Persiapan duel Tyson Fury melawan Anthony Joshua ikut memanaskan persaingan di luar ring antara Eddie Hearn dan Frank Warren, dua promotor yang selama ini berada di kubu berbeda sama sama punya jagoan nya sendiri.
Hearn berdiri di belakang Joshua sedangkan Warren melihat Fury berada dalam posisi lebih baik menjelang pertarungan besar nanti di Cardiff pada 11 Desember 2026, promotor Matchroom itu punya pesan khusus untuk petarung nya dengan memerintahkan langsung membidik dagu dengan pukulan kanan andalan nya.
“Tempelkan pukulan kanan itu tepat di dagunya, ketika kamu mengenai nya, kamu akan membuatnya KO sampai tak sadarkan diri, kata Hearn”.
Ini seperti instruksi langsung kepada AJ, dia tahu memiliki tenaga untuk mengakhiri pertarungan dengan satu pukulan saja, tetapi dia harus menemukan posisi tepat untuk melepaskan pukulan tersebut ketika berhadapan dengan Fury yang piawai mengatur meliak liuk membuat lawan seperti memukul angin.
Warren punya penilaian, promotor Queensberry itu melihat Fury telah melewati rangkaian pertarungan berat dengan kondisi yang lebih baik di bandingkan Joshua, lebih siap secara mental untuk menghadapi atmosfer duel sebesar ini.
“Saya merasa Tyson telah melewati berbagai pertarungan berat dengan lebih baik dari pada AJ, dia juga lebih percaya diri, saya pikir AJ terkadang masih memiliki keraguan dalam diri nya ketika menghadapi pertarungan besar,” ujar Warren.
Penilaian itu menjadi sindiran tersendiri bagi Joshua, meski memiliki pengalaman panjang di kelas berat dan pernah menjadi juara dunia dia harus menghadapi pertanyaan mengenai ketahanan mental nya ketika berhadapan dengan lawan elite, Warren melihat Fury memiliki keunggulan dalam hal itu walaupun hasil akhir tetap ditentukan di atas ring.
Hearn tidak menyangkal bahwa kedua petinju sudah melewati masa terbaik mereka tapi dia menolak menjadikan penampilan terakhir sebagai patokan mutlak untuk memprediksi duel nanti, Fury dan Joshua akan tampil dengan persiapan serta tekad ketika kesempatan untuk saling mengalahkan datang.
“Kita tidak akan melihat Tyson Fury yang bertarung melawan Makhmudov atau Wach, begitu juga mereka tidak akan menghadapi Anthony Joshua yang bertarung melawan Christian Prenga, seluruh kemampuan dan tekad mereka akan di pertaruhkan dalam duel ini karena kedua nya ingin menang,” kata Hearn.
Pertemuan ini punya bobot berbeda dari pertarungan yang baru saja di jalani, Fury dan Joshua mengetahui betapa besar arti kemenangan bagi karir mereka, Hearn tak mau penampilan yang kurang meyakinkan dalam laga sebelum nya di jadikan ukuran kemampuan mereka untuk duel ini.
Peluang kedua petinju seimbang, tetapi Hearn punya prediksi sendiri mengenai siapa yang akan keluar sebagai pemenang.
“Saya melihat nya sebagai pertarungan 50-50, tidak diragukan lagi tetapi jika AJ melakukan apa yang saya tahu bisa dia lakukan dan menjalankan apa yang harus dia lakukan, saya yakin dia akan menang,” tegas Hearn.
Warren tentu tidak sepakat dengan ramalan itu, dia melihat Fury memiliki keunggulan yang lebih baik, sementara Hearn percaya Joshua bisa membalikkan penilaian itu jika mampu menjalankan rencana pertarungan nya.
Perdebatan kedua promotor ini hanya akan di buktikan nanti, mampukah Joshua memanfaatkan kekuatan pukulan nya untuk menjatuhkan atau Fury yang kembali membuktikan bahwa pengalaman dan kemampuan nya menghadapi tekanan kelas berat sulit di tandingi.
Drama yang mengelilingi duel ini akan segera berakhir meskipun Fury mengatakan tidak yakin kubu Joshua menginginkan duel ini terjadi, mereka tak bisa lagi mencari alasan untuk mundur karena dia siap bertarung di manapun.
Tiket sudah terjual dengan harga selangit, besar nya peminat untuk menyaksikan nya melebihi kapasitas stadion itu sendiri, laporan dari ticket master ada 500.000 orang mengantri berebut untuk duduk di kursi depan, tak salah bila Warren menyebut bayaran Fury dan Joshua sangat besar yang mungkin tidak akan pernah di terima petinju Inggris manapun.









