Headline

Tyson Fury Semprot Lagi Kubu Joshua: “Kami Sudah Tanda Tangan!”

Tyson Fury marah pada kubu Joshua

Sepuluh tahun berlalu, tetapi pertarungan yang disebut salah satu duel terbesar dalam sejarah tinju Inggris itu masih belum juga menemukan jalan keluar.

Tyson Fury sudah kehabisan kesabaran, setelah sebelum nya melempar tuduhan keras kepada Anthony Joshua dan Eddie Hearn, dia membuka babak baru dalam drama yang tak kunjung selesai, sorotan nya mengarah langsung pada kontrak pertarungan.

Masalah nya sebetul nya tidak rumit karena kontrak sudah di tandatangani tetapi masih ada pihak yang ingin mengubah ketentuan nya.

Mantan juara dunia kelas berat itu marah sebab situasi tersebut sudah terlalu melelahkan, namun versi Eddie Hearn memiliki cerita lain, promotor Anthony Joshua ini mengatakan bahwa kubu Fury yang datang dengan permintaan perubahan.

Inilah yang membuat pertarungan Fury vs Joshua masuk ke pusaran drama baru entah akan terjadi atau tidak dia meragukan nya.

Fury tidak pernah mempermasalahkan lokasi, selama pertarungan terjadi dia siap naik ring, dan Inggris begitu di permasalahkan ketika dia sudah lama bersedia bertarung di mana pun.

Dalam pandangan nya, persoalan sebenar nya bukan lokasi, dia melihat pihak Joshua dan Hearn hanya terus mencari alasan, Fury kemudian mengungkit uang yang sudah disiapkan Turki Alalshikh untuk pertarungan tersebut, jumlah yang di tawarkan sudah sangat besar sehingga tidak masuk akal bila masih ada tuntutan tambahan yang membuat duel tak kunjung pasti.

“Seperti yang sudah saya katakan ribuan kali, akan bertarung di mana saja tidak ada masalah sama sekali, saya sudah menunggu 10 tahun untuk ini dan saya selalu siap, tapi satu hal yang tidak akan saya lakukan adalah membuang tahun tahun terakhir karir saya, di usia 38 tahun untuk seseorang yang tidak mau bertarung, kami sudah menandatangani kontrak dua kali, sekarang mereka ingin mengubah semua ketentuan nya, jadi saya tidak tahu harus mengatakan apa lagi.”

Dia merasa pertarungan yang sudah dikejar selama satu dekade kembali tersangkut pada meja negosiasi, sekarang dia tidak ingin menunggu tanpa batas dan tidak akan membiarkan karir nya berhenti hanya karena Joshua.

Bila duel tersebut kembali gagal, Fury mengaku siap mengalihkan kepada petinju lain ingin tetap bertarung pada bulan November dengan atau tanpa Joshua, menggambarkan orang-orang yang berani juga bersedia mencari uang melalui pertarungan.

Penjelasan dari Eddie Hearn berbeda, mengakui bahwa pembicaraan memang belum selesai tapi dia menolak bahwa kubu nya sengaja mengulur waktu.

Menurut Hearn, pihak nya sudah menandatangani kontrak untuk menghadapi Fury, masalahnya muncul ketika ada permintaan untuk mengubah sejumlah ketentuan yang sudah di sepakati dan telah mengirimkan addendum untuk membahas lebih dalam tetapi tidak berniat mengubah proposal yang sudah mereka kirimkan.

Keputusan akhir juga tidak ada berada di tangan nya karena ada Anthony Joshua dan para partner yang harus di perhitungkan walaupun dia tetap memperjuangkan duel ini tetap berlangsung di Inggris.

Di sinilah cerita kedua kubu mulai bersinggungan, Fury mengatakan saya sudah tanda tangan mereka ingin mengubahnya, Hearn berkoar kami sudah tanda tangan, sekarang mereka meminta perubahan.

Hearn kemudian memberikan penjelasan yang lebih panjang mengenai perilaku Fury beberapa hari terakhir ini, sebenar nya dia tahu bahwa pertarungan ini sedang berada dalam tahap yang sensitif, Hearn tidak memahami kenapa si Gypsy king terus melakukan wawancara dan menyerang pihak Joshua secara terbuka.

Hearn menduga Fury mungkin sedang membuat rencana agar pihak nya kehilangan kesabaran hingga akhirnya menyerah.

“Saya hanya tidak mengerti kenapa dia melakukan ini, dia tahu apa yang sedang di lakukan, dia mencoba membuat pihak lain kesal, tapi ketika Anda sudah sangat dekat dengan sebuah kesepakatan, kenapa Anda ingin membuat pihak lain marah dan terus menyerangnya? Rasanya seperti, kalau saya terus melakukan ini mungkin dia akhirnya akan menyuruh kita pergi, kami mungkin saja melakukan itu tapi AJ juga ingin menghajar nya, kami sudah menandatangani kontrak lalu sekarang Anda ingin mengubah uang nya, venue dan berbagai hal lain yang berkaitan dengan pertarungan.”

Akar masalah nya sekarang tidak lagi Fury ingin bertarung dan Joshua tidak mau tapi kontraktual yang sedang di perdebatkan kedua belah pihak.

Kesepakatan awal mengarah pada pertarungan di Inggris, sementara pihak penyelenggara kini mendorong kemungkinan pertarungan digelar di Amerika Serikat dengan Madison Square Garden di New York menjadi salah satu opsi utama, Hearn sebelum nya memang menyatakan terbuka terhadap perpindahan lokasi jika persyaratan untuk Joshua di penuhi.

Bagi kubu Joshua, perpindahan tersebut berarti ada sejumlah hal yang harus di negosiasikan ulang, mulai dari kompensasi, pajak hingga kewajiban lain akibat perubahan lokasi.

Bagi pihak Fury dan penyelenggara, perubahan venue merupakan bagian dari upaya membuat pertarungan tersebut berjalan secara komersial.

Pertarungan di targetkan berlangsung pada November tetapi venue dan sejumlah ketentuan penting masih menjadi bahan pembicaraan, laporan terbaru menyebut keputusan mengenai perubahan venue menjadi salah satu faktor utama yang menentukan apakah duel tersebut bisa segera diumumkan.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top