Cheavon Clarke membuat kejutan besar dengan menghentikan Chris Billam Smith pada ronde ke 7 di partai utama Zuffa Boxing 12, kemenangan TKO tersebut menjadi akhir bagi mereka dalam persaingan kelas penjelajah, sekaligus memperpanjang catatan dominasi nya atas mantan juara dunia WBO itu.
Mereka sebenar nya sudah saling mengenal sejak masih bertarung di level amatir, Clarke bahkan pernah dua kali mengalahkan Billam Smith, termasuk dalam final kejuaraan nasional Inggris pada 2016, setelah itu Clarke melanjutkan karir nya hingga tampil di Olimpiade Tokyo sedangkan Billam-Smith membangun perjalanan profesional yang lebih sukses dengan merebut gelar dunia WBO.
Pertemuan di London ini kembali memperlihatkan bahwa Billam Smith belum menemukan cara untuk mengatasi gaya bertarung Clarke, petinju berusia 36 tahun itu mencoba memanfaatkan keunggulan fisik dengan terus menekan dan melancarkan pukulan keras ke body namun lawan nya tidak mudah di dorong mundur.
Pada dua ronde pertama, pertarungan berlangsung ketat dan cenderung berantakan, Clarke lebih efektif dengan pukulan-pukulan tunggal, sementara Billam Smith terus mendekat dan membangun tekanan, memasuki ronde ke 3 mantan juara WBO itu masih kesulitan menemukan arah serangan yang tepat.
Pada ronde ke 5, Clarke mendaratkan pukulan kanan melingkar yang menjadi serangan paling telak sejauh pertandingan, Billam Smith tetap berusaha memaksakan pertarungan jarak dekat tetapi malah membuat nya rentan terhadap serangan balasan.
Billam Smith menemukan sasaran melalui pukulan body shot pada ronde ke 6, dia meningkatkan intensitas serangan, tetapi Clarke mampu bertahan dan membalas dengan counter yang membuat upaya tersebut tidak berkembang.
Perubahan besar terjadi pada ronde ke 7, ketika Billam Smith kembali maju dengan luar, Clarke menghajar nya menggunakan pukulan kanan pendek yang mendarat bersih sampai terjatuh untuk pertama kali dalam karir profesional nya.
Mantan juara dunia itu masih mampu bangkit dan melanjutkan pertandingan, meskipun keseimbangan nya terlihat belum pulih, Clarke tidak membiarkan nya mendapatkan kesempatan untuk kembali mengatur posisi, serangan berikut nya sukses menjatuhkan lagi.
Petinju Bournemouth itu sekali lagi berdiri sebelum hitungan wasit berakhir, dengan kondisi sudah terlihat tidak stabil setelah Clarke kembali melancarkan serangan sang wasit akhir nya menghentikan pertandingan, penampilan nya ini berbanding terbalik saat bertarung habis habisan dengan Ryan Rozicki yang di menangkan nya lewat TKO ronde ke 7 sama persis dengan duel ini.
Awal nya Billam Smith merasa penghentian ini terlalu cepat karena dia masih yakin mampu melanjutkan pertarungan, dia mengakui pukulan Clarke sangat keras dan menjadi kesalahan yang harus di tanggung nya, meski merasa sempat unggul dalam pertarungan dia tetap memberikan pengakuan atas penampilan lawan nya.
Kekalahan ini memperpanjang catatan buruk Billam Smith ketika berhadapan dengan rival nya ini, dari tiga pertemuan mereka termasuk saat masih amatir, Clarke selalu keluar sebagai pemenang, dia sebelum nya sudah menyatakan keinginan nya untuk kembali bertemu dan mencoba membalas seluruh kekalahan tersebut.
Clarke kini memiliki rekor profesional 13-2 dengan 10 kemenangan KO, usai pertandingan dia mengatakan kesiapan nya menghadapi siapa pun yang ingin menantang nya di kelas penjelajah, kemenangan atas mantan juara dunia ini semakin memperkuat dalam persaingan .















