Moses Itauma dan Filip Hrgovic awal nya hanya di jadwalkan bertarung untuk menentukan siapa yang lebih pantas naik ke jajaran atas kelas berat, namun dalam waktu singkat, pertarungan mereka berubah menjadi tiket yang tak di sangka sangka, kedua nya akan memperebutkan gelar dunia IBF kelas berat yang kosong di O2 Arena London.
Ada cerita panjang di balik perubahan tersebut dan nama Frank Sanchez berada tepat di tengah nya.
Sebelum nya, IBF sudah menentukan jalur, setelah Oleksandr Usyk mengosongkan gelar IBF, badan tinju memerintahkan Sanchez menghadapi Itauma untuk memperebutkan sabuk yang lowong.
Sanchez berada dalam posisi yang sangat kuat karena sebelum nya sudah memenangkan pertarungan eliminator melawan Richard Torrez Jr lewat KO brutal, kemenangan itu membuat petinju Kuba berada di jalur menuju perebutan gelar.
Waktu itu Itauma sudah memiliki agenda sendiri, jauh sebelum keputusan terbaru IBF dia telah di jadwalkan menghadapi Hrgovic pada 29 Agustus, pertarungan itu sudah di persiapkan dan sulit untuk begitu saja di batalkan hanya karena organisasi kemudian menginginkan Itauma menghadapi Sanchez.
Tak lama akhir nya menghasilkan jalan tengah, Sanchez menerima step-aside money atau bayaran agar sementara waktu memberikan jalan kepada pertarungan Itauma vs Hrgovic, sebagai ganti nya dia tidak kehilangan posisi nya dalam antrian dan mendapatkan jaminan untuk menghadapi pemenang pertarungan tersebut.
Dengan keputusan itu, IBF kemudian mengubah status Itauma vs Hrgovic menjadi perebutan gelar dunia, sabuk yang sebelum nya berada di jalur nya kini akan di perebutkan dan Sanchez tinggal menunggu.
Perubahan ini membuat pertarungan di O2 Arena memiliki konsekuensi yang jauh lebih besar bagi kedua petinju.
Kemenangan akan mengantarkan Itauma menjadi juara dunia kelas berat pada usia 21 tahun, dia juga akan langsung memiliki penantang yang sudah menunggu, karena Sanchez tetap berada dalam jalur wajib menuju gelar.
Bagi Hrgovic ini seperti mimpi yang menjadi kenyataan setelah beberapa kali berada di persaingan elite tetapi belum berhasil merebut sabuk dunia.
Kedua nya juga menghadapi tekanan, Itauma datang dengan reputasi sebagai salah satu prospek paling menjanjikan, karir nya bergerak sangat cepat, sekarang dia hanya membutuhkan satu kemenangan untuk mengubah status dari prospek menjadi juara dunia.
Hrgovic memiliki pengalaman lebih banyak dan sudah melewati pertarungan berat di level elite, laga ini menjadi ujian besar bagi Itauma sekaligus kesempatan Hrgovic untuk akhir nya mendapatkan gelar yang selama ini di kejar, dulu pernah masuk perebutan IBF interim yang kosong melawan Daniel Dubois tapi sayang gagal karena dokter tak mengijinkan lanjut akibat luka yang di derita nya cukup parah.
Gareth A Davies dan Spencer Oliver melihat pertarungan ini sebagai salah satu momen penting bagi perubahan generasi di kelas berat.
Oliver menilai Itauma bergerak dengan kecepatan yang luar biasa, dia membandingkan jumlah ronde yang sudah di jalani Itauma sebelum mendapatkan kesempatan perebutan gelar dengan dua legenda terbesar kelas berat.
Mike Tyson menjalani 74 ronde sebelum bertarung untuk gelar dunia, Muhammad Ali menjalani 101 ronde, Itauma hanya membutuhkan sekitar 31 ronde sebelum mendapatkan kesempatan ini.
Statistik itu menunjukkan betapa cepat karir Itauma berkembang, tapi Oliver juga tidak menganggap Hrgovic lawan kacangan karena petinju Kroasia ini sangat tangguh tak ada yang mampu merobohkan nya ke kanvas.
Davies memperkirakan Itauma bisa menang pada ronde ke 5 hingga ke 7 dan Oliver melihat pertarungan berlangsung lebih panjang, sekitar ronde ke 8 sampai ke 10.
Salah satu kemungkinan yang mereka soroti adalah luka pada wajah Hrgovic saat menghadapi Dubois, sehingga masalah itu bisa terulang bila Itauma mampu memberikan tekanan dengan kekuatan nya.
Apa pun yang terjadi pada 29 Agustus nanti cerita belum selesai, Sanchez memang memberikan jalan kepada Itauma dan Hrgovic untuk bertarung lebih dulu, tetapi dia tidak meninggalkan persaingan.
Salah satu dari mereka akan keluar sebagai juara, setelah itu Frank Sanchez akan datang untuk mengambil giliran.
Baca juga:
#MosesItauma #FilipHrgovic #FrankSanchez #IBF









