Emanuel Navarrete menerima kekalahan nya dari O’Shaquie Foster dengan lapang dada, setelah kehilangan dua gelar nya, dia mengakui bahwa gaya bertarung Foster terbukti lebih efektif sepanjang 12 ronde.
Foster menjatuhkan Navarrete dua kali pada ronde terakhir untuk mengamankan kemenangan angka mutlak sekaligus menyatukan tiga gelar dunia kelas bulu super, hasil tersebut menjadi pukulan bagi Navarrete yang sebelum nya dikenal sebagai salah satu petinju paling agresif dan menghibur di divisi ini.
Tanpa mencari banyak alasan, dia dengan gentleman memberikan pujian kepada lawan nya karena menilai pertarungan di tentukan oleh perbedaan gaya, Foster mampu menjalankan nya lebih baik.
“Dalam olahraga ini, semuanya bergantung pada gaya bertarung, malam ini, gaya bertarung nya lebih baik dari pada gaya saya, dia menang malam ini, tolong beri dia tepuk tangan semua nya, sekali lagi terima kasih kepada kalian semua atas dukungan nya,” kata Navarrete setelah pertarungan.
Pengakuan ini adalah sikap sportif Navarrete walaupun kehilangan gelar WBO dan IBF nya, dia tidak menyangkal kualitas Foster yang memang memiliki pertahanan solid dan kemampuan mengendalikan dalam situasi terjepit pun dan dia sudah merasa memberikan penampilan yang cukup baik.
kemenangan Foster bukan semata-mata karena Navarrete tidak memahami kemampuan lawan nya tapi karena berhasil menerapkan gaya bertarung nya dengan akurat sesuai kondisi.
“Kami tahu dia petinju yang luar biasa. Kami tahu dia kuat dan komplet dalam segala aspek, kami tahu petinju seperti apa yang akan di hadapi, namun saya cukup puas dengan penampilan ini, mungkin saya seharus nya bisa memberikan tekanan lebih besar, tetapi saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada semua orang,”
Kekalahan ini juga masih menggantung pertanyaan para penggemar mengenai masa depan nya, di masih bisa melanjutkan karir di kelas bulu super atau kembali mencoba peruntungan di kelas ringan junior tetapi belum ingin mengambil keputusan dalam waktu dekat.
Navarrete mengatakan perlu mencerna hasil pertarungan sebelum menentukan arah karir berikut nya dan tidak ingin membuat keputusan terburu-buru ketika emosi nya masih dibpengaruhi kekalahan yang baru saja di alami.
“Saya belum tahu, saya masih menganalisis semua nya dan mencoba memahami apa yang terjadi, saya masih harus mencerna apa yang berlangsung malam ini, tetapi saya sangat senang dan bersyukur, saya berharap semua nya bisa berlalu terlebih dulu, setelah itu, saya akan mengambil keputusan dengan tenang, tanpa terburu-buru menentukan langkah berikut nya,”
Sikap ini membuka kemungkinan bahwa Navarrete akan mempertimbangkan kembali pilihan kelas nya setelah melakukan evaluasi menyeluruh, tapi untuk saat ini dia belum memberikan petunjuk apakah akan tetap bertahan di kelas 130 pon atau kembali naik ke 135 pon.












