Chris Billam Smith akan menghadapi Cheavon Clarke pada 7 November 2026 menjadi partai utama Zuffa Boxing 12 dengan membawa misi untuk menuntaskan urusan lama mereka, saat masih amatir, Billam Smith dua kali kalah dari Clarke, setelah sepuluh tahun berlalu dia punya kesempatan membalikkan hasil tersebut di atas ring profesional.
Billam Smith pernah menyandang juara dunia kelas penjelajah WBO dan kini memiliki rekor 22 kemenangan dengan dua kekalahan, termasuk 14 kemenangan KO, Clarke mencatatkan 12 kemenangan dan dua kekalahan dengan 9 kemenangan KO.
Rekam jejak Billam Smith membuat nya lebih di unggulkan, tetapi Clarke tidak merasa gentar menghadapi mantan juara dunia itu, mereka sama-sama meraih kemenangan dalam penampilan terakhir di ajang Zuffa Boxing pada Juni lalu.
Billam Smith mengalahkan Ryan Rozicki dalam pertarungan yang menguras tenaga, sedangkan Clarke bangkit setelah dua kali terjatuh untuk menundukkan Jack Massey.
Clarke menilai kemenangan atas Massey memperlihatkan kemampuan nya membaca situasi dan mengubah strategi saat pertarungan berlangsung, dia tidak menyangkal akan terkena pukulan keras tetapi lawan nya gagal mengambil alih kendali.
“Orang-orang membicarakan dua knockdown itu, tetapi dia tidak mengendalikan tempo, saya yang mengaturnya, dia bergerak ke tempat yang saya inginkan,” kata Clarke kepada Sky Sports, dia berhasil mendaratkan pukulan, dan saya harus mengakui nya, dia mencoba menghabisi saya, tetapi itu tidak berhasil, saya harus menyesuaikan diri dan akhirnya menang.”
Clarke juga mengatakan bahwa kemampuan nya beradaptasi menjadi salah satu kekuatan yang dia andalkan ketika menghadapi lawan.
Kemenangan atas Massey membantu Clarke kembali ke jalur yang lebih baik setelah menelan dua kekalahan beruntun dari Leonardo Mosquea pada Desember 2024 dan Viddal Riley pada April 2025, pertemuan dengan Billam-Smith sekarang memberi nya kesempatan untuk membuktikan bahwa masih bisa mengalahkan petinju papan atas.
Clarke menghormati pencapaian Billam-Smith sebagai mantan juara dunia, tetapi dia tidak menganggap status tersebut menentukan hasil pertarungan mereka.
“Dia mantan juara dunia, jadi kita harus menghargai pencapaian nya, namun saya tahu kemampuan saya sendiri, telah diberi sebuah anugerah dan akan salah jika saya tidak memaksimalkan nya, kita lihat saja pada 7 November,”
Clarke juga mengingatkan bahwa kedua nya telah banyak berubah sejak terakhir bertarung di level amatir, Billam-Smith telah mencapai puncak dengan merebut gelar dunia, sedangkan Clarke menjalani perjalanan profesional nya sendiri dan hasil pertemuan mereka satu dekade lalu belum tentu terulang dengan cara yang sama.
Billam Smith akan berusaha membuktikan jika sudah berkembang jauh sejak dua kali di kalahkan dan Clarke ingin menunjukkan memiliki kekuatan untuk mengatasi lawan yang pernah menjadi juara dunia, di duel ini juga akan di meriahkan oleh Denzel Bentley yang menjalani debut di Zuffa melawan Shane Mosley jr.
Kita tunggu apakah Billam Smith mampu membalas dua kekalahan di masa amatir atau Clarke kembali membuat nya pulang dengan hasil mengecewakan?










