Nama DaMazion Vanhouter mulai menggema dari percakapan mengenai prospek kelas berat Amerika Serikat, dia berasal dari Florida kembali menunjukkan daya hancur nya di T-Mobile Arena Las Vegas dengan menghentikan Raphael Akpejiori hanya dalam 1 menit 58 detik pada ronde pertama, kemenangan tersebut memperpanjang rekor sempurnanya menjadi 13-0 dengan 10 KO.
Cara kemenangan yang diraih Vanhouter membuat para pengamat dan fans kagum, Akpejiori yang memiliki bobot 246 pound dijatuhkan lebih dulu setelah menerima kombinasi pukulan kiri-kanan dari Vanhouter.
Kelas berat kebanggaan Zuffa Boxing itu tidak memberikan kesempatan kepada lawan nya untuk memulihkan keadaan, setelah melihat Akpejiori mulai kehilangan keseimbangan, Vanhouter terus menekan ke tali ring, pukulan beruntun menghantam membuat Akpejiori terkapar di bawah tali ring, tak ada hitungan wasit langsung melambaikan tangan menandakan duel telah berakhir dengan KO brutal.
Kemenangan ini bukan yang pertama kali nya, pada 10 Mei lalu di Zuffa Boxing 6, hanya membutuhkan 66 detik untuk mencetak kemenangan atas, dua pertarungan terakhir Vanhouter bahkan belum memberi nya kesempatan untuk merasakan ronde kedua, hanya melawan Julian Gomez sampai di putaran ke 3.
Dari rentetan kemenangan cepat itu, Vanhouter mengaku ingin mendapatkan pertarungan yang memberi nya pengalaman lebih banyak di dalam ring atau melawan yang lebih tangguh sehingga memberikan perlawanan keras sampai batas kemampuan nya.
Dia juga tak menahan ambisi nya untuk menjadi petinju terbaiknsekaligus menunjukkan bahwa tidak ingin berhenti berkembang hanya karena hasil pertarungan datang dengan cepat.
Kemenangan atas Akpejiori ini menjadi modal berharga bagi Vanhouter untuk mendapatkan ujian yang lebih besar, rekor 13-0, usia yang masih 21 tahun persentase KO yang tinggi membuatnya menjadi salah satu nama yang layak di perhatikan ketika Zuffa Boxing mulai menaikkan level lawan ke depan nya.
Kemauan nya untuk terus berkembang melalui ronde panjang harus di imbangi dengan latihan keras, ketika bertemu dipertemukan dengan heavyweight yang mampu bertahan dari serangan awal nya dia sudah tidak kaget atau kelelahan seperti yang di alami oleh Moses Itauma saat melawan Filip Hrgovic.
Kalau itu terjadi, publik bisa melihat apakah Vanhouter tidak hanya memiliki kekuatan untuk menghentikan lawan dengan cepat, tetapi juga kemampuan teknis dan stamina untuk bertarung dalam durasi panjang.
Ke depan Da’Mazion Vanhouter jangan sampai termakan Hype yang terlalu di elu elukan malah terlena lalu di hajar oleh petinju yang tak mudah di jatuhkan, sebab sudah banyak buktinya, yang dari Amerika Serikat Richard Torrez jr di hancurkan oleh Frank Sanchez yang sama sekali tidak di unggulkan, jauh sebelum itu Jared Anderson juga di buat berdarah mulut nya oleh petinju tua Martin Bakole.
Di partai tambahan lain nya sebelum menuju Garcia vs Benn sudah berkeringat antara lain Sean Garcia menang atas Morales, Jose Ramirez semakin terpuruk kalah 3x beruntun, Mark Magsayo juga di tumbangkan oleh Andres Cortes mempertahankan rekor tak terkalahkan nya.









