Brandon Figueroa memahami alasan Naoya Inoue tidak ingin menunggu Jesse Bam Rodriguez lalu naik ke kelas ke bulu, mempertahankan berat badan di kelas 122 pon bukan perkara mudah, pengalaman yang juga pernah dia rasakan sebelum memutuskan naik ke divisi 126 pon.
Menjelang pertarungan nya melawan Kameda, dia minta pendapat mengenai langkah Inoue, jawaban nya singkat tetapi dia punya alasan yang kuat untuk memahami keputusan tersebut, pernah mengalami sendiri kesulitan menjaga berat badan ketika masih bertarung di kelas bantam super 122 pon.
“Saya mengerti, saya juga pernah berada di kelas 122 pon dan mempertahankan berat badan di kelas itu sangat sulit, saya cukup memahami apa yang mungkin dia rasakan, mempertahankan berat badan tersebut secara konsisten memang tidak mudah,” kata Figueroa.
Sebelum nya Inoue sudah memposting di X yang mengisyaratkan bahwa tidak ingin bengong, naik ke kelas bulu bisa menjadi pilihan untuk mencari tantangan baru, sementara menunggu petinju lain berpindah divisi akan membuat rencana karir nya bergantung pada keputusan orang lain.
Figueroa sendiri sudah merasakan perubahan setelah naik dari kelas 122 pon ke kelas bulu, dia menyebut Carlos Castro lawan pertama nya setelah naik divisi dan berhasil menghentikan nya pada ronde ke 6, setelah itu ukuran tubuh nya cocok untuk bertarung di kelas 126 pon sehingga dia memilih bertahan di sana untuk mempertahankan gelar dan melanjutkan rentetan kemenangan.
Figueroa juga tidak menyangkal suatu saat nanti naik lagi ke kelas yang lebih tinggi pada masa mendatang, untuk sekarang fokus nya tetap berada di kelas bulu, dia juga bersedia menghadapi Inoue apabila sang juara Jepang benar naik ke kelas 126 pon.
“Tentu..itu pertarungan besar yang di inginkan semua orang, kalau dia naik ke kelas bulu dan ingin menantang saya di kelas ini, saya akan menyambut nya, saya ingin menghadapi pertarungan pertarungan besar,”
Sebelum duel itu di bicarakan lebih jauh, Figueroa masih memiliki urusan sendiri dengan petinju Jepang juga Tomoki Kameda untuk mempertahankan gelar WBA nya 1 panggung dengan Sebastian Fundora vs Ermal Hadribeaj dengan WBC super Welter jadi taruhan nya.
Figueroa merebut gelar itu di Echo Arena dari tangan Nick Ball lewat TKO di ronde ke 12 setelah menjatuhkan nya 2 kali, dia yang tak di unggulkan mengguncang seluruh Inggris karena jagoan nya di rusak rekor tak terkalahkan tanpa campur tangan juri.









