor 99-89 untuk petinju Puerto Riko itu.
Rivera menjatuhkan Perfecto dengan hook kiri ke dagu pada ronde ke 2, dia kemudian terus mengincar tubuh lawan nya sebelum mengalihkan serangan ke kepala membuat Perfecto tak bisa menemukan cara untuk membalikkan keadaan.
Rivera kini memiliki rekor 17-0 dan sudah bertanding empat kali sepanjang tahun ini, petinju dari tim Most Valuable Promotions milik Jake Paul itu juga berada di peringkat ke-14 penantang kelas bulu super WBO.
Satu-satu nya gangguan dalam kemenangan Rivera datang pada ronde ke 9 ketika dia kehilangan satu poin akibat pukulan yang mengenai area terlarang, pengurangan itu tidak mengubah hasil akhir karena tetap unggul lebar pada kartu skor, ini penampilan ke 4 tahun 2026 untuk Rivera, di bulan Januari dia mengalahkan Alfredo Cruz lewat majority decision.
3. Jahmal Harvey Hentikan Pedro Castaneda.
Jahmal Harvey juga mencatat kemenangan penghentian dalam kartu pertandingan yang sama, petinju kelas ringan asal Maryland itu menghentikan Pedro Castaneda pada ronde ke 3 untuk memperpanjang rekor profesional nya menjadi 5-0.
Harvey, yang mencapai perempat final Olimpiade Amerika Serikat 2024, menjatuhkan Castaneda lewat pukulan kiri keras ke rahang pada menit 1:08, hasil tersebut menjadi KO ke 4 dalam karir nya.
Petinju kidal itu sudah menunjukkan kecepatan tangan dan serangan tubuh yang mulus sejak ronde ke 2 Castaneda, yang juga berasal dari Meksiko dan memiliki rekor 9-2-1, akhir nya tak mampu bertahan lebih lama.
Harvey mengatakan bahwa jab dan variasi arah pukulan nya berjalan sesuai rencana, dia juga mengaku mengetahui lawan nya sudah terluka setelah melihat ekspresi Castaneda, meski pukulan terakhir nya bukan di lepaskan dengan tujuan khusus untuk mencetak KO tak seperti dia menghancurkan Hammet Keb pada Agustus lalu hanya di ronde ke 2.
4. Joshua Edwards vs Craig Lewis.
Joshua Edwards hanya membutuhkan satu detik pada ronde ke 3 untuk memastikan kemenangan atas Craig Lewis, petinju kelas berat asal Houston itu menutup pertarungan setelah lawan nya mengalami cidera dan tidak mampu melanjutkan laga.
Edwards, Olympian Amerika Serikat 2024 yang kini memiliki rekor 8-0 dengan tujuh kemenangan KO, sudah menguasai jalan nya pertarungan sejak dua ronde pertama, dia sempat membuat Lewis kesulitan menjelang akhir ronde k 2, ketika ronde ke 3 dimulai dia tidak bisa meneruskan sehingga wasit Tommy Gonzalez langsung menghentikan nya.
Lewis, petinju asal Detroit kini memiliki rekor 15-10-1 dengan delapan KO. Pertarungan tersebut semula dijadwalkan berlangsung selama delapan ronde.
5. Naomy Valle vs Sheyla Moreno.
Naomy Valle membawa pulang kemenangan angka mutlak setelah mengatasi Sheyla Moreno dalam duel kelas minimum yang berlangsung delapan ronde, masing masing berdurasi dua menit.
Petinju asal San Jose Kosta Rika itu mengandalkan pukulan ke body untuk membangun keunggulan di kartu skor, Valle memiliki rekor 16-1 dengan 9 KO dan kemenangan ini menandai debut profesional nya di Amerika Serikat.
Valle sempat kehilangan satu poin pada ronde ke 8 akibat pelanggaran berupa menahan lawan namun pengurangan tersebut tidak mengubah hasil akhir.
6. Cristian Williams vs Asa Steven.
Cristian Williams tetap tak terkalahkan setelah mengalahkan petinju kidal Asa Stevens melalui keputusan angka mutlak dalam pertarungan kelas bulu super selama 8 ronde.
Petinju asal Chicago itu mengendalikan empat ronde pertama sebelum meningkatkan tekanannya pada ronde ke 7 ketika Stevens tak mampu mengimbangi permainan, ke 3 juri memberikan kemenangan kepada Williams dengan dua kartu skor menunjukkan angka 78-74 dan satu lainnya 77-75.
Hasil ini membawa rekor Williams menjadi 15-0 dengan delapan KO. Sementara itu, Stevens yang berasal dari Waianae, Hawaii, kini memiliki catatan 7-1-1 dengan dua KO. Mark Nelson bertindak sebagai wasit.
7. Grant Flores vs Mikey Dahlman.
Grant Flores memperpanjang rekor tak terkalahkan nya setelah menghentikan Mikey Dahlman pada menit 1:48 ronde ke 2 dalam pertarungan kelas menengah junior.
Flores menjatuhkan Dahlman dengan pukulan kiri ke tubuh, lawan nya mampu bangkit dan melewati hitungan wasit Dave Smith, tetapi dia tidak berhasil membalas serangan berikut nya, petinju 21 tahun itu terus melepaskan pukulan tanpa balasan hingga wasit memutuskan menghentikan pertarungan.
Kemenangan tersebut membuat rekor Flores menjadi 14-0 dengan 10 KO, Dahlman yang berasal dari Coachella California kini memiliki catatan 19-3 dengan 17 KO.
8. Tristan Kalkreuth vs Ivan Rosado.
Tristan Kalkreuth membuka rangkaian hasil penghentian dalam daftar pertarungan ini dengan kemenangan atas Ivan Rosado pada ronde ke 3, petinju kelas penjelajah asal North Las Vegas Nevada itu menjatuhkan Rosado melalui pukulan kanan ke dagu pada ronde pertama tapi sempat bertahan, tak lama rentetan pukulan pada ronde ke 3 membuat wasit Ben Rodriguez menghentikan pertarungan meskipun Rosado masih berdiri.
Kalkreuth kini memiliki rekor 18-1 dengan 13 KO, sedangkan Rosado dari San Juan Puerto Riko menelan kekalahan pertama setelah sebelum nya mencatatkan rekor 12-1 dengan 9 KO, semua partai ini meramaikan dalam pertandingan puncak antara Floyd Schofield vs Lucas Bahdi dalam perebutan gelar WBA yang kosong.









