Adam Azim kembali memperkuat status nya sebagai salah satu prospek paling menjanjikan setelah mencatat kemenangan KO impresif atas Steve Claggett di Wembley Arena London.
Penampilan petinju berusia 23 tahun itu tidak hanya memukau para penggemar yang hadir di arena tetapi juga membuat promotor nya Ben Shalom semakin yakin bahwa Azim sudah siap menghadapi tantangan terbesar ke depan nya.
Bahkan Shalom secara terbuka menyatakan bahwa dia saat ini sudah cukup baik untuk mengalahkan Dalton Smith dan merebut gelar juara dunia.
Perkataan tersebut muncul setelah Azim menghentikan petinju kanada itu hanya dalam 3 ronde, Claggett sendiri di kenal salah satu petinju paling tangguh di divisi kelas welter ringan dan sebelum nya pernah memberikan perlawanan sengit kepada sejumlah nama besar namun malam itu Azim tampil cepat akurat dan tajam, menurut Shalom dia sebenar nya sudah berada dalam kesulitan sejak ronde ke 2 sebelum akhir nya di paksa menyerah.
“Itu adalah penampilan terbaik yang pernah di tunjukkan Adam Azim, dia terus berkembang setiap kali bertarung,” kata Shalom.
Promotor Boxxer itu menilai perkembangan terbesar Azim tidak hanya terletak pada kemampuan teknis nya tetapi juga pada kematangan dalam bertarung.
Jika sebelum nya Azim hanya mengandalkan kecepatan kini dia di nilai jauh lebih tenang dan terukur saat berada di atas ring dan kemampuan penyelesaian akhir nya tetap menjadi senjata utama yang membuat berbahaya bagi siapa pun.
Shalom bahkan percaya bahwa saat ini Azim adalah petinju terbaik di kelas nya.
“Saya pikir dia adalah petinju terbaik di divisi ini, saya selalu percaya itu,” ujar nya.
Menurut nya perkembangan yang di tunjukkan Azim sangat istimewa dan membuka peluang besar bagi nya untuk menjadi juara dunia tak terbantahkan di masa depan.
“Saya pikir dia akan menjadi juara tak terbantahkan di divisi ini,” lanjut Shalom.
Tapi jalan menuju status tersebut tentu tidak mudah, salah satu nama yang terus di sandingkan dengan Azim adalah Dalton Smith, juara WBC itu di anggap sebagai salah satu rival paling logis untuk nya, pertarungan sesama bintang Inggris itu telah lama di bicarakan dan semakin mendekati kenyataan seiring meningkat nya posisi mereka di jajaran elite.
Nama Dalton ini semakin melambung tinggi setelah menghancurkan Subriel Matias yang kala itu memegang gelar sebelum di rampas nya dengan TKO ronde ke 5, dia lah satu satu nya orang yang membuat petinju purtoriko itu jatuh ke kanvas.
Shalom juga sama sekali tidak ragu ketika di tanya mengenai peluang Azim menghadapi Smith.
“Saya sangat percaya dia bisa memenangkan gelar dan mengalahkan Dalton Smith besok,” tegas nya.
Namun dari sisi bisnis Shalom mengakui bahwa langkah ideal adalah membawa Azim lebih dulu menuju perebutan gelar dunia sebelum menghadapi Smith dalam duel unifikasi yang lebih besar.
Kata nya Azim kini hanya tinggal selangkah lagi untuk mendapatkan kesempatan memperebutkan sabuk dunia.
Jika tidak halangan maka pertarungan melawan Dalton Smith berpotensi menjadi salah satu duel terbesar di tinju Inggris dalam beberapa tahun mendatang, Shalom juga tidak menutup kemungkinan pertarungan tersebut terjadi lebih cepat apabila ada tawaran yang tepat.
Bahkan dia menyebut nama Turki Alalshikh sebagai sosok yang memiliki kemampuan untuk mewujudkan duel tersebut kapan saja.
“Jika Yang Mulia Turki Alalshikh menelepon saya dan mengatakan ingin membuat pertarungan Dalton Smith melawan Adam Azim maka kami siap kata nya.”
Namun di tengah sorotan terhadap kesuksesan Adam Azim Ben Shalom juga melontarkan komentar terkait konflik yang sedang berkembang antara Bodxer, Sky Sports dan proyek tinju baru milik Zuffa Boxing.
Shalom mengungkapkan kekhawatiran nya mengenai sejumlah petinju yang di sebut masih terikat kontrak malah muncul dalam rencana acara yang berkaitan dengan pihak lain.
Menurut nya terdapat sejumlah persoalan kontrak yang belum di selesaikan dan berpotensi berkembang menjadi sengketa hukum serius bahkan mengklaim bahwa kontrak milik nya telah berulang kali di langgar selama beberapa tahun terakhir.
Dia menuding ada nya campur tangan pihak tertentu yang berusaha memengaruhi petinju dan staf Boxxer untuk berpindah ke proyek lain.
“Hal ini sudah berlangsung hampir dua setengah tahun, mencampuri staf dan petinju juga menghambat bisnis kami berkembang,” kata Shalom.
Pria asal Inggris itu juga mempertanyakan bagaimana petinju yang masih berada di bawah kontrak bisa muncul dalam acara yang berbeda tanpa ada nya persetujuan resmi, walaupun tidak menyebut secara rinci langkah hukum yang akan di tempuh Shalom memberi peringatan bahwa persoalan tersebut belum akan berakhir dalam waktu dekat.
“Semua akan terungkap nanti nya, orang tidak bisa beroperasi dengan cara seperti itu,” ujar nya.
Komentar ini menambah panas nya persaingan di balik layar terutama proyek tinju Zuffa yang dalam beberapa bulan terakhir terus menjadi bahan pembicaraan.
Baca juga:
#BenShalom #AdamAzim #DaltonSmith









